Silabus-prakarya-dan-kewirausahaan-sma

November 8, 2017 | Author: Ira Rahayu | Category: N/A
Share Embed


Deskripsi Singkat





4

SILABUS MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

SILABUS MATA PELAJARAN PRAKARYA (KERAJINAN)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK
Kelas : X Kerajinan
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk kerajinan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4



Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk kerajinan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya.
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha.


Mengidentifikasi desain produk dan pengemasasan karya kerajinan tekstil berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya kerajinan berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.



























Produk kerajinan tekstil dan pengemasannya, meliputi :
Pengertian desain produk dalam kerajinan tekstil dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, , makrame, tenun, tapestry, dll)
Aneka karya kerajinan tekstil
Fungsi karya kerajinan tekstil
Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan tekstil
Motif ragam hias pada kerajinan tekstil
Teknik pembuatan benda kerajinan tekstil : jahit, jahit aplikasi, sulam, ikat celup, batik, makrame, tenun, tapestry, dll)
Pengemasan karya kerajinan tekstil
Desain dan pengemasan produk tekstil











Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan tekstil, jenis bahan dasar, alat, teknik, prosedur pembuatan karya, dan penyajian/pengemasan produk kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan tekstil dan usaha kerajinan tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan tekstil serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Merekonstruksi model karya kerajinan tekstil dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tekstil dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat karya kerajinan tekstil dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.

Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tekstil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan tekstil yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan tekstil di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan tekstil.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan tekstil.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan tekstil berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk kerajinan tekstil
Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi


Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tekstil
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan tekstil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tekstil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh karya kerajinan tekstil dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, , makrame, tenun, tapestry, dll).

Aneka bahan untuk kerajinan tekstil.

Buku pelajaran, buku referensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan desain produksi dan pengemasan karya kerajinan tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami proses produksi kerajinan tekstil di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.

Mendesain proses produksi karya kerajinan tekstil berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.



























Mendesain proses produksi kerajinan tekstil meliputi :
Pengertian produksi dan proses produksi
Proses produksi dan sumber yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan tekstil.
Proses produksi pembuatan kerajinan tekstil dengan berbagai teknik pembuatan benda kerajinan tekstil : jahit, jahit aplikasi, sulam, ikat celup, batik, makrame, tenun, tapestry, dll)
Langkah keselamatan kerja











Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi, pengetahuan sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan karya kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan proses produksi pembuatan kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan proses produksi kerajinan tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan sumber daya dan proses produksi pembuatan kerajinan tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan sumber daya dan proses produksi pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tesktil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan sumber daya dan proses produksi yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan proses produksi berkarya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tekstil dan pengemasannya berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya (cara/teknik) dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya dengan.orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.


Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan proses produksi berkarya untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tekstil dan pengemasannya berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya (cara/teknik) untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis sumber daya kerajinan tekstil yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan tekstil
Pengetahuan proses produksi kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi proses produksi kerajinan tekstil di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan tekstil.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan tekstil.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuansumber daya kerajinan tekstil dan proses produksi kerajinan tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tesktil
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan tekstil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tesktil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran

































Gambar atau film sumber daya kerajinan tekstil dan proses produksi karya kerajinan tekstil dengan berbagai teknik berkarya.

Aneka bahan untuk kerajinan tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan proses produksi pembuatan karya kerajinan tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi


Membuat karya kerajinan tekstil yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.

















Sumber daya usaha kerajinan tekstil, meliputi :
Pengelolaan sumber daya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha kerajinan tesktil
Praktek pembuatan kerjainan tekstil
dengan berbagai teknik menghias permukaan kain (ikat celup, batik, sulam, dll)
Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan tekstil
Standar produk dan proses kerja kerajinan tekstil
Penerapan keselamatan kerja










Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan tesktil, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan tekstil dan usaha kerajinan tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan tekstil, keberhasilan dan kegagalan wirausaha, dan langkah keselamatan kerja pada pembuatan kerajinan tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja kerajinan tekstil

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan tekstil dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekperimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat karya kerajinan tekstil dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Merekonstruksi kinerja kerajinan tekstil berdasarkan standar kerja dan standar hasil.

Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tekstil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.
Menyusun bahan presentasi hasil kerajinan dan langkah kerja sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang budidaya tanaman hias.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan tekstil yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tekstil
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan tesktil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tekstil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Contoh karya kerajinan tekstil dengan berbagai teknik (ikat celup, batik, sulam, dll).

Aneka bahan untuk kerajinan tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sumber daya produksi karya kerajinan tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami konsep kewirausahaan dalam menjalankan sebuah wirausaha kerajinan tekstil.

Menyajikan konsep kewirausahaan berdasarkan pengalaman keberhasilan tokoh-tokoh wirausaha kerajinan tekstil.























Konsep kewirausahaan, meliputi :
Dasar-dasar kewirausahaan bidang kerajinan tekstil
Stimulasi dan motivasi wirausaha berdasarkan sifat dan karakter isi, bentuk dan kerja produksi.
Karakteristik wirausahawan yang meliputi : displin, komitmen tinggi, jujur, kreatif dan inovatif, mandiri dan realitis
Faktor-faktor penyebab kegagalan dan keberhasilan seseorang berdasarkan karakteristik wirausahawan
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju)
Prinsip cara kerja prestatif


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan wirausaha dan kewirausahaan, tujuan, dan manfaat wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu.
Mengamati karakteristik wirausahawan berdasarkan buku teks dan sumber bacaan/media dengan cermat dan teliti serta penuh rasa ingin tahu.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan pengalaman menjalankan usaha kerajinan tekstil dan mengidentifikasi keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan wirausaha, keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tekstil di lingkungan wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan wirausaha, keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk tertulis/gambar skets untuk kegiatan pembuatan usaha kerajinan tekstil berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat usaha kerajinan tekstil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan sikap bekerjasama, toleransi, disiplin, tanggung jawab dan peduli akan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.

Mengkomunikasikan
Mengevaluasi/menguji hasil analisa usaha kerajinan tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan wirausaha, keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tesktil dengan tampilan menarik terhadap sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi,
tentang:
Pemahaman konsep wirausaha dalam menjalankan sebuah wirausaha kerajinan tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan wirausaha kerajinan tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk usaha kerajinan dari bahan buatan
Pembuatan usaha kerajinan tekstil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan buatan yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
8 jam pelajaran






























Gambar/film/cerita tokoh wirausahawan yang bergerak di bidang kerajinan khususnya kerajinan tekstil


Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan konsep wirausaha produksi pembuatan karya kerajinan tekstil di lingkungan setempat












Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya kerajinan limbah tekstil berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya kerajinan limbah tekstil berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.



























Mengenal produk kerajinan limbah tekstil dan desain pengemasannya, meliputi :
Pengertian kerajinan limbah tekstil dan desain dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, makrame, tenun, tapestry, dll)
Aneka karya kerajinan limbah tekstil
Fungsi karya kerajinan limbah tekstil
Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan limbah tekstil
Motif ragam hias pada kerajinan limbah tekstil
Teknik pembuatan benda kerajinan limbah tekstil : jahit, jahit aplikasi, sulam, ikat celup, batik, makrame, tenun, tapestry, dll)
Pengemasan karya kerajinan limbah tekstil











Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan limbah tekstil, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan limbah tekstil dan usaha kerajinan limbah tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan limbah tekstil serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan limbah tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan limbah tekstil dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan limbah tekstil dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat karya kerajinan limbah tekstil dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.

Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan limbah tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan limbah tekstil yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan limbah tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan limbah tekstil di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan tekstil.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan limbah tekstil.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinanlimbah tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan limbah tekstil berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk kerajinanlimbah tekstil
Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan limbah tekstil
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan limbah tesktil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Contoh karya kerajinan limbah tekstil dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, makrame, tenun, tapestry, dll).

Aneka bahan untuk kerajinan limbah tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan desain produk dan pengemasan karya kerajinan limbah tekstil dengan pendekatan budaya setempat.












Menganalisis proses produksi kerajinan limbah tekstil di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.

Mendesain proses produksi karya kerajinan limbah tekstil berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.



























Proses produksi kerajinan tekstil berdasarkan standar isi dan standar kerja, meliputi :
Proses produksi dan sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi.
Menetapkan desain roses produksi pembuatan kerajinan limbah tekstil berdasarkan prosedur berkarya.
Langkah keselamatan kerja














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan karya kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan proses produksi pembuatan kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan proses produksi kerajinan limbah tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan sumber daya dan proses produksi pembuatan kerajinan limbah tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan proses produksi berkarya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan limbah tekstil dan pengemasannya berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya dengan.orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.

Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan proses produksi pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan limbah yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan limbah tekstil
Pengetahuan modifikasi, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan modifikasi, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan alam yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan limbah tekstil
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan limbah tekstil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Gambar atau film proses produksi karya kerajinan limbah tekstil dengan berbagai teknik berkarya.

Aneka bahan untuk kerajinan limbah tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan proses produksi pembuatan karya kerajinan limbah tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan limbah tekstil.

Membuat karya kerajinan limbah tekstil yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.
















Sumber daya usaha kerajinan limbah tekstil, meliputi :
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha (dikenal dengan istilah 6M) kerajinan limbah tekstil
Praktek kerajinan limbah tekstil berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Penerapan keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan limbah tekstil, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan limbah tekstil dan usaha kerajinan limbah tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan limbah tekstil serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan limbah tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja kerajinan limbah tekstil.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan tekstil dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat karya kerajinan limbah tekstil dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan limbah tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka bahan limbah yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan limbah tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan limbah tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan buatan
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan buatan dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh sumber daya kerajinan limbah tekstil dengan berbagai teknik (ikat celup, batik, sulam, dll).

Aneka bahan untuk kerajinan limbah tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sumber daya pembuatan karya kerajinan limbah tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Menganalisis sikap dan perilaku wirausaha kerajinan limbah tekstil yang dapat mendukung keberhasilan dalam menjalankan sebuah usaha.

Menyajikan hasil analisa sikap dan perilaku wirausaha kerajinan limbah tekstil.



























Sikap dan Perilaku Wirausaha, meliputi :
Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri















Mengamati:
Menugaskan untuk mengunjungi/melihat dari media rekam/buku tentang tokoh usahawan di wilayah setempat dan mengamati bagaimana pelaku usaha menerapkan waktu, janji, dan kepedulian terhadap mutu hasil kerja, serta komitmen tinggi terhadap pengendalian diri agar terbangun rasa ingin tahu, bangga akan produk tradisi setempat dan mensyukuri anugerah Tuhan agar terbangun rasa ingin tahu.
Mengamati dan mewawancarai wirausahawan/narasumber atau mencari informasi/referensi pada sumber bacaan atau media sosial tentang hal-hal yang mendukung keberhasilan usaha di daerah setempat dengan sikap santun dan melatih tanggung jawab, kemandirian dan bekerjasama.

Menanya:
Menyebutkan berbagai sikap dalam membangun semangat wirausaha
Mengamati dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi dalam berwirausaha berdasarkan buku teks dan sumber bacaan/media/contoh melalui diskusi
agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Mewawancarai wirausahawan/nara sumber atau mencari informasi/referensi pada sumber bacaan atau media sosial tentang hal-hal yang mendukung keberhasilan usaha di daerah setempat dengan sikap santun dan melatih tanggung jawab, kemandirian dan bekerjasama.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan wirausaha, keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tekstil di lingkungan wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan sikap wirausaha dari tokoh wirausahawan kerajinan limbah tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengumpulkan dan menyiapkan sumber bahan dari surat kabar/ majalah yang ada di wilayah setempat yang diperlukan untuk membuat skenario pentas/drama tentang aktualisasi sikap dan perilaku wirausahawan

Mengkomunikasikan
Mengevaluasi/menguji hasil analisa usaha kerajinan limbah tekstildan sikap wirausahawan untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan sikap wirausaha kerajinan limbah tekstil dengan tampilan menarik terhadap sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Analisa sikap dan perilaku wirausaha kerajinan limbah tekstil
Pengetahuan perilaku wirausaha kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan perilaku wirausaha dari tokoh wirausaha yang ada di lingkungan wilayah setempat
Menganalisa perilaku wirausaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan pentas/drama aplikasi perilaku wirausaha
Pembuatan skenario kegiatan pentas/drama
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan perilaku wirausaha dari tokoh wirausaha kerajinan limbah tekstil dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses rancangan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Presentasi/pementasan 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
jam pelajaran































Gambar/film/cerita tokoh wirausahawan yang bergerak di bidang kerajinan khususnya kerajinan limbah tekstil


Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sikap, perilaku wirausaha produksi pembuatan karya kerajinan limbah tekstil di lingkungan setempat

















SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (REKAYASA)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : X Rekayasa
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk rekayasa di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4




Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk rekayasa dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk rekayasa di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan melaksanakan rekayasa di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha


Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya karya rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan konsep dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.
















Produk dan pengemasannya, meliputi:
Pengertian alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC.
Aneka jenis produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Manfaat alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Menetapkan desain dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha rekayasa daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk di sentra usaha rekayasa atau penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk desain produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha rekayasa di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di wilayah setempat dan langkah-langkah rekayasanya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran

































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengawasan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , meliputi:
Pengertian alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC.
Aneka jenis produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Manfaat alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Menetapkan desain dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC























3.3 Memahami proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.
4.2 Mendesain prosesproduksi karya rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DCberdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.
























Mendesain proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , meliputi:
Pengertian produksi dan proses produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang berkembang di tempat produksi rekayasa setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat)rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di wilayah setempat dan langkah-langkah rekayasanya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran




























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , meliputi:
Pengertian produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)













3.2 Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi karya rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC.
4.3 Membuat karya rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur
















Sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , meliputi:
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Praktek rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Standar produk dan proses kerja
Penerapan keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets tertulis untuk kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Merekonstruksi kinerja rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan standar kerja dan standar hasil

Mengkomunikasikan
Menyusun bahan presentasi hasil rekayasa dan langkah kerja sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan pembenihan ikan konsumsi di wilayah setempat dan langkah-langkah rekayasanya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk rekayasa dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan rekayasa
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran




































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet),sentra usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC tentang sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , meliputi:
Pengertian sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Praktek rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa dan pengemasan)



Memahami konsep kewirausahaan dalam menjalankan sebuah wirausaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC.

Menyajikan konsep kewirausahaan berdasarkan pengalaman keberhasilan tokoh-tokoh wirausaha produk rekayasa sebagai alat komunikasi dengan sumber arus listrik DC.

















Konsep kewirausahaan, meliputi:
Dasar-dasar kewirausahaan bidang rekayasa
Sytimulasi dan Motivasi wirausaha berdasarkan sifat dan karakter isi, bentuk dan kerja produiksi.
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju)
Prinsip cara kerja prestatif


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif di sentra penjualan alat komunikasi sederhana daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan kewirausahaan dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif yang ada di tempat produksi rekayasa daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra rekayasa dan penjualan alat komunikasi sederhana daerah setempat tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dikaitkan dengan keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran




























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang konsep kewirausahaan, meliputi:
Pengertian kewirausahaan
Manfaat berwirausaha sebagai motivasi
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju) meliputi:
kerja ikhlas
kerja mawas >< emosional
kerja cerdas
kerja keras
kerja tuntas
Prinsip cara kerja prestatif

Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.


























Mengenal produk hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dan Desain kemasan produk, meliputi:
Dasar-dasar merangkai alat dengan sumber arus listrik
Aneka jenis hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Manfaat alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Standar produk hasil alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Teknik ngemasan hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Menetapkan desain dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di sentra usaha alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik atau penjualan di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pelaksananaan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasannya
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di wilayah setempat dan langkah-langkah rekayasa nya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran

































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengawasan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, meliputi:
Dasar-dasar merangkai alat dengan sumber arus listrik
Aneka jenis hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Manfaat alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Standar produk hasil alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Teknik pengemasan hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Menetapkan desain dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik























3.7 Memahami proses produksi karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.
4.6 Mendesain prosesproduksi karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkaryadengan pendekatan budaya setempat dan lainnya


























Proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan standar isi dan proses kerja, meliputi:
Proses produksi pada sentra/usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang berkembang di tempat produksi rekayasa setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di wilayah setempat dan langkah-langkah rekayasa nya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

jam pelajaran





















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, meliputi:
Proses produksi pada sentra/ usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan pengemasan)

3.6 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
4.7 Membuat karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur























Sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha (dikenal dengan istilah 6M) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Praktek rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Pemeliharaan dan peningkatan program intensifikasi dan ekstensifikasi alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik sesuai dengan standar produk.
Penerapan keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekkan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets tertulis untuk kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Merekonstruksi kinerja rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan standar kerja dan standar hasil

Mengkomunikasikan
Menyusun bahan presentasi hasil rekayasa dan langkah kerja sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di wilayah setempat dan langkah-langkah merangkainya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk rekayasa dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan rekayasa
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran






















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha (dikenal dengan istilah 6M) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Praktek rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan penge-masan)
Menganalisis sikap dan perilaku wirausaha karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang dapat mendukung keberhasilan dalam menjalankan sebuah usaha

Menyajikan hasil analisa sikap dan perilaku wirausaha produk rekayasa alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik


























Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri
Langkah keselamatan kerja




Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha
Melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan alat komunikasi sederhana daerah setempat tentang penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Aspek yang dinilai:
Apresiasi: sikap dan perilaku wirausaha
Keruntutan berpikir : melalui rekonstruksi ide penciptaan serta ,menunjukkan kelemahan dan kekurangannya
Laporan Kegiatan;
Perilaku; kemampuan menjelaskan secara jujur, terbuka dan bertanggungjawab hasil pembelajaran.

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran












Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang
Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri







SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (BUDIDAYA)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : X Budidaya
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk budidaya di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4

Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk budidaya dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk budidaya di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan melaksanakan budidaya di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha


Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan hasil budidaya tanaman hias berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain produk dan pengemasan hasil budidaya tanaman hias berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya




















Produk budidaya tananman hias dan pengemasannya, meliputi:
Pengertian tanaman hias.
Aneka jenis produk budidaya tanaman hias
Manfaat tanaman hias
Eco-system budidaya tanaman hias
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil budidaya tanaman hias
Menetapkan desain dan pengemasan produk budidaya tanaman hias














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya tanaman hias agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis tanaman hias, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha budidaya daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk budidaya tanaman hias untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk budidaya tanaman hias di sentra usaha budidaya atau penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya tanaman hias di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk desain produk budidaya tanaman hias dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) budidaya tanaman hias untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman hias di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis tanaman hias di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman hias.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan budidaya tanaman hias.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil budidaya tanaman hias
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk budidaya tanaman hias.
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman hias berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk budidaya tanaman hias

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk budidaya tanaman hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan budidaya tanaman hias dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengawasan budidaya tanaman hias, meliputi:
Pengertian tanaman hias.
Aneka jenis produk budidaya tanaman hias
Manfaat tanaman hias
Eco-system budidaya tanaman hias
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil budidaya tanaman hias
Menetapkan desain dan pengemasan produk budidaya tanaman hias






















Memahami proses produksi budidaya tanaman hias di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber


Mendesain proses produksi usaha budidaya tanaman hias berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya











Mendesain proses produksi budidaya tanaman hias, meliputi:
Pengertian produksi dan proses produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk budidaya tanaman hias(teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya tanaman hias berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman hias agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) dan langkah keselamatan kerja pada kegiatan budidaya tanaman hias yang berkembang di tempat produksi budidaya setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman hias untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan langkah keselamatan kerja pada kegiatan budidaya tanaman hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman hias yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) pada budidaya tanaman hias berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman hias yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi budidaya tanaman hias untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman hias di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat)budidaya tanaman hias di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman hias.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi budidaya tanaman hias.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi budidaya tanaman hias
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman hias berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk budidaya tanaman hias

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk budidaya tanaman hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain proses produksi budidaya tanaman hias, meliputi:
Pengertian produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan budidaya tanaman hias(teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya tanaman hias berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)













Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi budidaya tanaman hias

Mempraktikan budidaya tanaman hias yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur





























Sumberdaya usaha budidaya tanaman hias, meliputi:
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha budidaya tanaman hias
Praktek budidaya tanaman hias berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Standar produk dan proses kerja
Penerapan keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekan budidaya tanaman hias sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja budidaya tanaman hias

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets tertulis untuk kegiatan budidaya tanaman hias berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Merekonstruksi kinerja budidaya tanaman hias berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Menyusun bahan presentasi hasil budidaya dan langkah kerja sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang budidaya tanaman hias.
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian, dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek budidaya tanaman hias untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek budidaya tanaman hias dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman hias di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan pembenihan ikan konsumsi di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman hias.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman hias.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman hias
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman hias dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman hias berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan budidaya tanaman hias

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk budidaya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan budidaya
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran




































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet),sentra usaha budidaya tanaman hias tentang sumberdaya usaha budidaya tanaman hias, meliputi:
Pengertian sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha budidaya tanaman hias
Praktek budidaya tanaman hias berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya dan pengemasan)



Memahami konsep kewirausahaan dalam menjalankan sebuah wirausaha budidaya tanaman hias

Menyajikan konsep kewirausahaan berdasarkan pengalaman keberhasilan tokoh-tokoh wirausaha budidaya tanaman hias




















Konsep kewirausahaan, meliputi:
Dasar-dasar kewirausahaan bidang budidaya
Sytimulasi dan Motivasi wirausaha berdasarkan sifat dan karakter isi, bentuk dan kerja produiksi.
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju)
Prinsip cara kerja prestatif


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif di sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan kewirausahaan dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif yang ada di tempat produksi pengolahan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra budidaya dan penjualan tanamn daerah setempat tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dikaitkan dengan keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang konsep kewirausahaan, meliputi:
Pengertian kewirausahaan
Manfaat berwirausaha sebagai motivasi
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju) meliputi:
kerja ikhlas
kerja mawas >< emosional
kerja cerdas
kerja keras
kerja tuntas
Prinsip cara kerja prestatif

Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan hasil budidaya tanaman pangan berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain produk dan pengemasan hasil budidaya tanaman pangan berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya











Mengenal produk hasil budidaya tanaman pangan dan Desain kemasan produk, meliputi:
Dasar-dasar menanam tanaman pangan
Aneka jenis hasil budidaya tanaman pangan (umbi umbian, serealia dan kacang kacangan)
Manfaat tanaman pangan
Ekosistem budidaya tanaman pangan
Standar produk hasil tanaman pangan
Teknik ngemasan hasil budidaya tanaman pangan
Menetapkan desain dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis tanaman pangan, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha budidaya tanaman pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk budidaya tanaman pangan untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan di sentra usaha penanaman tanaman pangan atau penjualan di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pelaksananaan budidaya tanaman pangan dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) budidaya tanaman pangan untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman pangan di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasannya
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis budidaya tanaman pangan di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman pangan.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan budidaya tanaman pangan.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil budidaya tanaman pangan
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman pangan berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk budidaya tanaman pangan

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk budidaya tanaman pangan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan budidaya tanaman pangan dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (2 mgu x 2 jp)



































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengawasan budidaya tanaman pangan, meliputi:
Dasar-dasar menanam tanaman pangan
Aneka jenis hasil budidaya tanaman pangan (umbi umbian, serealia dan kacang kacangan)
Manfaat tanaman pangan
Ekosistem budidaya tanaman pangan
Standar produk hasil tanaman pangan
Teknik ngemasan hasil budidaya tanaman pangan
Menetapkan desain dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan
























3.7 Memahami proses produksi budidaya tanaman pangan di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber
4.6 Mendesain prosesproduksibudidaya tanaman pangan berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya




















Proses produksi budidaya tanaman pangan berdasarkabn stndar isi dan proses kerja, meliputi:
Proses produksi pada sentra/usaha budidaya tanaman pangan (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya tanaman pangan berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja









Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan langkah keselamatan kerja pada kegiatan budidaya tanaman pangan yang berkembang di tempat produksi budidaya setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan langkah keselamatan kerja pada kegiatan budidaya tanaman pangan, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan langkah keselamatan kerja pada kegiatan budidaya tanaman pangan yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi budidaya tanaman pangan untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman pangan di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi budidaya tanamn pangan
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman pangan.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi budidaya tanaman pangan.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi budidaya tanaman pangan
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi budidaya tanaman pangan dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman pangan berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk budidaya tanaman pangan

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk budidaya tanaman pangan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi budidaya tanaman pangan
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi budidaya tanaman pangan, meliputi:
Proses produksi pada sentra/ usaha budidaya tanaman pangan (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi tanaman pangan berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan pengemasan)

Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi budidaya tanaman pangan
Mempraktikan budidaya tanaman pangan sesuai teknik dan prosedur.






















Sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha (dikenal dengan istilah 6M) budidaya tanaman pangan
Praktek budidaya tanaman pangan berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Pemeliharaan dan peningkatan program intensifikasi dan ekstensifikasi tanaman pangan sesuai dengan standar produk.
Penerapan keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekkan budidaya tanaman pangan sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja budidaya tanaman pangan

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets tertulis untuk kegiatan budidaya tanaman pangan berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Merekonstruksi kinerja budidaya tanaman pangan berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Menyusun bahan presentasi hasil budidaya dan langkah kerja sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang budidaya tanaman pangan.
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek budidaya tanaman pangan untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek budidaya tanaman pangan dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman pangan di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman pangan
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanamn pangan di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman pangan.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman pangan.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman pangan
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman pangan dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman pangan berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan budidaya tanaman pangan

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman pangan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk budidaya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan budidaya tanaman pangan
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan budidaya
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha (dikenal dengan istilah 6M) budidaya tanaman pangan
Praktek budidaya tanaman pangan berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan penge-masan)
Menganalisis sikap dan perilaku wirausaha budidaya tanaman pangan yang dapat mendukung keberhasilan dalam menjalankan sebuah usaha
Menyajikan hasil analisa sikap dan perilaku wirausaha budidaya tanaman pangan






Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha
Melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat tentang penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Aspek yang dinilai:
Apresiasi: sikap dan perilaku wirausaha
Keruntutan berpikir : melalui rekonstruksi ide penciptaan serta ,menunjukkan kelemahan dan kekurangannya
Laporan Kegiatan;
Perilaku; kemampuan menjelaskan secara jujur, terbuka dan bertanggungjawab hasil pembelajaran.

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran













Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang
Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri





SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (PENGOLAHAN)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : X Pengolahan
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk kerajinan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4

Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk kerajinan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha


Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain produk dan pengemasan pengawetan bahan nabati dan hewani yang diawetkan berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya





















Desain produk dan pengawasan karya pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Pengertian pengawetan bahan nabati dan hewani
Aneka jenis produk pengawet-an bahan nabati dan hewani
Manfaat dan kandungan bahan pada produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Penyajian dan pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan kandungan serta penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis produk, manfaat dan kandungan pada produk, serta penyajian ataupun pengemasan dari produk pengawetan bahan nabati dan hewani yang berkembang di sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dam terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk pengawetan bahan nabati dan hewani untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di sentra penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) produk pengawetan bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan kandungan pada produk, serta penyajian ataupun pengemasan dari produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan tekstil di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan tekstil.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan tekstil.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan kandungan serta penyajian/ pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dikaitkan dengan keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan tekstil berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk kerajinan tekstil
Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengawasan karya pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Pengertian pengawetan bahan nabati dan hewani
Aneka jenis produk pengawet-an bahan nabati dan hewani
Manfaat dan kandungan bahan pada produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Penyajian dan pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani
























3.3 Memahami proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

Mendesain proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya













Mendesain proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Manajemen umum (POAC)
Pengertian produksi dan proses produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk pengawetan bahan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani yang berkembang di tempat produksi pengolahan pangan setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat)pengawetan bahan nabati dan hewani untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani, dan tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat, serta langkah keselamatan kerja agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat, faktor keberhasilan/ kegagalan,dan langkah keselamatan kerja saat proses produksi serta penyajian/ pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani dan langkah keselamatan kerja berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani, dan tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi, serta langkah keselamatan kerja dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat dan diskusi tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat, serta penyajian/pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran

























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Manajemen umum (POAC)
Pengertian produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk pengawetan bahan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)













3.2 Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani

4.3 Membuat karya pengolahan pengawetan bahan nabati dan hewani yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur





























Sumberdaya perusahaa dan pembuatan karya pengolahan pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Pengertian sumberdaya perusahaan dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Penerapan keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya perusahaan agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha produk pengawetan bahan nabati dan hewani yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha pengawetan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat produk pengawetan bahan nabati dan hewani sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha pengawetan bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat, serta penerapan keselamatan kerja agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha pengawetan bahan nabati dan hewani yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha pengawetan bahan nabati dan hewani, yang ada di daerah setempat, dan penyajian/pengemasannya, serta keselamatan kerja dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat produk pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha pengawetan bahan nabati dan hewani di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk pengawetan bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat dan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya perusahaan
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya perusahaan pengawetan bahan nabati dan hewani di daerah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya perusahaan pengawetan bahan nabati dan hewani, yang ada di daerah setempat, serta penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran




































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya perusahaa dan pembuatan karya pengolahan pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Pengertian sumberdaya perusahaan dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)



3.4 Memahami konsep kewirausahaan dalam menjalankan sebuah wirausaha pengawetan bahan nabati dan hewani

4.4 Menyajikan konsep kewirausahaan berdasarkan pengalaman keberhasilan tokoh-tokoh wirausaha pengawetan bahan nabati dan hewani.




















Konsep kewirausahaan, meliputi:
Pengertian kewirausahaan
Manfaat berwirausaha sebagai motivasi
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju)
Prinsip cara kerja prestatif



Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif di sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan kewirausahaan dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif yang ada di tempat produksi pengolahan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dikaitkan dengan keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran




























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang konsep kewirausahaan, meliputi:
Pengertian kewirausahaan
Manfaat berwirausaha sebagai motivasi
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju) meliputi:
kerja ikhlas
kerja mawas >< emosional
kerja cerdas
kerja keras
kerja tuntas
Prinsip cara kerja prestatif


3.5 Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.5 Mendesain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya










Desain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih
Pengertian bahan pangan nabati dan hewani, serta produk pembersih
Beberapa jenis bahan pangan nabati dan hewani yang dapat dibuat produk pembersih (sabun,shampo,sabun lerak)
Manfaat dan kandungan bahan pangan nabati dan hewani sebagai produk pembersih
Pengemasan produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan kandungan serta penyajian/pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan jenis, manfaat dan kandungan, serta penyajian ataupun pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang aneka jenis, manfaat dan kandungan, serta penyajian ataupun pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat tentang jenis, manfaat dan kandungan, serta penyajian ataupun pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan kandungan serta penyajian/pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan nabati dan hewani
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran






















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih
Pengertian bahan pangan nabati dan hewani, serta produk pembersih
Beberapa jenis bahan pangan nabati dan hewani yang dapat dibuat produk pembersih (sabun,shampo,sabun lerak)
Manfaat dan kandungan bahan pangan nabati dan hewani sebagai produk pembersih
Pengemasan produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
3.7 Memahami proses produksi pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

4.6 Mendesain proses produksi karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain proses produksi produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani, meliputi:
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk bahan pangan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi didaerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan manajemen umum proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih di daerah setempat serta penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) termasuk keselamatan kerja pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.


Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi dan langkah keselamatan kerja pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat dan diskusi tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi didaerah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan manajemen umum proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih di daerah setempat serta penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab


4 jam pelajaran


Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani, meliputi:
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk bahan pangan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan pengemasan)

3.6 Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih

4.7 Membuat karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.











Sumberdaya perusahaa dan pembuatan karya pengolahan pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an (dikenal dengan istilah 6M) produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Penerapan keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang kebutuhan sumberdaya usaha produk pembersih agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang kebutuhan sumberdaya usaha produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang kebutuhan sumberdaya usaha produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang kebutuhan sumberdaya usaha produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih bahan pangan nabati dan hewani, yang ada di tempat produksi pengolahan pangan, serta penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat dan diskusi tentang kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani di daerah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih bahan pangan nabati dan hewani, yang ada di tempat produksi pengolahan pangan, serta penyajian/ pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
6 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya perusahaa dan pembuatan karya pengolahan pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an (dikenal dengan istilah 6M) produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
3.8 Menganalisis sikap dan perilaku wirausaha pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih yang dapat mendukung keberhasilan dalam menjalankan sebuah usaha

4.8 Menyajikan hasil analisa sikap dan perilaku wirausaha karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih


Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji (disiplin, etos kerja)
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri





Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat tentang penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (












Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang
Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri




SILABUS MATA PELAJARAN PRAKARYA (KERAJINAN)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK
Kelas : XI Kerajinan
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk kerajinan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4



Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk kerajinan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya.
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha.


Memahami desain produk dan pengemasasan karya kerajinan dari bahan lunak berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.


























Produk kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya, meliputi:
Kerajinan dari bahan lunak (tanah liat, bubur koran, playdought, gips, dll)
Aneka karya kerajinan dari bahan lunak
Fungsi karya kerajinan dari bahan lunak
Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan
Motif ragam hias pada kerajinan dari bahan lunak
Teknik pembuatan benda kerajinan dari bahan lunak diantaranya : cetak, dengan tangan, putar, dll
Pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak










Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan dari bahan lunak, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik dan prosedur pembuatan kerajinan dari bahan lunak dan usaha kerajinan dari bahan lunak yang berkembang di wilayah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) kerajinan dari bahan lunak untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan dari bahan lunak yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan dari bahan lunak dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan eksperimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan lunak dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan,alat, teknik bahan, dan proses pembuatan karya dan pengemasan kerajinan dari bahan lunak dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan,alat, teknik bahan, dan proses pembuatan karya dan pengemasan kerajinan dari bahan lunak, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pembuatan karya tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) karya kerajinan dari bahan lunak untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan lunak yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan lunak
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan dari bahan lunak di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan dari bahan lunak.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan dari bahan lunak.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan dari bahan lunak berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk kerajinan dari bahan lunak
Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan lunak yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh karya kerajinan dari bahan lunak (tanah liat, bubur koran, playdought, gips, dll)

Aneka bahan lunak untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan desain produk dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami proses produksi kerajinan dari bahan lunak di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.

Mendesain proses produksi karya kerajinan dari bahan lunak berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya.
































































Mendesain proses produksi kerajinan dari bahan lunak, meliputi :
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (Standar Produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa
Proses produksi pembuatan kerajinan dari bahan lunak dengan berbagai teknik.
Menetapkan desain proses produksi kerajinan dri bahan lunak berdasarkan prosedur berkarya
Langkah keselamatan kerja









Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualtas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan dari bahan lunak yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), keberhasilan dan kegagalan proses produksi dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan kerajinan dari bahan lunak yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya berdasarkan berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur dengan.orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis sumber daya kerajinan dari bahan lunak yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan tekstil
Pengetahuan proses produksi kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuansumber daya kerajinan dari bahan lunak dan proses produksi kerajinan dari bahan lunak yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan lunak yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Gambar atau film sumber daya kerajinan dari bahan lunak dan proses produksi karya kerajinan dari bahan lunak dengan berbagai teknik berkarya.

Aneka bahan lunak untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan dari bahan lunak

Membuat karya kerajinan dari bahan lunak yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.


































































Sumber daya kerajinan dari bahan lunak, meliputi :
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha kerajinan dari bahan lunak
Praktek kerajinan dari bahan lunak berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan penge-masan)
Menerapkan keselamatan kerja












Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan dari bahan lunak, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan menunjukkan motivasi internal untuk mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.


Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan dan kebutuhan sumberdaya perusahaan kerajinan dari bahan lunak yang berkembang di wilayah setempat, sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan, kegagalan dan keselamatan kerja pembuatan kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat karya kerajinan dari bahan lunak dengan mempertimbangkan keberhasilan, kegagalan dan keselamatan kerja sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang tentang kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan dari bahan lunak dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan eksperimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat karya kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya dalam pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dan penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dengan cara mempromosikan karyanya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan lunak yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan lunak
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan lunak yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh karya kerajinan dari bahan lunak (tanah liat, bubur koran, playdought, gips, dll)


Aneka bahan lunak untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumber dayadesain kerajinan dari bahan lunak dengan pendekatan budaya setempat.




Menganalisis peluang usaha kerajinan dari bahan lunak berdasarkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat.

Menciptakan peluang usaha sesuai dengan produk kerajinan dari bahan lunak yang dihasilkan berdasarkan pengamatan pasar















Peluang usaha, meliputi:
Gambaran kondisi ekonomi Indonesia dan peluang usaha
Peluang dan gagasan/ide usaha
Resiko usaha
Analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha
Pemetaan peluang usaha
Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif
Langkah-langkah melakukan wirausaha

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang gambaarn kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha yang ada di tempat produksi pengolahan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Pemahaman peluang usaha dan analisis peluang usaha kerajinan dari bahan lunak
Pengetahuan pemanfaatn peluang usaha kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan peluang wirausaha kerajinan dari bahan lunak yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk usaha kerajinan dari bahan lunak
Pembuatan usaha kerajinan dari bahan lunak dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan lunak yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
8 jam pelajaran
























Gambar/film/cerita tokoh wirausahawan yang bergerak di bidang kerajinan khususnya kerajinan dari bahan lunak


Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentangpeluang usaha produk kerajinan dari bahan lunak dan pengemasaan di daerah setempat











Memahami desain produk dan pengemasan karya kerajinan dari bahan keras berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya dari bahan keras berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.























































































Produk kerajinan dari bahan keras dan pengemasannya, meliputi :
Pengertian kerajinan dari bahan keras (kayu, bambu, rotan, logam, kaca, batu, dll)
Aneka karya kerajinan dari bahan keras
Fungsi karya kerajinan bahan keras
Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan
Motif ragam hias pada kerajinan dari bahan keras
Teknik pembuatan benda kerajinan dari bahan keras seperti teknik patri, cor, etsa, grafir, bubut,las, ukir, raut,
Pengemasan karya kerajinan dari bahan keras










Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan dari bahan keras, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik dan prosedur pembuatan kerajinan dari bahan keras dan usaha kerajinan dari bahan lunak yang berkembang di wilayah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) kerajinan dari bahan keras untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan keras serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan dari bahan lunak yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan dari bahan keras dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan keras dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan,alat, teknik bahan, dan proses pembuatan karya dan pengemasan kerajinan dari bahan keras dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan,alat, teknik bahan, dan proses pembuatan karya dan pengemasan kerajinan dari bahan keras , serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pembuatan karya tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) karya kerajinan dari bahan keras untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan keras yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Aspek yang dinilai:
a. Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan dari bahan keras di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan dari bahan keras.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan dari bahan keras.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan dari bahankeras berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk kerajinan dari bahan keras
Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan keras dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan keras yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (2 mgu x 2 jp)



































Contoh karya kerajinan dari bahan keras (kayu, bambu, rotan, logam, kaca, batu, dll)

Aneka bahan keras untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan keras dengan pendekatan budaya setempat.












Menganalisis proses produksi usaha kerajinan dari bahan keras di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.

Mendesain proses produksi usaha karya kerajinan dari bahan keras berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.




























Mendesain proses produksi kerajinan dari bahan keras, meliputi :
Pengelolaan persediaan produksi
Proses produksi pembuatan kerajinan dari bahan keras dengan berbagai teknik pembuatan benda kerajinan dari bahan keras.
Menetapkan desain proses produksi kerajinan dari bahan keras berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan keras agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan kerajinan dari bahan keras agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan cinta pada tanah air.
Menggali informasi yang berkaitan dengan proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan dari bahan keras yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, motivasi internal, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya kerajinan dari bahan keras dan pengemasannya berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya dengan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan keras untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan keras yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan keras
Pengetahuan modifikasi, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan modifikasi, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan keras yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan dari bahan keras
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan keras dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan keras yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (2 mgu x 2 jp)



































Gambar atau film proses produksi karya kerajinan dari bahan keras dengan berbagai teknik berkarya.

Aneka bahan keras untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain proses produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan keras dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan dari bahan keras.

Menciptakan usaha karya kerajinan dari bahan keras yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.


























































Sumber daya kerajinan dari bahan keras, meliputi :
Pengelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha kerajinan dari bahan keras
Praktek pembuatan kerajinan dari bahan keras berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan penge-masan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk





Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pembuatan karya kerajinan dari bahan keras sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan pentingnya fakor komitmen timbul dari motivasi internal, serta mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan dan kebutuhan sumberdaya usaha kerajinan dari bahan keras yang berkembang di wilayah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan dan kegagalan usaha kerajinan dari bahan keras agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam pembuatan kerajinan dari bahan keras sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya usaha karya kerajinan dari bahan keras yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat karya kerajinan dari bahan keras dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, komitmen bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya usaha pembuatan karya kerajian dari bahan keras, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras didaerah setempat
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan dari bahan keras daerah setempat untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan karya kerajinan dari bahan keras daerah setempat dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka bahan keras yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan keras
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan keras yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan dari bahan keras
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan keras dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan keras yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh karya kerajinan dari bahan keras (kayu, bambu, rotan, logam, kaca, batu, dll)


Aneka bahan keras untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumberdaya kerjainan dari bahan keras












SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (REKAYASA)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : XI Rekayasa
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menenpatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Mengolah, menalar dan menyaji berbagai hal dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk rekayasa di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4

Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk rekayasa dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk rekayasa di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan melaksanakan kegiatan rekayasa di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha



Memahami desain produk dan pengemasan karya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain produk dan pengemasan karya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya






























Produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dan pengemasannya, meliputi:
Pembangkit listrik sederhana
Aneka jenis produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana (Air, Angin, Matahari, dll)
Manfaat pembangkit listrik sederhana
Teknik pengemasan hasil rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis pembangkit listrik sederhana, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha pembangkit listrik sederhana daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di sentra usaha pembenihan atau penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk desain produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha rekayasa di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis pembangkit listrik sederhana di wilayah setempat dan langkah-langkah merangkainya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dikaitkan denganpeluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain produk dan pengemasaan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pembangkit listrik sederhana
Aneka jenis produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana (Air, Angin, Matahari, dll)
Manfaat pembangkit listrik sederhana
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
























3.3 Memahami proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

Mendesain proses produksi karya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya













Mendesain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pengertian proses produksi
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (Standar Produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa
Proses produksi pada sentra/usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa pembangkit listrik sederhana agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.


Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi, proses produksi (teknik, bahan, alat), dan keselamatan kerja pada rekayasa pembangkit listrik sederhana yang berkembang di tempat produksi rekayasa setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang ada di daerah setempat, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentangproses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) pembangkit listrik sederhana di wilayah setempat dan langkah-langkah merangkainya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pengertian proses produksi
Proses produksi pada sentra/usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Standar proses kerja













3.2 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana

Membuat karya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai dengan teknik dan prosedur









































































Sumberdaya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan penge-masan)
Resiko keberhasilan dan kegagalam dalam pengambilan keputusan
Dampak dari pengambilan keputusan (Alternatif perumusan solusi masalah berdasarkan hasil analisis)
Menerapkan keselamatan kerja



Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pembuatan pembangkit listrik sederhana sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan menunjukkan motivasi internal untuk mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.


Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang kebutuhan sumberdaya usaha dan resiko keberhasilan dan kegagalan dalam pengelolaan pembuatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman keberhasilan dan kegagalan usaha pada pembuatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya dan pengalaman keberhasilan dan kegagalan usaha pada pembuatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Merekonstruksi kinerja rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya dalam pembuatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha pada praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan pembangkit listrik sederhana di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk rekayasa dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan rekayasa
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran






































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumberdaya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana meliputi:
Pengertian sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Praktek rekayasa pembangkit listrik sederhana berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa dan penge-masan)




Menganalisis peluang usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat

Menciptakan peluang usaha sesuai dengan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang dihasilkan berdasarkan pengamatan pasar



















Peluang usaha, meliputi:
Gambaran kondisi ekonomi Indonesia dan peluang usaha
Peluang dan gagasan/ide usaha
Resiko usaha
Analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha
Pemetaan peluang usaha
Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif
Langkah-langkah melakukan wirausaha


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang gambaarn kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha yang ada di tempat produksi pengolahan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha pembangkit listrik sederhana di daerah setempat tentang pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif

Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang peluang usaha, meliputi:
Pengertian peluang
Asal peluang usaha dan cara menemukannya
Menganalisis peluang untuk dijadikan usaha yang nyata
Faktor-faktor yang mengakibatkan kegagalan dan keberhasilan dalam memanfatkan peluang
Memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif


Memahami desain produk dan pengemasan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya


Mendesain produk dan pengemasan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan konsep berkarya dan peluang usahadengan pendekatan budaya setempat dan lainnya







Produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dan pengemasannya, meliputi:
Karya inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Aneka jenis produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar (Penjernihan minyak goreng, Pembangkit listrik alternatif, dll)
Manfaat karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di sentra usaha pembenihan atau penjualan di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pelaksananaan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain produk dan pengemasaan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, meliputi:

Karya inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Aneka jenis produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar (Penjernihan minyak goreng, Pembangkit listrik alternatif, dll)
Manfaat Manfaat karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar




















3.7 Menganalisis proses produksi usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

4.6 Mendesain proses produksi usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya



Mendesain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pengelolaan persediaan produksi
Proses produksi pada sentra/usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi, proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk rekayasa yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk rekayasa di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk rekayasa yang ada di daerah setempat, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pengertian proses produksi
Proses produksi pada sentra/usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Standar proses kerja


3.6 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar

Membuat karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai dengan teknik dan prosedur























Sumberdaya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk
Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pembuatan rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan dan kebutuhan sumberdaya usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan dan kegagalan dalam pengelolaan pembuatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekkan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, komitmen, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Merekonstruksi kinerja karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya usaha pembuatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual standar kebutuhan keterampilan.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya pada pembuatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar didaerah setempat
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk rekayasa dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan rekayasa
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran




















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumberdaya karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar meliputi:
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan penge-masan)


Menganalisis aspek-aspek perencanaan usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan pengamatan peluang usaha

Menyusun aspek perencanaan usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar

Aspek-aspek perencanaan usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, meliputi:
Langkah-langkah melakukan wirausaha (tujuan dan sasaran usaha, menentukan jenis produk usaha/jasa dan kualitasnya, menetapkan bentuk badan usaha, menyusun struktur organisasi, menyusun aliran proses produksi)
Memahami aliran usaha, melakukan perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP)
Melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk
Definisi dan contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing
Menghitung jasa dan produksi pembuatan
Menghitung kebutuhan (biaya produksi) dan persediaan bahan baku

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk agar dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mengumpulkan data tentang penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk melatih kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produkmelalui pengumpulan data
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing dan perhitungan pulang pokok (BEP) yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual
Mempresentasikan laporan perhitungan pulang pokok (BEP) maupun hasil pemasarans berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual untuk melatih sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di daerah setempat tentang pengertian dan kerangka perencanaan usaha
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kerangka perencanaan usaha

Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang pengertian dan kerangka perencanaan usaha


Aspek yang dinilai:

Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kerangka perencanaan usaha dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Kerjasama
Tanggung jawab

jam pelajaran












Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang perencanaan usaha, meliputi:
Pengertian perencanaan usaha
Kerangka perencanaan usaha:
Nama
Lokasi
Komoditi
Konsumen yang dituju
Pasar yang akan dimasuki
Patner yang akan diajak kerjasama
Personil yang akan menjalankan
Jumlah modal
Peralatan yang disediakan
Penyebaran promosi




SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (BUDIDAYA)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : XI Budidaya
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, rocedural dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan roced dan alam serta dalam menenpatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan rocedu, konseptual, dan rocedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan rocedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Mengolah, menalar dan menyaji berbagai hal dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
1.1 Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk budidaya di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4

Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk budidaya dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk budidaya di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan melaksanakan kegiatan budidaya di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha



Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.1 Mendesain produk dan pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya




















Produk budidaya pembenihan ikan konsumsi dan pengemasannya, meliputi:
Pembenihan ikan konsumsi
Aneka jenis produk budidaya pembenihan ikan konsumsi (Gurame, Bawal, Bandeng, Lele, Belut, dll)
Manfaat ikan konsumsi
Eco-system budidaya pembenihan ikan konsummsi
Teknik pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan konsumsi














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis pembenihan ikan konsumsi, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha pembenihan ikan konsumsi daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk budidaya pembenihan ikan konsumsi untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi di sentra usaha pembenihan atau penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya pembenihan ikan konsumsi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk desain produk budidaya pembenihan ikan konsumsi dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya ikan konsumsi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) budidaya pembenihan ikan konsumsi untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk pembenihan ikan konsumsi
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis pembenihan ikan konsumsi di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya pembenihan ikan konsumsi.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan budidaya pembenihan ikan konsumsi.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan konsumsi
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi dikaitkan denganpeluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan budidaya pembenihan ikan konsumsi dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran

































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain produk dan pengemasaan budidaya pembenihan ikan konsumsi, meliputi:
Pembenihan ikan konsumsi
Aneka jenis produk budidaya pembenihan ikan konsumsi (Gurame, Bawal, Bandeng, Lele, Belut, dll)
Manfaat ikan konsumsi
Eco-system budidaya pembenihan ikan konsummsi
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan konsumsi























3.3 Menganalisis proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber


4.2 Mendesain proses produksi usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya











Mendesain proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi, meliputi:
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (Standar Produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa
Proses produksi pada sentra/usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembibitan ikan konsumsi agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan proses produksi (teknik, bahan, alat) dan ketentuan keselamatan kerja budidaya pembibitan ikan konsumsi yang berkembang di tempat produksi budidaya setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya pembenihan ikan konsumsi untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembenihan ikan konsumsi, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada pada budidaya pembenihan ikan konsumsi yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi, proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembenihan ikan konsumsi yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural keselamatan kerja.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembenihan ikan konsumsi, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi pembenihan ikan konsumsi
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) pembenihan ikan konsumsi di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya pembenihan ikan konsumsi.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses












produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk budidaya pembenihan ikan konsumsi

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk budidaya pembenihan ikan konsumsi yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran
























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi, meliputi:
Proses produksi pada sentra/usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Standar proses kerja












Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi

4.3 Mempraktikan budidaya pembenihan ikan konsumsi yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur





























Sumberdaya budidaya pembenihan ikan konsumsi, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi
Praktek budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan penge-masan)
Menerapkan keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang budidaya pembenihan ikan konsumsi sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan menunjukkan motivasi internal untuk mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.


Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan dengan pembuatan dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan dan kegagalan dalam pengelolaan budidaya pembenihan ikan konsumsi agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekan budidaya pembenihan ikan konsumsi sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya pada budidaya pembenihan ikan konsumsi yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempraktikkan budidaya pembenihan ikan konsumsi dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya..
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya dalam budidaya pembenihan ikan konsumsi yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya pada praktek budidaya pembenihan ikan konsumsi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek budidaya pembenihan ikan konsumsi untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek budidaya pembenihan ikan konsumsi dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya pembenihan ikan konsumsi
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan pembenihan ikan konsumsi di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya pembenihan ikan konsumsi.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan budidaya pembenihan ikan konsumsi.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya pembenihan ikan konsumsi
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya pembenihan ikan konsumsi dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan budidaya pembenihan ikan konsumsi

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya pembenihan ikan konsumsi yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk budidaya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan budidaya pembenihan ikan konsumsi
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan budidaya
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran





































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumberdaya budidaya pembenihan ikan konsumsi meliputi:
Pengertian sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi
Praktek budidaya ikan konsumsi berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya dan penge-masan)



3.4 Menganalisis peluang usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat

4.4 Menciptakan peluang usaha sesuai dengan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi yang dihasilkan berdasarkan pengamatan pasar




















Peluang usaha, meliputi:
Gambaran kondisi ekonomi Indonesia dan peluang usaha
Peluang dan gagasan/ide usaha
Resiko usaha
Analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha
Pemetaan peluang usaha
Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif
Langkah-langkah melakukan wirausaha


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang gambaarn kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha yang ada di tempat produksi pengolahan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha pembenihan ikan konsumsi di daerah setempat tentang pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif

Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang peluang usaha, meliputi:
Pengertian peluang
Asal peluang usaha dan cara menemukannya
Menganalisis peluang untuk dijadikan usaha yang nyata
Faktor-faktor yang mengakibatkan kegagalan dan keberhasilan dalam memanfatkan peluang
Memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif

3.5 Memahami desain produk dan pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.5 Mendesain produk dan pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya




























































Produk budidaya pembenihan ikan hias dan pengemasannya, meliputi:
Pembenihan ikan hias
Aneka jenis produk budidaya pembenihan ikan hias (Cupang, Koki, Koi,Komet dll)
Manfaat ikan hias
Eco-system budidaya pembenihan ikan hias
Teknik pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan hias














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan hias agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis pembenihan ikan hias, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha pembenihan ikan hias daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk budidaya pembenihan ikan hias untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan hias di sentra usaha pembenihan atau penjualan di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya ikan konsumsi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pelaksananaan budidaya pembenihan ikan hias dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.


Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya ikan hias di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) budidaya pembenihan ikan konsumsi untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya pembenihan ikan hias di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk pembenihan ikan konsumsi
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis pembenihan ikan hias di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya pembenihan ikan hias.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan budidaya pembenihan ikan hias.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan hias
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan hias dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk budidaya pembenihan ikan hias

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk budidaya pembenihan ikan hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan budidaya pembenihan ikan hias dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain produk dan pengemasaan budidaya pembenihan ikan hias, meliputi:

Pembenihan ikan hias
Aneka jenis produk budidaya pembenihan ikan hias (Cupang, Koki, Koi,Komet dll)
Manfaat ikan hias
Eco-system budidaya pembenihan ikan hias
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan hias




















Menganalisis proses produksi usaha budidaya pembenihan ikan hias di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

4.6 Mendesain proses produksi usaha budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya



Mendesain proses produksi budidaya pembenihan ikan hias, meliputi:
Pengelolaan persediaan produksi
Proses produksi pada sentra/usaha budidaya pembenihan ikan hias(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembibitan ikan hias agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja budidaya pembibitan ikan hias yang berkembang di tempat produksi budidaya setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya pembenihan ikan hias untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembenihan ikan hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembenihan ikan hias yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembenihan ikan hias yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya pembenihan ikan hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi budidaya pembenihan ikan hias untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya pembenihan ikan hias di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi pembenihan ikan hias
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) pembenihan ikan hias di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya pembenihan ikan hias.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi budidaya pembenihan ikan hias.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi budidaya pembenihan ikan hias
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi budidaya pembenihan ikan hias dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk budidaya pembenihan ikan hias

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk budidaya pembenihan ikan hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi budidaya pembenihan ikan hias
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain proses produksi budidaya pembenihan ikan konsumsi, meliputi:
Proses produksi pada sentra/usaha budidaya pembenihan ikan hias(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Standar proses kerja


3.6 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha budidaya pembenihan ikan hias
4.7 Mempraktikan budidaya pembenihan ikan hias sesuai teknik dan prosedur.
































Sumberdaya budidaya pembenihan ikan hias, meliputi:
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha budidaya pembenihan ikan hias
Praktek budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Penerapan keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang usaha budidaya pembenihan ikan hias sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan pentingnya fakor komitmen timbul dari motivasi internal, serta mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya pembenihan ikan hias yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan dan kegagalan dalam usaha budidaya pembenihan ikan hias agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekkan budidaya pembenihan ikan hias sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya usaha usaha budidaya pembenihan ikan hias yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat usaha budidaya pembenihan ikan hias dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, komitmen bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya pembenihan ikan hias, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya usaha budidaya pembenihan ikan hias di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek budidaya pembenihan ikan hias untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek budidaya pembenihan ikan hias dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya pembenihan ikan hias di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya pembenihan ikan konsumsi
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan pembenihan ikan hias di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya pembenihan ikan hias.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan budidaya pembenihan ikan hias.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya pembenihan ikan hias
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya pembenihan ikan hias dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan budidaya pembenihan ikan hias

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya pembenihan ikan hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk budidaya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan budidaya pembenihan ikan hias
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan budidaya
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran






















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumberdaya budidaya pembenihan ikan hias meliputi:
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi
Praktek budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan penge-masan)

3.8 Menganalisis aspek-aspek perencanaan usaha budidaya pembenihan ikan hias berdasarkan pengamatan peluang usaha
4.9 Menyusun aspek perencanaan usaha budidaya ikan hias





















Aspek-aspek perencanaan usaha budidaya pembenihan ikan hias, meliputi:
Langkah-langkah melakukan wirausaha (tujuan dan sasaran usaha, menentukan jenis produk usaha/jasa dan kualitasnya, menetapkan bentuk badan usaha, menyusun struktur organisasi, menyusun aliran proses produksi)
Memahami aliran usaha, melakukan perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP)
Melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk
Definisi dan contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing
Menghitung jasa dan produksi pembuatan
Menghitung kebutuhan (biaya produksi) dan persediaan bahan baku
Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk agar dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mengumpulkan data tentang penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk melatih kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produkmelalui pengumpulan data
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing dan perhitungan pulang pokok (BEP) yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual
Mempresentasikan laporan perhitungan pulang pokok (BEP) maupun hasil pemasarans berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual untuk melatih sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab .

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha pembenihan ikan hias di daerah setempat tentang pengertian dan kerangka perencanaan usaha
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kerangka perencanaan usaha
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang pengertian dan kerangka perencanaan usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kerangka perencanaan usaha dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Kerjasama
Tanggung jawab


4 jam pelajaran












Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang perencanaan usaha, meliputi:
Langkah-langkah melakukan wirausaha (tujuan dan sasaran usaha, menentukan jenis produk usaha/jasa dan kualitasnya, menetapkan bentuk badan usaha, menyusun struktur organisasi, menyusun aliran proses produksi)
Memahami aliran usaha, melakukan perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP)
Melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk
Definisi dan contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing
Menghitung jasa dan produksi pembuatan
Menghitung kebutuhan (biaya produksi) dan persediaan bahan baku




SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (PENGOLAHAN)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : XI Pengolahan
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menenpatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Mengolah, menalar dan menyaji berbagai hal dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
1.1 Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4

Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk pengolahan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
2.3 Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha


Memahami desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya





















Desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah setempat, meliputi:
Pengertian bahan nabati dan bahan hewani
Aneka jenis produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani
Kandungan pada produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati hewani
Manfaat, kegunaan ataupun tradisi budaya yang terkandung pada produk pengolahan makanan khas daerah setempat
Penyajian dan pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, kandungan, manfaat,kegunaan serta penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis produk, kandungan, manfaat,kegunaan serta penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani yang berkembang di sentra penjualan pengolahan pangan sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dam terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di sentra penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Melakukan ekperimen terhadap berbagai bahan nabati dan hewani, serta teknik yang akan digunakan pada pembuatan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Studi dokumen, dan menggali informasi/diskusi tentang pengertian, jenis produk, kandungan, manfaat, kegunaan serta penyajian/pengemasan produk pengolahan
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi pengetahuan
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang diimplementasikan dalam pembuatan desain produk/karya dan pengemasan.
Penyusunan laporan hasil kerja kelompok/individu.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya
Mengevaluasi/menguji hasil karya
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi pembuatan karya berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk
Kreativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik
Aspek yang dinilai
a.Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
b. Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
c. Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pembuatan makanan khas daerah dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Pengertian bahan nabati dan hewani
Aneka jenis bahan nabati dan hewani
Manfaat dan kandungan bahan pada bahan nabati dan hewani
Penyajian dan pengemasan bahan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk bahan nabati dan hewani
























3.3 Menganalisis proses produksi pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

Mendesain proses produksi pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi menjadi makanan khas daerah berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya













Mendesain proses produksi makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (Standar Produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa
Proses produksi pada sentra/ perusahaan produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualtas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung pembuatan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) yang berkaitan pembuatan produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung pembuatan produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat atau nusantara.

Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja pada produk pengolahan makanan khas daerah dari bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat, serta penyajian/ pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis sumber daya
Pengetahuan proses produksi
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan sumber daya yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan terhadap karya yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab


4 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (Standar Produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa
Proses produksi pada sentra/ perusahaan produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/pengemasan)
Langkah keselamatan kerja














3.2 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

4.3 Membuat karya pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur























































































Sumberdaya perusahaan dan pembuatan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan penge-masan)
Menerapkan keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan menunjukkan motivasi internal untuk mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan, kebutuhan sumberdaya usaha dan keselamatan kerja produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan, kegagalan, dan keselamatan kerja pembuatan produk makanan khas daerah setempat dari bahan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani dengan mempertimbangkan keberhasihan, kegagalan dan keselamatan kerja pembuatan sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pembuatan produk pengolahan makanan khas daerah dari bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pembuatan produk pengolahan makanan khas daerah dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah setempat
Membuat makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani, serta penyajian/pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya dalam pembuatan produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani dan penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pembuatan produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan yang dapat digunakan sebagai karya
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya
Mengevaluasi/menguji hasil karya
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran





































Buku pelajaran, buku referensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya perusahaa dan pembuatan karya pengolahan makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan pengemasan)
Menerapkan keselamatan kerja



3.4 Menganalisis peluang usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat

4.4 Menciptakan peluang usaha sesuai dengan produk pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dihasilkan berdasarkan pengamatan pasar
























Peluang usaha, meliputi:
Gambaran kondisi ekonomi Indonesia dan peluang usaha
Peluang dan gagasan/ide usaha
Resiko usaha
Analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha
Pemetaan peluang usaha
Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif
Langkah-langkah melakukan wirausaha



















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan khas daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan khas daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan khas daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha yang ada di tempat produksi pengolahan pangan khas daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan khas daerah setempat untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha pengolahan pangan khas daerah setempat melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan khas daerah setempat yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha pengolahan pangan khas daerah setempat

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan khas daerah setempat yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha pengolahan pangan khas daerah setempat


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Pemahaman peluang usaha dan analisis peluang usaha
Pengetahuan pemanfaatn peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan peluang wirausaha di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk usaha
Pembuatan usaha dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
4 jam pelajaran




























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang konsep peluang usaha, meliputi:
Gambaran kondisi ekonomi Indonesia dan peluang usaha
Peluang dan gagasan/ide usaha
Resiko usaha
Analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha
Pemetaan peluang usaha
Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif
Langkah-langkah melakukan wirausaha

3.5 Memahami desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.5 Mendesain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya










Desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik
Pengertian bahan pangan nabati dan hewani, serta produk kosmetik
Beberapa jenis bahan pangan nabati dan hewani yang dapat dibuat produk kosmetik
Manfaat dan kandungan bahan pangan nabati dan hewani sebagai produk kosmetik
Pengemasan produk kosmetik dari bahan pangan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk kosmetik dari bahan pangan nabati dan hewani
Kemasan produk pangan bahan nabati dan hewani

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan kandungan serta penyajian/pengemasan produk kosmetik dari pengolahan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan jenis, manfaat dan kandungan, serta penyajian ataupun pengemasan produk kosmetik dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, proses pengolahan dan penyajian/pengemasan produk kosmetik dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Studi dokumen, dan menggali informasi/diskusi tentang pengertian, jenis produk, kandungan, manfaat, kegunaan serta penyajian/pengemasan produk pengolahan
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi pengetahuan
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang diimplementasikan dalam pembuatan desain produk/karya dan pengemasan.
Penyusunan laporan hasil kerja kelompok/individu.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya
Mengevaluasi/menguji hasil karya
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi pembuatan karya berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk
Kreativitas bentuk laporan Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik
Aspek yang dinilai
a.Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
b.Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
c.Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran






















Buku pelajaran, buku referensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik
Pengertian bahan pangan nabati dan hewani, serta produk kosmetik
Beberapa jenis bahan pangan nabati dan hewani yang dapat dibuat produk kosmetik
Manfaat dan kandungan bahan pangan nabati dan hewani sebagai produk kosmetik
Pengemasan produk kosmetik dari bahan pangan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk kosmetik dari bahan pangan nabati dan hewani
Kemasan produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani
3.7 Memahami proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

4.6 Mendesain proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya






























































Mendesain proses produksi produk kosmetik dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani, meliputi:
Pengelolaan persediaan produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk bahan pangan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat) dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), pengelolaan persediaan produksi dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi didaerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), pengelolaan persediaan produksi dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan manajemen umum proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik di daerah setempat serta penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis sumber daya
Pengetahuan proses produksi
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan sumber daya yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan terhadap karya yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab


4 jam pelajaran



Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi produk kosmetik dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani, meliputi:
Pengelolaan persediaan produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk bahan pangan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi produk kosmetik dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja


3.6 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik

4.7 Membuat pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur























































































Sumberdaya usaha dan pembuatan produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an (dikenal dengan istilah 6M) produk kosmetik dari bahan pangan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk kosmetik dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk
Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengolahan produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan pentingnya faktor komitmen timbul dari motivasi internal, serta mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan, kebutuhan sumberdaya usaha, keselamatan kerja dan promosi pada pembuatan produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan dan kegagalan dan keselamatan kerja pada pembuatan produk kosmetik dari bahan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja, dan promosi penjualan produk pada pembuatan produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja, dan promosi penjualan produk kosmetik dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani, serta penyajian/ pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, komitmen, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan produk kosmetik bahan pangan nabati dan hewani, serta penyajian/ pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan pada pembuatan produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani daerah setempat
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani daerah setempat untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani daerah setempat dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan yang dapat digunakan sebagai karya
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya
Mengevaluasi/menguji hasil karya
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
b.Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
c.Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran






















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya usaha dan pembuatan produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusahaan (dikenal dengan istilah 6M) produk kosmetik dari bahan pangan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk kosmetik dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk
3.8 Menganalisis aspek-aspek perencanaan usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik berdasarkan pengamatan peluang usaha

4.8 Menyusun aspek perencanaan usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik

























Aspek-aspek perencanaan usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik, meliputi:
Langkah-langkah melakukan wirausaha (tujuan dan sasaran usaha, menentukan jenis produk usaha/jasa dan kualitasnya, menetapkan bentuk badan usaha, menyusun struktur organisasi, menyusun aliran proses produksi)
Memahami aliran usaha, melakukan perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP)
Melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk
Definisi dan contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing
Menghitung jasa dan produksi pembuatan
Menghitung kebutuhan (biaya produksi) dan persediaan bahan baku

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk agar dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mengumpulkan data tentang penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk melatih kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produkmelalui pengumpulan data
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing dan perhitungan pulang pokok (BEP) yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual
Mempresentasikan laporan perhitungan pulang pokok (BEP) maupun hasil pemasarans berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual untuk melatih sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Pemahaman peluang usaha dan analisis peluang usaha
Pengetahuan pemanfaatn peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan peluang wirausaha di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk usaha
Pembuatan usaha dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
4 jam pelajaran


























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang
Aspek-aspek perencanaan usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi produk kosmetik, meliputi:
Langkah-langkah melakukan wirausaha (tujuan dan sasaran usaha, menentukan jenis produk usaha/jasa dan kualitasnya, menetapkan bentuk badan usaha, menyusun struktur organisasi, menyusun aliran proses produksi)
Memahami aliran usaha, melakukan perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP)
Melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk
Definisi dan contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing
Menghitung jasa dan produksi pembuatan
Menghitung kebutuhan (biaya produksi) dan persediaan bahan baku





SILABUS MATA PELAJARAN PRAPRODUK (KERAJINAN)


Satuan Pendidikan : SMA
Kelas : XII Kerajinan
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar, menyaji dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk kerajinan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4






Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk kerajinan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya.
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha.


Memahami desain produk dan pengemasan produk kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.























































































































Produk kerajinan fungsi hias dari bahn limbah dan pengemasannya, meliputi :
Pengertian kerajinan fungsi hias dari bahan limbah (kulit telur, batok kelapa, kerang, dll) sebagai hiasan (hiasan dinding, hiasan gantung, interior/eksterior ruang, dll)
Aneka produk kerajinan dari bahan limbah sebagai fungsi hias
Fungsi hias dari produk kerajinan bahan limbah
Unsur estetika dan ergonomis produk kerajinan
Motif ragam hias pada kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Teknik pembuatan benda kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Pengemasan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Desain produk aneka produk kerajinan dari bahan limbah sebagai fungsi hias
Unsur estetika dan ergonomis, praktis dan marketable desain produk kerajinan
Peluang usaha, pengembangan ide dan resiko usaha produk kerajinan
Menganalisis keberhasilan dan kegagalan peluang usaha dan memetakan peluang usaha produk kerajinan
Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif merancang kelayakan desain produk kerajinan






























Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, pengamatan benda-benda produk kerajinan unggulan dan potensi wilayah setempat dan kemungkinan pengembangan berbasis kerajinan fungsi hias dari bahan limbah, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan produk kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka produk yang berkaitan dengan fungsi produk, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah, serta mengidentifikasi peluang usaha dan keberhasilan dan kegagalan usaha yang berkembang di sentra penjualan produk kerajinan, agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dan usaha kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang berkembang di wilayah setempat.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan produk kerajinan fungsi hias dan nilai kesejarahan, nilai spiritual dan nilai keterjualan karya kerajinan dari bahan limbah, termasuk mengidentifikasi peluang usaha dan keberhasilan dan kegagalan usaha kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur dan peninggalan kerajinan potensi wilayahnya tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah, termasuk memetakan peluang usaha dan keberhasilan dan kegagalan wirausaha produk kerajinan tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan eksperimen terhadap berbagai bahan limbah yang ada dilingkungan sekitar dan mengembangkan teknik berdasarkan sifat dan bentuk bahan yang akan digunakan sebagai produk dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan produk dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, termasuk pemetaan peluang serta keberhasilan dan kegagalan wirausaha karya kerajinan tersebut di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dan yang mempunyai nilai jual untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis peluang usaha yang ditemukan dari bahan limbah yang dapat digunakan sebagai kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Pengetahuan, peluang usaha, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah.
Aspek yang dinilai:
Apresiasi: menunjukkan unsur ergonomis, keterjualan dan potensi pengembangan
Keruntutan berpikir : melalui rekonstruksi ide penciptaan serta ,menunjukkan kelemahan dan kekurangannya
Laporan Kegiatan; mempresentasikan secara oral maupun tulisan dan gambar pengembangan ide dasar penciptaan
Perilaku; kemampuan menjelaskan secara jujur, terbuka dan bertanggungjawab hasil pembelajaran.

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan peluang usaha, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan produk kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi hasil penemuan peluang usaha kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Produk, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan peluang usaha produk kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Pembuatan usaha dan produk serta pengemasan produk kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Contoh peluang usaha kerajinan dari bahan limbah sebagai hias fungsional

Aneka bahan untuk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah(kulit telur, batok kelapa, kerang, dll).

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan desain produksi dan pengemasan produk kerajinan dari bahan limbah dengan pendekatan budaya setempat.




Menganalisis proses produksi usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.

Mendesain proses produksi usaha kerajinan fungsi hias dari berb agai bahan limbah berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya.












































Mendesain proses produksi kerajinan fungsi hias, meliputi :
Pengertian proses produksi kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang ada di lingkungan sekitar
Proses produksi pada sentra/usaha kerajinan fungsi hias (teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi kerajinan fungsi hias berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Merancang aliran proses produksi
Langkah keselamatan kerja







Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media dan artefak kerajinan setempat tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung pembuatan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang berkembang di wilayah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang aneka produk yang berkaitan dengan proses produksi pembuatan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) yang berkaitan dengan pembuatan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah untuk menemukan konsep proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang pengetahuan sumber daya dan proses produksi yang mempunyai nilai keterjualan (marketable) pembuatan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar dan aliran proses produksi (teknologi proses, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan proses produksi berproduk dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk kerajinan fungsi hias fungsi dari bahan limbah dan pengemasannya berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berproduk dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya dengan.orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan sumber daya dan proses produksi pembuatan produk dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja pada produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah di lingkungan wilayah setempat atau nusantara
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah untuk memperlihatkan kejujuran dalam berproduk.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis sumber daya kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang dapat digunakan sebagai produk kerajinan
Pengetahuan proses produksi kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuansumber daya kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dan proses produksi kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Produk, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Pembuatan produk dan pengemasan produk kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Ketepatan desain terhadap produk jadi

Produk jadi: 35%
Uji layak produk produksi
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri daloam berproduk
Disiplin dalam mengerjekan tugas sesuai denganm aturan dan keselamatan kerja
Tanggung jawab terhadap proses kerja, menyiapkan alat dan memelihara peralatan, mampu ,mengutarakan kelemhan ciptaan produk serta menerima kritik dan saran

4 jam pelajaran

































Gambar atau film sumber daya kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dan proses produksi produk kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dengan berbagai teknik berproduk.

Aneka bahan untuk kerajinan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan proses produksi pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah

Mencipta karya kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.













































Sumber daya kerajinan fungsi hias, meliputi :
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar) pada usaha kerajinan fungsi hias
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha kerajinan fungsi hias
Praktek pembuatan kerajinan fungsi hias berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan penge-masan)
Penerapan keselamatan kerja












Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media, dan hasil temuan pengamatan terhadap pembuatan dan produksi kerajinan tentang pengetahuan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan produk kerajinan hias dari bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan hias fungsional dari bahan limbah dan usaha kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang berkembang di wilayah setempat.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan, kegagalan dan keselamatan kerja, aneka produk yang berkaitan dengan fungsi produk, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan fungsi hias serta potensi jual, dari bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan konsultasi dalam berproduk dengan guru dan sumber belajar lainnya terhadap rencana pembuatan kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang ada di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Menyusun data visual tentang potensi kerajinan yang dapat dikembankan menjadi kerajinan produk masal, serta data ekonomi yang dapat diimplementadsikan ke dalam penciptaan produk desain kerajinan.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur dan pengamatan terhadap kerajinan produk di lingkunghan sekitar untuk dikembangan, tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai produk dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan produk dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pembuatan kerajinan fungsi hias dan bahan limbah.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah untuk memperlihatkan kejujuran dalam berproduk.
Menyusun bahan presentasi hasil kerajinan fungsi hias dari bahan limbah sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang kerajinan fungsi hias.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan tekstil yang dapat digunakan sebagai produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Aspek yang dinilai:
a. Produk jadi: 35%
Uji layak produk produksi
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri daloam berproduk
Disiplin dalam mengerjekan tugas sesuai denganm aturan dan keselamatan kerja
Tanggung jawab terhadap proses kerja, menyiapkan alat dan memelihara peralatan, mampu ,mengutarakan kelemhan ciptaan produk serta menerima kritik dan saran

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan produk kerajinan fungsi hias yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil produk kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Produk, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah
Pembuatan produk dan pengemasan produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50% adalah kemampuan mengolah bahan dasar menjadi produk kertajinan berdasarkan desain atau rancangan yang diajukan. Proses ini meliputi:
Ide gagasan dalam bentuk tuloisan, gambar maupun presesntasi oral.
Kreativitas kemampuan mngubah, memodifikadsi dan menciptakan hal yang baru
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur kemampuan melaksanakan gambar kerja berdasarkan desain yang diajukan
Produk jadinya 35%
Uji produk, kelayakan produk, nilainjual produk
Kemasan, kemenarikan, kepraktisan, proteksi dan kekuatan.
Kreativitas penampilan akhi9r (finishing touch)
Presentasi, ujud jadi yang mampu menarik minat
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (2 mgu x 2 jp)



































Contoh produk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah (kulit telur, batok kelapa, kerang, dll) sebagai hias fungsional (hiasan dinding, hiasan gantung, interior/eksterior ruang, dll)


Aneka bahan untuk kerajinan fungsi hias dari bahan limbah

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sumber daya kerajinan fungsi hias dari bahan limbah dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami pembuatan proposal usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah.

Membuat proposal dan mempraktekkan usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah.



























Proposal usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah meliputi:
Pengertian proposal usaha
Sitematika penyusunan proposal usaha
Membuat proposal usaha

Proposal usaha disusun berdasarkan :
Deskripsi perusahaan
Deskripsi umum
Riwayat dan dokumen
Visi, misi dan tujuan
Jenis usaha
Produk yang dihasilkan

Pasar dan pemasaran
Gambaran lingkungan usaha
Kondisi pasar (pasar sasaran, peluang pasar dan estimasi pangsa pasar)
Rencana pemasaran (Penetapan harga,strategi pemasaran dan estimasi penjualan)

Aspek produksi
Analisa lokasi usaha
Fasilitas dan peralatan produksi
Kebutuhan bahan baku
Kebutuhan tenaga kerja
Proses produksi
Kapasitas produksi
Struktur biaya produksi

Aspek keuangan
Tahapan pelaksanaan
Biaya pra investasi
Biaya investasi
Biaya pemasaran, administrasi dan umum
Sumber pembiayaan dan penggunaan dana
Proyeksi laba rugi
Proyeksi aliran kas
Analisis manfaat financial usaha




















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang pembuatan proposal usaha untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Melakukan penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural
Membuat laporan penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah yang diperolehnya
Memaparkan hasil penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Pemahaman aspek pengelolaan usaha berdasarkan analisis prospek usaha
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan prospek usaha dan pengelolaan usaha serta aspek pembuatan proposal wirausaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Produk, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah
Pembuatan usaha kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50% adalah kemampuan mengolah bahan dasar menjadi produk kertajinan berdasarkan desain atau rancangan yang diajukan. Proses ini meliputi:
Ide gagasan dalam bentuk tuloisan, gambar maupun presesntasi oral.
Kreativitas kemampuan mngubah, memodifikadsi dan menciptakan hal yang baru
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur kemampuan melaksanakan gambar kerja berdasarkan desain yang diajukan
Produk jadinya 35%
Uji produk, kelayakan produk, nilainjual produk
Kemasan, kemenarikan, kepraktisan, proteksi dan kekuatan.
Kreativitas penampilan akhir (finishing touch)
Presentasi, ujud jadi yangmampu menarik minat
Produk jadinya 35%
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

jam pelajaran (2 mgu x 2 jp



























Gambar/film/cerita tentang prospek usaha yang bergerak di bidang kerajinan khususnya kerajinan kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah


Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan pedoman pembuatan proposal produksi kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah di lingkungan setempat












Memahami desain produk dan pengemasan karya kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.


























Produk kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah, meliputi :
Pengertian desain dalam kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, makrame, tenun, tapestry, dll)
Aneka produk kerajinan fungsi pakai
Fungsi produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Unsur estetika dan ergonomis produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Motif ragam hias pada kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Teknik pembuatan benda kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Pengemasan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Peluang usaha kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah
Mengembangkan ide dan peluang usaha kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah
Menganalisis keberhasilan dan kegagalan peluang kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah
Memetakan peluang usaha kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah










Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka produk yang berkaitan dengan fungsi produk, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dan usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang berkembang di wilayah setempat.
Melakukan konsultasi dalam berproduk dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana produk yang akan dibuat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang prospek pebgelolaan usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi hias dari berbagai bahan limbah yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan menganalisa prfospek usaha dan pengelolaan usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan dalam penyusunan usaha dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan proposal usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan produk dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengelolaan proses produksi (teknologi proses, bahan, alat), dan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah untuk memperlihatkan kejujuran dalam berproduk.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan limbah tekstil yang dapat digunakan sebagai produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil produk fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Produk, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Pembuatan produk dan pengemasan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50% adalah kemampuan mengolah bahan dasar menjadi produk kertajinan berdasrkan desain atau rancangan yang diajukan. Proses ini meliputi:
Ide gagasan dalam bentuk tuloisan, gambar maupun presesntasi oral.
Kreativitas kemampuan mngubah, memodifikadsi dan menciptakan hal yang baru
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur kemampuan melaksanakan gambar kerja berdasarkan desain yang diajukan
Produk jadinya 35%
Uji produk, kelayakan produk, nilainjual produk
Kemasan, kemenarikan, kepraktisan, proteksi dan kekuatan.
Kreativitas penampilan akhi9r (finishing touch)
Presentasi, ujud jadi yangmampu menarik minat
Produk jadinya 35%
Uji produk
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Contoh produk kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, makrame, tenun, tapestry, dll).

Aneka bahan untuk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan desain produksi dan pengemasan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dengan pendekatan budaya setempat.












Menganalisis proses produksi usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.

Mendesain proses produksi usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.



























































































Mendesain proses produksi kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah, meliputi :
Pengertian proses produksi dan sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi.
Proses produksi pembuatan kerajinan fungsi pakai bahan limbah dengan berbagai teknik pembuatan benda kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Menetapkan desain proses produksi kerajinan fungsi pakai bahan limbah berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk




















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal, serta mencatat ketentuan keselamatan keraj yang harus diperhatikan.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka produk yang berkaitan dengan proses produksi pembuatan kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan sumber daya dukung dan proses produksi kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang berkembang di wilayah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru dan sumber belajar lainnya terhadap rencana produk yang akan dibuat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan sumber daya dan proses produksi pembuatan kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.


Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan proses produksi berproduk dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk kerajinan fungsi pakai fungsi dari berbagai bahan limbah dan pengemasannya berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berproduk dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya dengan.orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan produk dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.
Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan pada pembuatan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani daerah setempat
Mempresentasikan dengan tujuan unutk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah untuk memperlihatkan kejujuran dalam berproduk.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan limbah yang dapat digunakan sebagai produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Pengetahuan modifikasi, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan teknik modifikasi, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan produk kerajinan dari bahan alam yang ada di lingkungan wilayah setempat dan pengembamngannya dalam penciptaan karya sen I monumental.
Mengevaluasi/menguji hasil produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Produk, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Pembuatan produk dan pengemasan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50% adalah kemampuan mengolah bahan dasar menjadi produk kertajinan berdasrkan desain atau rancangan yang diajukan. Proses ini meliputi:
Ide gagasan dalam bentuk tuloisan, gambar maupun presesntasi oral.
Kreativitas kemampuan mngubah, memodifikadsi dan menciptakan hal yang baru
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur kemampuan melaksanakan gambar kerja berdasarkan desain yang diajukan
Produk jadinya 35%
Uji produk, kelayakan produk, nilai jual produk
Kemasan, kemenarikan, kepraktisan, proteksi dan kekuatan.
Kreativitas penampilan akhi9r (finishing touch)
Presentasi, ujud jadi yangmampu menarik minat
Produk jadinya 35%
Uji produk
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab


4 jam pelajaran


































Gambar atau film proses produksi produk kerajinan limbah fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dengan berbagai teknik berproduk.

Aneka bahan untuk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan proses produksi dan pengemasan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah.

Mencipta karya kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.


















































Sumber daya kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah, meliputi :
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar) pada usaha kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah
Praktek kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan pengemasan)

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal, serta mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka produk yang berkaitan dengan fungsi produk, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dan usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang berkembang di wilayah setempat.
Melakukan konsultasi dalam berproduk dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana produk yang akan dibuat

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerajinan fungsi pakai dari bahan limbah.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai produk dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan produk dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan pada pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah untuk memperlihatkan kejujuran dalam berproduk.
Memasarkan hasil pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka bahan limbah yang dapat digunakan sebagai produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Produk, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Pembuatan produk dan pengemasan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
a. Proses pembuatan 50% adalah kemampuan mengolah bahan dasar menjadi produk kertajinan berdasrkan desain atau rancangan yang diajukan. Proses ini meliputi:
Ide gagasan dalam bentuk tuloisan, gambar maupun presesntasi oral.
Kreativitas kemampuan mngubah, memodifikadsi dan menciptakan hal yang baru
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur kemampuan melaksanakan gambar kerja berdasarkan desain yang diajukan
Produk jadinya 35%
Uji produk, kelayakan produk, nilai jual produk
Kemasan, kemenarikan, kepraktisan, proteksi dan kekuatan.
Kreativitas penampilan akhi9r (finishing touch)
Presentasi, ujud jadi yangmampu menarik minat
Produk jadinya 35%
Uji produk
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh produk kerajinan tekstil dengan berbagai teknik (ikat celup, batik, sulam, dll).

Aneka bahan untuk kerajinan tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sumber daya produk kerajinan limbah tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Menganalisis hasil usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan kriteria keberhasilan usaha.

Menyajikan hasil evaluasi usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah berdasarkan kriteria keberhasilan usaha.



























Analisa hasil usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah.

Kinerja usaha dievaluasi berdasarkan kriteria keberhasilan usaha
Laporan keuangan
Penghitungan rasio keuangan :
Rasio Likuiditas
Rasio Rentabilitas
Rasio Solvabilitas
Teknik dan Rencana pengembangan usaha sesuai hasil evaluasi


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mengumpulkan data tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, untuk melatih kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, melalui pengumpulan data
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual
Mempresentasikan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja untuk melatih sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Analisa hasil usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Pengetahuan resiko menjalankan usaha dan kriteria pengembangan usaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan resiko usaha dan rencana pengembangan usaha dari tokoh wirausaha yang ada di lingkungan wilayah setempat
Menganalisa hasil usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Produk, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan pertunjukkan wirausaha
Pembuatan skenario kegiatan pertunjukkan
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan perilaku wirausaha dari tokoh wirausaha kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dengan tampilan menarik terhadap produk kerajinan yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses rancangan 50%
adalah kemampuan mengolah bahan dasar menjadi produk kertajinan berdasrkan desain atau rancangan yang diajukan. Proses ini meliputi:
Ide gagasan dalam bentuk tuloisan, gambar maupun presesntasi oral.
Kreativitas kemampuan mngubah, memodifikadsi dan menciptakan hal yang baru
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur kemampuan melaksanakan gambar kerja berdasarkan desain yang diajukan
Produk jadinya 35%
Uji produk, kelayakan produk, nilainjual produk
Kemasan, kemenarikan, kepraktisan, proteksi dan kekuatan.
Kreativitas penampilan akhi9r (finishing touch)
Presentasi, ujud jadi yangmampu menarik minat
teknik dan prosedur
Presentasi/pementasan 35%
Uji produk
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
jam pelajaran































Gambar/film/cerita tokoh wirausahawan yang bergerak di bidang kerajinan khususnya kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbah dalam menjalankan usaha

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan analisa hasil usaha produksi pembuatan produk kerajinan fungsi pakai dari berbagai bahan limbahdi lingkungan setempat
















SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (REKAYASA)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : XII Rekayasa
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Mengolah, menalar, menyaji dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.


Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk rekayasa di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4




Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk rekayasa dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan karya rekayasa di wilayah setempat dan lainnya dalam menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat karya rekayasa di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha


Memahami desain produk dan pengemasan karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain produk dan pengemasan karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

































Produk karya rekayasa elektronika praktis dan pengemasannya, meliputi:
Karya rekayasa elektronika praktis
Aneka jenis produk karya rekayasa elektronika praktis (rangkaian lampu berjalan otomatis, alarm, dll)
Manfaat karya rekayasa elektronika praktis
Teknik pengemasan hasil karya rekayasa elektronika praktis
Peluang usaha dan pengembangan ide peluang usaha alat elektronika praktis
Menganalisis keberhasilan dan kegagalan peluang usaha dan pemetaan peluang usaha karya rekayasa elektronika praktis















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika praktis agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis karya rekayasa elektronika praktis, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha karya rekayasa elektronika praktis di daerah setempat, serta mengidentifikasi keberhasilan dan kegagalan peluang usahanya sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk karya rekayasa elektronika praktis untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika praktis di sentra usaha pembuatan atau penjualan daerah setempat, termasuk mengidentifikasi peluang usaha, dan keberhasilan dan kegagalan peluang usaha agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika praktis, termasuk memetakan peluang usaha, dan keberhasilan dan kegagalan peluang usaha karya rekayasa elektronika praktis di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk desain produk karya rekayasa elektronika praktis dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika praktis yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika praktis, termasuk pemetaan peluang, serta keberhasilan dan kegagalan wirausaha rekayasa di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) karya rekayasa elektronika praktis untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa elektronika praktis di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika praktis
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis karya rekayasa elektronika praktis di wilayah setempat dan langkah-langkah merangkainya, menunjukkan standar produk karya rekayasa elektronika praktis .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan karya rekayasa elektronika praktis .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil karya rekayasa elektronika praktis
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika praktis dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan produk karya rekayasa elektronika praktis

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk karya rekayasa elektronika praktis yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan karya rekayasa elektronika praktis dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha/pembuatan tentang desain produk dan pengemasaan karya rekayasa elektronika praktis , meliputi:
Karya rekayasa elektronika praktis
Aneka jenis produk karya rekayasa elektronika praktis (rangkaian lampu berjalan otomatis, alarm, dll)
Manfaat karya rekayasa elektronika praktis
Teknik pengemasan hasil karya rekayasa elektronika praktis
Peluang usaha dan pengembangan ide peluang usaha alat elektronika praktis
Menganalisis keberhasilan dan kegagalan peluang usaha dan pemetaan peluang usaha karya rekayasa elektronika praktis
























3.3 Menganalisis proses produksi usaha rekayasa elektronika praktis di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

Mendesain proses produksi karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya































Mendesain proses produksi karya rekayasa elektronika praktis, meliputi:
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (standar produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa)
Proses produksi pada sentra/ usaha karya rekayasa elektronika praktis (teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Merancang aliran proses produksi
Menetapkan desain proses produksi karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung pembuatan karya rekayasa elektronika praktis agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat) karya rekayasa elektronika praktis yang berkembang di tempat produksi rekayasa setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) aliran proses produksi (teknik, bahan, alat) karya rekayasa elektronika praktis untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat) dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung pembuatan karya rekayasa elektronika praktis, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan karya rekayasa elektronika praktis yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa elektronika praktis yang ada di daerah setempat, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa elektronika praktis, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi karya rekayasa elektronika praktis untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa elektronika praktis/pembuatan di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi karya rekayasa elektronika praktis
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) karya rekayasa elektronika praktis di wilayah setempat dan langkah-langkah merangkainya, menunjukkan standar produk karya rekayasa elektronika praktis .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi karya rekayasa elektronika praktis .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi karya rekayasa elektronika praktis
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi karya rekayasa elektronika praktis dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk karya rekayasa elektronika praktis

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk karya rekayasa elektronika praktis yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi karya rekayasa elektronika praktis
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran

























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain proses produksi karya rekayasa elektronika praktis , meliputi:
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (standar produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa)
Proses produksi pada sentra/ usaha karya rekayasa elektronika praktis (teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Merancang aliran proses produksi
Menetapkan desain proses produksi karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja













3.2 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha rekayasa elektronika praktis

Membuat karya rekayasa elektronika praktis yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai dengan teknik dan prosedur



























































Sumberdaya karya rekayasa elektronika praktis , meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha karya rekayasa elektronika praktis
Praktek karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/ manusia, Money/ uang, Material/ bahan, Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Menerapkan keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang kebutuhan sumberdaya usaha karya rekayasa elektronika praktis agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan, kebutuhan sumberdaya usaha dan keselamatan kerja usaha karya rekayasa elektronika praktis yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan, kegagalan dan keselamatan kerja pembuatan karya rekayasa elektronika praktis agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekan karya rekayasa elektronika praktis dengan mempertimbangkan keberhasilan, kegagalan dan keselamatan kerja praktek sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, dan keselamatan kerja pembuatan karya rekayasa elektronika praktis yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja karya rekayasa elektronika praktis

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, dan keselamatan kerja pembuatan karya rekayasa elektronika praktis yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Merekonstruksi kinerja karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha karya rekayasa elektronika praktis, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pembuatan karya rekayasa elektronika praktis di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek karya rekayasa elektronika praktis untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek karya rekayasa elektronika praktis dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa elektronika praktis di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa elektronika praktis
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa elektronika praktis di wilayah setempat dan langkah-langkah merangkainya, menunjukkan standar produk karya rekayasa elektronika praktis .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan karya rekayasa elektronika praktis .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa elektronika praktis
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa elektronika praktis dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan karya rekayasa elektronika praktis

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa elektronika praktis yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk rekayasa dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan karya rekayasa elektronika praktis
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan rekayasa
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran






































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumberdaya karya rekayasa elektronika praktis meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha karya rekayasa elektronika praktis
Praktek karya rekayasa elektronika praktis berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/ manusia, Money/ uang, Material/ bahan, Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Menerapkan keselamatan kerja




Memahami pembuatan proposal usaha rekayasa elektronika praktis

Membuat proposal dan mempraktikkan usaha rekayasa elektronika praktis



Usaha karya elektronika praktis
























Proposal usaha karya rekayasa elektronika praktis meliputi:
Pengertian proposal usaha
Sitematika penyusunan proposal usaha
Membuat proposal usaha

Proposal usaha disusun berdasarkan :
Deskripsi perusahaan
Deskripsi umum
Riwayat dan dokumen
Visi, misi dan tujuan
Jenis usaha
Produk yang dihasilkan

Pasar dan pemasaran
Gambaran lingkungan usaha
Kondisi pasar (pasar sasaran, peluang pasar dan estimasi pangsa pasar)
Rencana pemasaran (Penetapan harga,strategi pemasaran dan estimasi penjualan)

Aspek produksi
Analisa lokasi usaha
Fasilitas dan peralatan produksi
Kebutuhan bahan baku
Kebutuhan tenaga kerja
Proses produksi
Kapasitas produksi
Struktur biaya produksi

Aspek keuangan
Tahapan pelaksanaan
Biaya pra investasi
Biaya investasi
Biaya pemasaran, administrasi dan umum
Sumber pembiayaan dan penggunaan dana
Proyeksi laba rugi
Proyeksi aliran kas
Analisis manfaat financial usaha





Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha karya elektronika praktis agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha karya elektronika praktis sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha karya elektronika praktis agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang pembuatan proposal usaha untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha karya elektronika praktis agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Melakukan penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha usaha karya elektronika praktis

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha karya elektronika praktis untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha karya elektronika praktis yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural
Membuat laporan penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha karya elektronika praktis

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha karya elektronika praktis yang diperolehnya
Memaparkan hasil penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha karya elektronika praktis
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa elektronika praktis/pembuatan di daerah setempat tentang isi dan sitematika proposal usaha
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang sistematika isi proposal usaha karya rekayasa elektronika praktis
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang sistematika isi proposal
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pembuatan proposal dan sistematika proposal dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran




























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha/pembuatan tentang
Proposal usaha karya rekayasa elektronika praktis meliputi:
Pengertian proposal usaha
Sitematika penyusunan proposal usaha
Membuat proposal usaha

Proposal usaha disusun berdasarkan :
Deskripsi perusahaan
Deskripsi umum
Riwayat dan dokumen
Visi, misi dan tujuan
Jenis usaha
Produk yang dihasilkan

Pasar dan pemasaran
Gambaran lingkungan usaha
Kondisi pasar (pasar sasaran, peluang pasar dan estimasi pangsa pasar)
Rencana pemasaran (Penetapan harga,strategi pemasaran dan estimasi penjualan)

Aspek produksi
Analisa lokasi usaha
Fasilitas dan peralatan produksi
Kebutuhan bahan baku
Kebutuhan tenaga kerja
Proses produksi
Kapasitas produksi
Struktur biaya produksi

Aspek keuangan
Tahapan pelaksanaan
Biaya pra investasi
Biaya investasi
Biaya pemasaran, administrasi dan umum
Sumber pembiayaan dan penggunaan dana
Proyeksi laba rugi
Proyeksi aliran kas
Analisis manfaat financial usaha




Memahami desain produk dan pengemasan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.5 Mendesain produk dan pengemasan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya



Desain produk dan pengemasan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis dan pengemasannya, meliputi:
Karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Aneka jenis produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis (robot linefollower, pemadam api, dll)
Manfaat rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Teknik pengemasan hasil karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Menetapkan desain dan pengemasan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis

















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis pembuatan alat elektronika dengan kendali otomatis, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis/pembuatan di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis di sentra usaha pembuatan atau penjualan di daerah setempat, serta tentang keberhasilan dan kegagalan usaha rekayasa tersebut agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan karya tersebut di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pelaksananaan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis/pembuatan di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk pembuatan alat elektronika dengan kendali otomatis
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis pembuatan alat elektronika dengan kendali otomatis di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (2 mgu x 2 jp)



































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang Desain produk dan pengemasan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis dan pengemasannya, meliputi:
Karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Aneka jenis produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis (robot linefollower, pemadam api, dll)
Manfaat rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Teknik pengemasan hasil karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Menetapkan desain dan pengemasan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis




















Menganalisis proses produksi usaha rekayasa elektronika dengan kendali otomatis di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

4.6 Mendesain prosesproduksi karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkaryadengan pendekatan budaya setempat dan lainnya





























Mendesain proses produksi karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis , meliputi:
Pengelolaan proses produksi (teknologi proses yang akan/dapat dipergunakan termasuk sarana daan prasarana)
Proses produksi pada sentra/usaha karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) dan mengidentfikasi keselamatan kerja pada karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan standar proses produksi (teknik, bahan, alat), pengelolaan proses produksi dan mengidentifkasi keselamatan kerja pada karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang berkembang di tempat produksi rekayasa /pembuatan setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja pada pembuatan karya rekayasa eletronika dengan kendali otomatis serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknologi proses, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada praktek rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang ada di daerah setempat, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan keselamatan kerja pada karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis/pembuatan di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi pembuatan alat elektronika dengan kendali otomatis
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) pembuatan alat elektronika dengan kendali otomatis di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (2 mgu x 2 jp)




Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang Mendesain proses produksi karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis , meliputi:
Pengelolaan proses produksi (teknologi proses yang akan/dapat dipergunakan termasuk sarana daan prasarana)
Proses produksi pada sentra/usaha karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja



3.6 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha rekayasa elektronika dengan kendali otomatis

4.7 Membuat karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur


















Sumberdaya karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis , meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha (dikenal dengan istilah 6M) karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Praktek karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
Perencanaan promosi dan penjualan produk

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang usaha karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan pentingnya faktor komitmen yang timbul dari motivasi internal, serta mencatat ketentuan keselamatan keraj yang harus diperhatikan.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha, keselamatan kerja dan promosi pada pembuatan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko, keberhasilan dan kegagalan, dan keselamatan kerja pada pembuatan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekkan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan produk pada pembuatan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja, dan promosi penjualan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Merekonstruksi kinerja karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan pada pembuatan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis/pembuatan di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa elektronika praktis
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan pembuatan alat elektronika dengan kendali otomatis di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk rekayasa dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan rekayasa
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran





















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha/pembuatan tentang sumberdaya karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha (dikenal dengan istilah 6M) karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis
Praktek karya rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
Perencanaan promosi dan penjualan produk

3.8 Menganalisis hasil usaha rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan kriteria keberhasilan usaha

4.8 Menyajikan hasil evaluasi usaha rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan kriteria keberhasilan usaha


Analisa hasil usaha rekayasa elektronika dengan kendali otomatis berdasarkan keberhasilan usaha.

Kinerja usaha dievaluasi berdasarkan kriteria keberhasilan usaha
Laporan keuangan
Penghitungan rasio keuangan :
Rasio Likuiditas
Rasio Rentabilitas
Rasio Solvabilitas
Teknik dan Rencana pengembangan usaha sesuai hasil evaluasi
















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mengumpulkan data tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, untuk melatih kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, melalui pengumpulan data
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual
Mempresentasikan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja untuk melatih sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha pembuatan alat elektronika dengan kendali otomatis/pembuatan di daerah setempat tentang keberhasilan usaha dan kriteria keberhasilan usaha Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang keberhasilan usaha dan kriteria keberhasilan usaha
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang keberhasilan usaha dan kriteria keberhasilan usaha

Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan hasil analisis dan evaluasi keberhasilan usaha dan kriteria keberhasilan usaha dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran













Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha/pembuatan tentang keberhasilan usaha dan kriteria keberhasilan usaha:
Analisa hasil usaha rekayasa elektronika dengan kendali otomatis.

Kinerja usaha dievaluasi berdasarkan kriteria keberhasilan usaha
Laporan keuangan
Penghitungan rasio keuangan :
Rasio Likuiditas
Rasio Rentabilitas
Rasio Solvabilitas
Teknik dan Rencana pengembangan usaha sesuai hasil evaluasi







SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (BUDIDAYA)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : XII Budidaya
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Mengolah, menalar, menyaji dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk budidaya di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4








Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk budidaya dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk budidaya di wilayah setempat dan lainnya dalam menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan melaksanakan kegiatan budidaya di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha


3.1 Memahami desain produk dan pengemasan hasil budidaya ternak unggas petelur berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.1 Mendesain produk dan pengemasan hasil budidaya ternak unggas petelur berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya





















Produk budidaya ternak unggas petelur dan pengemasannya, meliputi:
Budidaya ternak unggas petelur
Aneka jenis produk budidaya ternak unggas petelur (itik, bebek, ayam puyuh)
Manfaat unggas petelur
Teknik pengemasan hasil budidaya ternak unggas petelur
Peluang usaha dan pengembangan ide budidaya unggas petelur
Menganalisis keberhasilan dan kegagalan peluang usaha dan memetakan budidaya ternak unggas petelur













Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya ternak unggas petelur agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis ternak unggas petelur , manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha budidaya ternak unggas petelur di daerah setempat, serta mengidentifikasi keberhasilan dan kegagalan peluang usaha yang berkembang di sentra usaha peternakan sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk budidaya ternak unggas petelur untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk budidaya ternak unggas petelur, termasuk mengidentifikasi peluang usaha dan ekberhasilan dan kegagalan wirausaha di sentra usaha peternakan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya ternak unggas petelur, termasuk memetakan peluang usaha dan keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya ternak di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk desain produk budidaya ternak unggas petelur dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya ternak unggas petelur yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya ternak unggas petelur, termasuk pemetaan peluang serta keberhasilan dan kegagalan wirausaha wirausaha budidaya ternak di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) budidaya ternak unggas petelur untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya ternak unggas petelur di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk ternak unggas petelur
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis ternak unggas petelur di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya ternak unggas petelur .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan budidaya ternak unggas petelur .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil budidaya ternak unggas petelur
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk budidaya ternak unggas petelur dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya ternak unggas petelur berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan produk budidaya ternak unggas petelur

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk budidaya ternak unggas petelur yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan budidaya ternak unggas petelur dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha/peternakan tentang desain produk dan pengemasaan budidaya ternak unggas petelur , meliputi:
Ternak unggas petelur
Aneka jenis produk budidaya ternak unggas petelur (itik, bebek, ayam puyuh)
Manfaat ternak unggas petelur
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil budidaya ternak unggas petelur
Peluang usaha budidaya unggas petelur
Mengembangkan ide dan peluang usaha budidaya ternak unggas petelur
Menganalisis keberhasilan dan kegagalan peluang usaha budidaya ternak unggas petelur
Memetakan peluang usaha budidaya ternak unggas petelur
























3.3 Menganalisis proses produksi budidaya ternak unggas petelur di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

Mendesain proses produksi usaha budidaya ternak unggas petelur berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya












Mendesain proses produksi budidaya ternak unggas petelur, meliputi:
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (standar produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa)
Proses produksi pada sentra/usaha budidaya ternak unggas petelur (teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Merancang aliran proses produksi
Menetapkan desain proses produksi budidaya ternak unggas petelur berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung budidaya ternak unggas petelur agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya ternak unggas petelur yang berkembang di tempat produksi budidaya setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) aliran proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya ternak unggas petelur untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat) dan mengidentifikasi keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung budidaya ternak unggas petelur, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan hasil identfikasi keselamatan kerja budidaya ternak unggas petelur yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat) dan ketentuan keselamatan kerja budidaya ternak unggas petelur berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya ternak unggas petelur yang ada di daerah setempat, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya ternak unggas petelur, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi budidaya ternak unggas petelur untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya ternak unggas petelur/peternakan di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi ternak unggas petelur
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) ternak unggas petelur di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya ternak unggas petelur .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi budidaya ternak unggas petelur .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi budidaya ternak unggas petelur
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi budidaya ternak unggas petelur dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya ternak unggas petelur berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk budidaya ternak unggas petelur

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk budidaya ternak unggas petelur yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi budidaya ternak unggas petelur
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

jam pelajaran

























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain proses produksi budidaya ternak unggas petelur , meliputi:
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (standar produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa)
Proses produksi pada sentra/usaha budidaya ternak unggas petelur (teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Merancang aliran proses produksi
Menetapkan desain proses produksi budidaya ternak unggas petelur berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja













Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha budidaya ternak unggas petelur

4.3 Mempraktikan usaha budidaya ternak unggas petelur yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur































Sumberdaya usaha budidaya ternak unggas petelur , meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha budidaya ternak unggas petelur
Praktek budidaya ternak unggas petelur berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan penge-masan)
Menerapkan keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengolahan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya ternak unggas petelur agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan dengan pembuatan, kebutuhan sumberdaya usaha dan keselamatan kerja budidaya ternak unggas petelur yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan, kegagalan dan keselamatan kerja budidaya ternak unggas petelur agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekan budidaya ternak unggas petelur dengan mempertimbangkan keberhasilan, kegagalan dan keselamatan kerja sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja budidaya ternak unggas petelur yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja budidaya ternak unggas petelur

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja budidaya ternak unggas petelur yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Merekonstruksi kinerja budidaya ternak unggas petelur berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya dalam usaha budidaya ternak unggas petelur,yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja usaha budidaya ternak unggas petelur di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek budidaya ternak unggas petelur untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek budidaya ternak unggas petelur dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya ternak unggas petelur di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya ternak unggas petelur
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan ternak unggas petelur di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya ternak unggas petelur .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan budidaya ternak unggas petelur .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya ternak unggas petelur
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya ternak unggas petelur dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya ternak unggas petelur berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan budidaya ternak unggas petelur

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya ternak unggas petelur yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk budidaya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan budidaya ternak unggas petelur
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan budidaya
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran






































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang Sumberdaya usaha budidaya ternak unggas petelur , meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha budidaya ternak unggas petelur
Praktek budidaya ternak unggas petelur berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Menerapkan keselamatan kerja




3.4 Memahami pembuatan proposal usaha budidaya ternak unggas petelur

4.4 Mengevaluasi proposal usaha dan mempraktikkan usaha budidaya ternak unggas petelur




















Proposal usaha budidaya ternak unggas petelur meliputi:
Pengertian proposal usaha
Sitematika penyusunan proposal usaha
Membuat proposal usaha

Proposal usaha disusun berdasarkan :
Deskripsi perusahaan
Deskripsi umum
Riwayat dan dokumen
Visi, misi dan tujuan
Jenis usaha
Produk yang dihasilkan

Pasar dan pemasaran
Gambaran lingkungan usaha
Kondisi pasar (pasar sasaran, peluang pasar dan estimasi pangsa pasar)
Rencana pemasaran (Penetapan harga,strategi pemasaran dan estimasi penjualan)

Aspek produksi
Analisa lokasi usaha
Fasilitas dan peralatan produksi
Kebutuhan bahan baku
Kebutuhan tenaga kerja
Proses produksi
Kapasitas produksi
Struktur biaya produksi

Aspek keuangan
Tahapan pelaksanaan
Biaya pra investasi
Biaya investasi
Biaya pemasaran, administrasi dan umum
Sumber pembiayaan dan penggunaan dana
Proyeksi laba rugi
Proyeksi aliran kas
Analisis manfaat financial usaha




Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha budidaya ternak unggas petelur agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha budidaya ternak unggas petelur sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha budidaya ternak unggas petelur agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang pembuatan proposal usaha untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha budidaya ternak unggas petelur agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Melakukan penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha budidaya ternak unggas petelur untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha budidaya ternak unggas petelur yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural
Membuat laporan penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha budidaya ternak unggas petelur

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada usaha budidaya ternak unggas petelur yang diperolehnya
Memaparkan hasil penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha budidaya ternak unggas petelur
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha ternak unggas petelur/peternakan di daerah setempat tentang isi dan sitematika proposal usaha
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang sistematika isi proposal usaha budidaya ternak unggas petelur
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang sistematika isi proposal
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pembuatan proposal dan sistematika proposal dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha/peternakan tentang
Proposal usaha budidaya ternak unggas petelur meliputi:
Pengertian proposal usaha
Sitematika penyusunan proposal usaha
Membuat proposal usaha

Proposal usaha disusun berdasarkan :
Deskripsi perusahaan
Deskripsi umum
Riwayat dan dokumen
Visi, misi dan tujuan
Jenis usaha
Produk yang dihasilkan

Pasar dan pemasaran
Gambaran lingkungan usaha
Kondisi pasar (pasar sasaran, peluang pasar dan estimasi pangsa pasar)
Rencana pemasaran (Penetapan harga,strategi pemasaran dan estimasi penjualan)

Aspek produksi
Analisa lokasi usaha
Fasilitas dan peralatan produksi
Kebutuhan bahan baku
Kebutuhan tenaga kerja
Proses produksi
Kapasitas produksi
Struktur biaya produksi

Aspek keuangan
Tahapan pelaksanaan
Biaya pra investasi
Biaya investasi
Biaya pemasaran, administrasi dan umum
Sumber pembiayaan dan penggunaan dana
Proyeksi laba rugi
Proyeksi aliran kas
Analisis manfaat financial usaha

3.5 Memahami desain produk dan pengemasan hasil budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.5 Mendesain produk dan pengemasan hasil budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya
















































































Desain produk danProduk budidaya ternak unggas pedaging dan pengemasannya, meliputi:
Pengertian Ternak unggas pedaging
Aneka jenis produk budidaya ternak unggas pedaging (ayam. Mandalung/tiktok, bebek, itik)
Manfaat ikan hias
Teknik pengemasan hasil budidaya ternak unggas pedaging
Menetapkan desain dan pengemasan hasil budidaya ternak
















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya ternak unggas pedaging agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis ternak unggas pedaging, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha budidaya ternak unggas pedaging/peternakan di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk budidaya ternak unggas pedaging untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk budidaya ternak unggas pedaging di sentra usaha peternakan atau penjualan di daerah setempat, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha produk budidaya tersebut agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya ternak unggas pedaging, serta tentang keberhasilan dan kegagalan usaha produk budidaya tersebut yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pelaksananaan budidaya ternak unggas pedaging dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya ternak unggas pedaging yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya ternak unggas pedaging, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya tersebut yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) budidaya ternak unggas pedaging untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya ternak unggas pedaging/peternakan di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk ternak unggas pedaging
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis ternak unggas pedaging di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya ternak unggas pedaging.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan budidaya ternak unggas pedaging.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil budidaya ternak unggas pedaging
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk budidaya ternak unggas pedaging dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk budidaya ternak unggas pedaging

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk budidaya ternak unggas pedaging yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan budidaya ternak unggas pedaging dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang Desain produk danProduk budidaya ternak unggas pedaging dan pengemasannya, meliputi:
Pengertian Ternak unggas pedaging
Aneka jenis produk budidaya ternak unggas pedaging (ayam. Mandalung/tiktok, bebek, itik)
Manfaat ikan hias
Teknik pengemasan hasil budidaya ternak unggas pedaging
Menetapkan desain dan pengemasan hasil budidaya ternak





















3.7 Menganalisis proses produksi usaha budidaya ternak unggas pedaging di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

4.6 Mendesain proses produksi usaha budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya



Mendesain proses produksi budidaya ternak unggas pedaging , meliputi:
Pengelolaan proses produksi (teknologi proses yang akan/dapat dipergunakan termasuk sarana dan prasarana)
Proses produksi pada sentra/usaha budidaya ternak unggas pedaging(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) dan mengidentifikasi keselamatan kerja pada budidaya ternak unggas pedaging agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), pengelolaan proses produksi dan ketentuan keselaamtan kerja pada budidaya ternak unggas pedaging yang berkembang di tempat produksi budidaya/peternakan setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya ternak unggas pedaging untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya ternak unggas pedaging, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya ternak unggas pedaging yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) dan ketentuan keselamatan kerja pada budidaya ternak unggas pedaging yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan keselamatan kerja pada budidaya ternak unggas pedaging, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi budidaya ternak unggas pedaging untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.




Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya ternak unggas pedaging/peternakan di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi ternak unggas pedaging
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) ternak unggas pedaging di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya ternak unggas pedaging.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi budidaya ternak unggas pedaging.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi budidaya ternak unggas pedaging
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi budidaya ternak unggas pedaging dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk budidaya ternak unggas pedaging

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk budidaya ternak unggas pedaging yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi budidaya ternak unggas pedaging
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran
















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang Mendesain proses produksi budidaya ternak unggas pedaging , meliputi:
Pengelolaan proses produksi (teknologi proses yang akan/dapat dipergunakan termasuk sarana dan prasarana)
Proses produksi pada sentra/usaha budidaya ternak unggas pedaging(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha budidaya ternak unggas pedaging

4.7 Mempraktikan budidaya ternak unggas pedaging yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.


























Sumberdaya usaha budidaya ternak unggas pedaging , meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha budidaya ternak unggas pedaging (dikenal dengan istilah 6M)
Praktek budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang usaha budidaya ternak unggas pedaging sehingga dapt memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan pentingnya faktor komitmen yang timbul dari motivasi internal, serta mencatat ketentuan keselamatan keraj yang harus diperhatikan.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan, kebutuhan sumberdaya usaha, keselamatan kerja dan promosi pada budidaya ternak unggas pedaging yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan dan ekgagalan dan keselamatan kerja pada usaha budidaya ternak unggas pedaging agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekkan budidaya ternak unggas pedaging sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan hasil budidaya ternak unggas petelur yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja budidaya ternak unggas pedaging

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan hasil budidaya ternak unggas pedaging yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Merekonstruksi kinerja budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan budidaya ternak unggas pedaging, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan pada budidaya ternak unggas pedaging di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek budidaya ternak unggas pedaging untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek budidaya ternak unggas pedaging dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya ternak unggas pedaging/peternakan di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya ternak unggas petelur
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan ternak unggas pedaging di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya ternak unggas pedaging.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan budidaya ternak unggas pedaging.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya ternak unggas pedaging
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya ternak unggas pedaging dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan budidaya ternak unggas pedaging

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya ternak unggas pedaging yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk budidaya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan budidaya ternak unggas pedaging
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan budidaya
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha/peternakan tentang Sumberdaya usaha budidaya ternak unggas pedaging , meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha budidaya ternak unggas pedaging (dikenal dengan istilah 6M)
Praktek budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk

3.8 Menganalisis hasil usaha budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan kriteria keberhasilan usaha
4.8 Menyajikan hasil evaluasi usaha budidaya ternak unggas pedaging berdasarkan kriteria keberhasilan usaha






























Analisa hasil usaha pengolahan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani.

Kinerja usaha dievaluasi berdasarkan kriteria keberhasilan usaha
Laporan keuangan
Penghitungan rasio keuangan :
Rasio Likuiditas
Rasio Rentabilitas
Rasio Solvabilitas
Teknik dan Rencana pengembangan usaha sesuai hasil evaluasi

















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mengumpulkan data tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, untuk melatih kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, melalui pengumpulan data
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual
Mempresentasikan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja untuk melatih sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha ternak unggas pedaging/peternakan di daerah setempat tentang keberhasilan usaha dan kriteria keberhasilan usaha
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang keberhasilan usaha dan kriteria keberhasilan usaha
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang keberhasilan usaha dan kriteria keberhasilan usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan hasil analisis dan evaluasi keberhasilan usaha dan kriteria keberhasilan usaha dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran













Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha/peternakan tentang keberhasilan usaha dan kriteria keberhasilan usaha:
Hasil usaha budidaya ternak unggas pedaging
Kriteria keberhasilan usaha:
Mampu membuat rasio keuangan
Ratio neraca
Ratio laporan laba dan rugi
Ratio antar laporan
Ratio likwiditas
Ratio leverage
Ratio aktivitas
Ratio profitibilitas
Mampu menyusun laporan
Laporan manajemen
Laporan kinerja perusahaan (keuangan)

Menyusun rencana pengembangan usaha





SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (PENGOLAHAN)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : XII Pengolahan
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4



Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk pengolahan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
2.3 Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha


3.1 Memahami desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.1 Mendesain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya





















Desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi, meliputi:
Pengertian makanan khas daerah yang dimodifikasi
Aneka jenis produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani yang dimodifikasi
Kandungan pada produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati hewani
Manfaat, kegunaan ataupun tradisi budaya yang terkandung pada produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi
Penyajian dan pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani
Peluang usaha dan pengembangan ide pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi
Menganalisis keberhasilan dan kegagalan peluang usaha dan memetakan peluang usaha pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi
















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, kandungan, manfaat,kegunaan serta penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis produk, kandungan, manfaat,kegunaan serta penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, serta mengidentifikasi keberhasilan dan kegagalan peluang usaha yang berkembang di sentra penjualan pengolahan pangan sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dam terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, termasuk mengidentifikasi peluang usaha dan keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di sentra penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, termasuk memetakan peluang usaha, dan keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di sentra penjualan di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Melakukan ekperimen terhadap berbagai bahan nabati dan hewani, serta teknik yang akan digunakan pada pembuatan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, termasuk pemetaan peluang, serta keberhasilan dan kegagalan wirausaha produk pengolahan di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Studi dokumen, dan menggali informasi/diskusi tentang pengertian, jenis produk, kandungan, manfaat, kegunaan serta penyajian/pengemasan produk pengolahan
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi pengetahuan
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang diimplementasikan dalam pembuatan desain produk/karya dan pengemasan.
Penyusunan laporan hasil kerja kelompok/individu.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya
Mengevaluasi/menguji hasil karya
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi pembuatan karya berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk
Kreativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik
Aspek yang dinilai
a.Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
b. Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
c. Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pembuatan makanan khas daerah yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Pengertian makanan khas daerah yang dimodifikasi
Aneka jenis produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati dan hewani yang dimodifikasi
Kandungan pada produk makanan khas daerah setempat dari bahan nabati hewani
Manfaat, kegunaan ataupun tradisi budaya yang terkandung pada produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi
Penyajian dan pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani
Peluang usaha dan pengembangan ide pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi
Menganalisis keberhasilan dan kegagalan peluang usaha dan memetakan peluang usaha pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi























3.3 Menganalisis proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

4.2 Mendesain prosesproduksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya













Mendesain proses produksi makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (Standar Produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa
Proses produksi pada sentra/ perusahaan produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Merancang aliran proses produksi
Menetapkan desain proses produksi makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Langkah keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualtas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung pembuatan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) yang berkaitan pembuatan produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan mengidentifikasi keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung pembuatan produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan hasil identifikasi keselamatan kerja yang berkaitan dengan produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat atau nusantara.

Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja pada produk pengolahan makanan khas daerah yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat, serta penyajian/ pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar dan aliran proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis sumber daya
Pengetahuan proses produksi
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan sumber daya yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan terhadap karya yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab


4 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (Standar Produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa
Proses produksi pada sentra/ perusahaan produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Merancang aliran proses produksi
Menetapkan desain proses produksi makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/pengemasan)
Langkah keselamatan kerja














3.2 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi

4.3 Mencipta pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur






















































































Sumberdaya perusahaan dan pembuatan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan penge-masan)
Menerapkan keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang kebutuhan sumberdaya usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan menunjukkan motivasi internal untuk mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan, kebutuhan sumberdaya usaha dan keselamatan kerja produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan, kegagalan, dan keselamatan kerja pembuatan produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani dengan mempertimbangkan keberhasihan, kegagalan dan keselamatan kerja pembuatan sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pembuatan produk pengolahan makanan khas daerah yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pembuatan produk pengolahan makanan khas daerah yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah setempat
Membuat makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, serta penyajian/pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya dalam pembuatan produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani dan penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pembuatan produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk pengolahan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan yang dapat digunakan sebagai karya
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya
Mengevaluasi/menguji hasil karya
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran





































Buku pelajaran, buku referensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya perusahaan dan pembuatan makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk makanan khas daerah setempat yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan pengemasan)
Menerapkan keselamatan kerja



3.4 Memahami pembuatan proposal usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi

4.4 Mengevaluasi proposal dan mempraktikkan usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi




















Proposal usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi meliputi:
Pengertian proposal usaha
Sitematika penyusunan proposal usaha
Membuat proposal usaha

Proposal usaha disusun berdasarkan :
Deskripsi perusahaan
Deskripsi umum
Riwayat dan dokumen
Visi, misi dan tujuan
Jenis usaha
Produk yang dihasilkan

Pasar dan pemasaran
Gambaran lingkungan usaha
Kondisi pasar (pasar sasaran, peluang pasar dan estimasi pangsa pasar)
Rencana pemasaran (Penetapan harga,strategi pemasaran dan estimasi penjualan)

Aspek produksi
Analisa lokasi usaha
Fasilitas dan peralatan produksi
Kebutuhan bahan baku
Kebutuhan tenaga kerja
Proses produksi
Kapasitas produksi
Struktur biaya produksi

Aspek keuangan
Tahapan pelaksanaan
Biaya pra investasi
Biaya investasi
Biaya pemasaran, administrasi dan umum
Sumber pembiayaan dan penggunaan dana
Proyeksi laba rugi
Proyeksi aliran kas
Analisis manfaat financial usaha























Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang pembuatan proposal usaha untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Melakukan penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural
Membuat laporan penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian proposal usaha, sistematika proposal usaha (deskripsi perusahaan, pasar dan pemasaran, aspek produksi dan aspek keuangan) pada pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi yang diperolehnya
Memaparkan hasil penghitungan permodalan dan pembiayaan usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang dimodifikasi



Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Pemahaman peluang usaha dan analisis peluang usaha
Pengetahuan pemanfaatn peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan peluang wirausaha di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk usaha
Pembuatan usaha dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
4 jam pelajaran




























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang proposal usaha, meliputi:
Pengertian proposal usaha
Sitematika penyusunan proposal usaha
Membuat proposal usaha

Proposal usaha disusun berdasarkan :
Deskripsi perusahaan
Deskripsi umum
Riwayat dan dokumen
Visi, misi dan tujuan
Jenis usaha
Produk yang dihasilkan

Pasar dan pemasaran
Gambaran lingkungan usaha
Kondisi pasar (pasar sasaran, peluang pasar dan estimasi pangsa pasar)
Rencana pemasaran (Penetapan harga,strategi pemasaran dan estimasi penjualan)

Aspek produksi
Analisa lokasi usaha
Fasilitas dan peralatan produksi
Kebutuhan bahan baku
Kebutuhan tenaga kerja
Proses produksi
Kapasitas produksi
Struktur biaya produksi

Aspek keuangan
Tahapan pelaksanaan
Biaya pra investasi
Biaya investasi
Biaya pemasaran, administrasi dan umum
Sumber pembiayaan dan penggunaan dana
Proyeksi laba rugi
Proyeksi aliran kas
Analisis manfaat financial usaha

3.5 Memahami desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.5 Mendesain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan berdasarkan konsep berkarya dan peluang usahadengan pendekatan budaya setempat dan lainnya


















Desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan, meliputi
Pengertian bahan pangan nabati dan hewani, serta produk kesehatan
Beberapa jenis bahan pangan nabati dan hewani yang dapat dibuat produk kesehatan
Manfaat dan kandungan bahan pangan nabati dan hewani sebagai produk kesehatan
Pengemasan produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani
Kemasan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan kandungan serta penyajian/pengemasan produk kesehatan dari pengolahan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan jenis, manfaat dan kandungan, serta penyajian ataupun pengemasan produk kesehatan dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk keseahatan dari bahan pangan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, proses pengolahan dan penyajian/pengemasan produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Studi dokumen, dan menggali informasi/diskusi tentang pengertian, jenis produk, kandungan, manfaat, kegunaan serta penyajian/pengemasan produk pengolahan
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi pengetahuan
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang diimplementasikan dalam pembuatan desain produk/karya dan pengemasan.
Penyusunan laporan hasil kerja kelompok/individu.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya
Mengevaluasi/menguji hasil karya
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi pembuatan karya berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk
Kreativitas bentuk laporan Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik
Aspek yang dinilai
a.Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
b.Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
c.Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran






















Buku pelajaran, buku referensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan, meliputi
Pengertian bahan pangan nabati dan hewani, serta produk kesehatan
Beberapa jenis bahan pangan nabati dan hewani yang dapat dibuat produk kesehatan
Manfaat dan kandungan bahan pangan nabati dan hewani sebagai produk kesehatan
Pengemasan produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani
Kemasan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani
3.7 Memahami proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

4.6 Mendesain prosesproduksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya











Mendesain proses produksi produk kesehatan dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani, meliputi:
Pengelolaan proses produksi (teknologi proses yang akan/dapat dipergunakan termasuk sarana dan prasarana)
Proses produksi pada sentra/ perusahaan produk bahan pangan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengelolaan proses produksi (teknologi proses, bahan, alat) dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), pengelolaan proses produksi dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi didaerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengelolaan proses produksi (teknologi proses, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknologi proses, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan proses produksi (teknologi proses, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan di daerah setempat serta penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengelolaan proses produksi (teknologi proses, bahan, alat), dan keselamatan kerja pada pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis sumber daya
Pengetahuan proses produksi
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan sumber daya yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan terhadap karya yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab


4 jam pelajaran



Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi produk kesehatan dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani, meliputi:
Pengelolaan proses produksi (teknologi proses yang akan/dapat dipergunakan termasuk sarana dan prasarana)
Proses produksi pada sentra/ perusahaan produk bahan pangan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja


3.6 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan

4.7 Mencipta karya pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur



































































Sumberdaya usaha dan pembuatan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an (dikenal dengan istilah 6M) produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk kesehatan dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk
Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengolahan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan pentingnya faktor komitmen timbul dari motivasi internal, serta mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan, kebutuhan sumberdaya usaha, keselamatan kerja dan promosi pada pembuatan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan dan kegagalan dan keselamatan kerja pada pembuatan produk kesehatan dari bahan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam pembuatan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja, dan promosi penjualan produk pada pembuatan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja, dan promosi penjualan produk kesehatan dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani, serta penyajian/ pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, komitmen, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan produk kesehatan bahan pangan nabati dan hewani, serta penyajian/ pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya usaha, pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha, keselamatan kerja dan promosi penjualan pada pembuatan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani daerah setempat
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani daerah setempat untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani daerah setempat dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan yang dapat digunakan sebagai karya
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya
Mengevaluasi/menguji hasil karya
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
Pembuatan karya dan pengemasan karya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
b.Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
c.Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran






















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya usaha dan pembuatan produk kosmetik dari bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusahaan (dikenal dengan istilah 6M) produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk
3.8 Menganalisis hasil usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan berdasarkan kriteria keberhasilan usaha
4.8 Menyajikan hasil evaluasi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi produk kesehatan berdasarkan kriteria keberhasilan usaha




Analisa hasil usaha pengolahan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani.

Kinerja usaha dievaluasi berdasarkan kriteria keberhasilan usaha
Laporan keuangan
Penghitungan rasio keuangan :
Rasio Likuiditas
Rasio Rentabilitas
Rasio Solvabilitas
Teknik dan Rencana pengembangan usaha sesuai hasil evaluasi


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mengumpulkan data tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, untuk melatih kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, melalui pengumpulan data
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja, sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual
Mempresentasikan bagaimana pelaku usaha melakukan analisa keuangan, laporan administrasi dan teknik pengembangan usaha, sebagai dampak dari kepedulian terhadap mutu proses dan hasil kerja untuk melatih sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Pemahaman peluang usaha dan analisis peluang usaha
Pengetahuan pemanfaatn peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan peluang wirausaha di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk usaha
Pembuatan usaha dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
4 jam pelajaran


























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang
Analisa hasil usaha pengolahan produk kesehatan dari bahan nabati dan hewani.

Kinerja usaha dievaluasi berdasarkan kriteria keberhasilan usaha
Laporan keuangan
Penghitungan rasio keuangan :
Rasio Likuiditas
Rasio Rentabilitas
Rasio Solvabilitas
Teknik dan Rencana pengembangan usaha sesuai hasil evaluasi







Deskripsi





4

SILABUS MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

SILABUS MATA PELAJARAN PRAKARYA (KERAJINAN)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK
Kelas : X Kerajinan
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk kerajinan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4



Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk kerajinan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya.
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha.


Mengidentifikasi desain produk dan pengemasasan karya kerajinan tekstil berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya kerajinan berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.



























Produk kerajinan tekstil dan pengemasannya, meliputi :
Pengertian desain produk dalam kerajinan tekstil dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, , makrame, tenun, tapestry, dll)
Aneka karya kerajinan tekstil
Fungsi karya kerajinan tekstil
Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan tekstil
Motif ragam hias pada kerajinan tekstil
Teknik pembuatan benda kerajinan tekstil : jahit, jahit aplikasi, sulam, ikat celup, batik, makrame, tenun, tapestry, dll)
Pengemasan karya kerajinan tekstil
Desain dan pengemasan produk tekstil











Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan tekstil, jenis bahan dasar, alat, teknik, prosedur pembuatan karya, dan penyajian/pengemasan produk kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan tekstil dan usaha kerajinan tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan tekstil serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Merekonstruksi model karya kerajinan tekstil dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tekstil dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat karya kerajinan tekstil dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.

Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tekstil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan tekstil yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan tekstil di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan tekstil.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan tekstil.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan tekstil berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk kerajinan tekstil
Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi


Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tekstil
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan tekstil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tekstil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh karya kerajinan tekstil dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, , makrame, tenun, tapestry, dll).

Aneka bahan untuk kerajinan tekstil.

Buku pelajaran, buku referensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan desain produksi dan pengemasan karya kerajinan tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami proses produksi kerajinan tekstil di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.

Mendesain proses produksi karya kerajinan tekstil berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.



























Mendesain proses produksi kerajinan tekstil meliputi :
Pengertian produksi dan proses produksi
Proses produksi dan sumber yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan tekstil.
Proses produksi pembuatan kerajinan tekstil dengan berbagai teknik pembuatan benda kerajinan tekstil : jahit, jahit aplikasi, sulam, ikat celup, batik, makrame, tenun, tapestry, dll)
Langkah keselamatan kerja











Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi, pengetahuan sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan karya kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan proses produksi pembuatan kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan proses produksi kerajinan tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan sumber daya dan proses produksi pembuatan kerajinan tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan sumber daya dan proses produksi pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tesktil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan sumber daya dan proses produksi yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan proses produksi berkarya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tekstil dan pengemasannya berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya (cara/teknik) dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya dengan.orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.


Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan proses produksi berkarya untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tekstil dan pengemasannya berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya (cara/teknik) untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis sumber daya kerajinan tekstil yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan tekstil
Pengetahuan proses produksi kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi proses produksi kerajinan tekstil di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan tekstil.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan tekstil.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuansumber daya kerajinan tekstil dan proses produksi kerajinan tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tesktil
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan tekstil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tesktil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran

































Gambar atau film sumber daya kerajinan tekstil dan proses produksi karya kerajinan tekstil dengan berbagai teknik berkarya.

Aneka bahan untuk kerajinan tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan proses produksi pembuatan karya kerajinan tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi


Membuat karya kerajinan tekstil yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.

















Sumber daya usaha kerajinan tekstil, meliputi :
Pengelolaan sumber daya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha kerajinan tesktil
Praktek pembuatan kerjainan tekstil
dengan berbagai teknik menghias permukaan kain (ikat celup, batik, sulam, dll)
Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan tekstil
Standar produk dan proses kerja kerajinan tekstil
Penerapan keselamatan kerja










Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan tesktil, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan tekstil dan usaha kerajinan tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan tekstil, keberhasilan dan kegagalan wirausaha, dan langkah keselamatan kerja pada pembuatan kerajinan tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja kerajinan tekstil

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan tekstil dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekperimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat karya kerajinan tekstil dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Merekonstruksi kinerja kerajinan tekstil berdasarkan standar kerja dan standar hasil.

Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tekstil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.
Menyusun bahan presentasi hasil kerajinan dan langkah kerja sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang budidaya tanaman hias.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan tekstil yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan tekstil
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan tesktil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan tekstil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Contoh karya kerajinan tekstil dengan berbagai teknik (ikat celup, batik, sulam, dll).

Aneka bahan untuk kerajinan tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sumber daya produksi karya kerajinan tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami konsep kewirausahaan dalam menjalankan sebuah wirausaha kerajinan tekstil.

Menyajikan konsep kewirausahaan berdasarkan pengalaman keberhasilan tokoh-tokoh wirausaha kerajinan tekstil.























Konsep kewirausahaan, meliputi :
Dasar-dasar kewirausahaan bidang kerajinan tekstil
Stimulasi dan motivasi wirausaha berdasarkan sifat dan karakter isi, bentuk dan kerja produksi.
Karakteristik wirausahawan yang meliputi : displin, komitmen tinggi, jujur, kreatif dan inovatif, mandiri dan realitis
Faktor-faktor penyebab kegagalan dan keberhasilan seseorang berdasarkan karakteristik wirausahawan
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju)
Prinsip cara kerja prestatif


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan wirausaha dan kewirausahaan, tujuan, dan manfaat wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu.
Mengamati karakteristik wirausahawan berdasarkan buku teks dan sumber bacaan/media dengan cermat dan teliti serta penuh rasa ingin tahu.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan pengalaman menjalankan usaha kerajinan tekstil dan mengidentifikasi keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan wirausaha, keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tekstil di lingkungan wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan wirausaha, keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk tertulis/gambar skets untuk kegiatan pembuatan usaha kerajinan tekstil berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat usaha kerajinan tekstil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan sikap bekerjasama, toleransi, disiplin, tanggung jawab dan peduli akan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.

Mengkomunikasikan
Mengevaluasi/menguji hasil analisa usaha kerajinan tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan wirausaha, keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tesktil dengan tampilan menarik terhadap sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi,
tentang:
Pemahaman konsep wirausaha dalam menjalankan sebuah wirausaha kerajinan tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan wirausaha kerajinan tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk usaha kerajinan dari bahan buatan
Pembuatan usaha kerajinan tekstil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan buatan yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
8 jam pelajaran






























Gambar/film/cerita tokoh wirausahawan yang bergerak di bidang kerajinan khususnya kerajinan tekstil


Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan konsep wirausaha produksi pembuatan karya kerajinan tekstil di lingkungan setempat












Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya kerajinan limbah tekstil berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya kerajinan limbah tekstil berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.



























Mengenal produk kerajinan limbah tekstil dan desain pengemasannya, meliputi :
Pengertian kerajinan limbah tekstil dan desain dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, makrame, tenun, tapestry, dll)
Aneka karya kerajinan limbah tekstil
Fungsi karya kerajinan limbah tekstil
Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan limbah tekstil
Motif ragam hias pada kerajinan limbah tekstil
Teknik pembuatan benda kerajinan limbah tekstil : jahit, jahit aplikasi, sulam, ikat celup, batik, makrame, tenun, tapestry, dll)
Pengemasan karya kerajinan limbah tekstil











Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan limbah tekstil, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan limbah tekstil dan usaha kerajinan limbah tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan limbah tekstil serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan limbah tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan limbah tekstil dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan limbah tekstil dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat karya kerajinan limbah tekstil dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.

Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan limbah tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan limbah tekstil yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan limbah tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan limbah tekstil di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan tekstil.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan limbah tekstil.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinanlimbah tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan limbah tekstil berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk kerajinanlimbah tekstil
Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan limbah tekstil
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan limbah tesktil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Contoh karya kerajinan limbah tekstil dengan berbagai teknik konstruksi (jahit, jahit aplikasi, makrame, tenun, tapestry, dll).

Aneka bahan untuk kerajinan limbah tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan desain produk dan pengemasan karya kerajinan limbah tekstil dengan pendekatan budaya setempat.












Menganalisis proses produksi kerajinan limbah tekstil di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.

Mendesain proses produksi karya kerajinan limbah tekstil berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.



























Proses produksi kerajinan tekstil berdasarkan standar isi dan standar kerja, meliputi :
Proses produksi dan sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi.
Menetapkan desain roses produksi pembuatan kerajinan limbah tekstil berdasarkan prosedur berkarya.
Langkah keselamatan kerja














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan karya kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan proses produksi pembuatan kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan proses produksi kerajinan limbah tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan sumber daya dan proses produksi pembuatan kerajinan limbah tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan proses produksi berkarya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan limbah tekstil dan pengemasannya berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya dengan.orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.

Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan proses produksi pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan limbah yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan limbah tekstil
Pengetahuan modifikasi, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan modifikasi, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan alam yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan limbah tekstil
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan limbah tekstil dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Gambar atau film proses produksi karya kerajinan limbah tekstil dengan berbagai teknik berkarya.

Aneka bahan untuk kerajinan limbah tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan proses produksi pembuatan karya kerajinan limbah tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan limbah tekstil.

Membuat karya kerajinan limbah tekstil yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.
















Sumber daya usaha kerajinan limbah tekstil, meliputi :
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha (dikenal dengan istilah 6M) kerajinan limbah tekstil
Praktek kerajinan limbah tekstil berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Penerapan keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan limbah tekstil, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan kerajinan limbah tekstil agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan kerajinan limbah tekstil dan usaha kerajinan limbah tekstil yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan limbah tekstil serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan limbah tekstil yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja kerajinan limbah tekstil.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan tekstil dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat karya kerajinan limbah tekstil dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya dan pengemasannya dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Melakukan konsultasi dalam berkarya dengan guru san sumber belajar lainnya terhadap rencana karya yang akan dibuat.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan limbah tekstil untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka bahan limbah yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan limbah tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan limbah tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan buatan
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan buatan dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan limbah tekstil yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh sumber daya kerajinan limbah tekstil dengan berbagai teknik (ikat celup, batik, sulam, dll).

Aneka bahan untuk kerajinan limbah tekstil.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sumber daya pembuatan karya kerajinan limbah tekstil dengan pendekatan budaya setempat.




Menganalisis sikap dan perilaku wirausaha kerajinan limbah tekstil yang dapat mendukung keberhasilan dalam menjalankan sebuah usaha.

Menyajikan hasil analisa sikap dan perilaku wirausaha kerajinan limbah tekstil.



























Sikap dan Perilaku Wirausaha, meliputi :
Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri















Mengamati:
Menugaskan untuk mengunjungi/melihat dari media rekam/buku tentang tokoh usahawan di wilayah setempat dan mengamati bagaimana pelaku usaha menerapkan waktu, janji, dan kepedulian terhadap mutu hasil kerja, serta komitmen tinggi terhadap pengendalian diri agar terbangun rasa ingin tahu, bangga akan produk tradisi setempat dan mensyukuri anugerah Tuhan agar terbangun rasa ingin tahu.
Mengamati dan mewawancarai wirausahawan/narasumber atau mencari informasi/referensi pada sumber bacaan atau media sosial tentang hal-hal yang mendukung keberhasilan usaha di daerah setempat dengan sikap santun dan melatih tanggung jawab, kemandirian dan bekerjasama.

Menanya:
Menyebutkan berbagai sikap dalam membangun semangat wirausaha
Mengamati dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi dalam berwirausaha berdasarkan buku teks dan sumber bacaan/media/contoh melalui diskusi
agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Mewawancarai wirausahawan/nara sumber atau mencari informasi/referensi pada sumber bacaan atau media sosial tentang hal-hal yang mendukung keberhasilan usaha di daerah setempat dengan sikap santun dan melatih tanggung jawab, kemandirian dan bekerjasama.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan wirausaha, keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan tekstil di lingkungan wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan sikap wirausaha dari tokoh wirausahawan kerajinan limbah tekstil yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengumpulkan dan menyiapkan sumber bahan dari surat kabar/ majalah yang ada di wilayah setempat yang diperlukan untuk membuat skenario pentas/drama tentang aktualisasi sikap dan perilaku wirausahawan

Mengkomunikasikan
Mengevaluasi/menguji hasil analisa usaha kerajinan limbah tekstildan sikap wirausahawan untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan sikap wirausaha kerajinan limbah tekstil dengan tampilan menarik terhadap sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Analisa sikap dan perilaku wirausaha kerajinan limbah tekstil
Pengetahuan perilaku wirausaha kerajinan limbah tekstil
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan perilaku wirausaha dari tokoh wirausaha yang ada di lingkungan wilayah setempat
Menganalisa perilaku wirausaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan pentas/drama aplikasi perilaku wirausaha
Pembuatan skenario kegiatan pentas/drama
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan perilaku wirausaha dari tokoh wirausaha kerajinan limbah tekstil dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses rancangan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Presentasi/pementasan 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
jam pelajaran































Gambar/film/cerita tokoh wirausahawan yang bergerak di bidang kerajinan khususnya kerajinan limbah tekstil


Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sikap, perilaku wirausaha produksi pembuatan karya kerajinan limbah tekstil di lingkungan setempat

















SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (REKAYASA)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : X Rekayasa
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk rekayasa di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4




Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk rekayasa dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk rekayasa di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan melaksanakan rekayasa di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha


Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya karya rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan konsep dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.
















Produk dan pengemasannya, meliputi:
Pengertian alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC.
Aneka jenis produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Manfaat alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Menetapkan desain dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha rekayasa daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk di sentra usaha rekayasa atau penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk desain produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha rekayasa di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di wilayah setempat dan langkah-langkah rekayasanya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran

































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengawasan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , meliputi:
Pengertian alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC.
Aneka jenis produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Manfaat alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Menetapkan desain dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC























3.3 Memahami proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.
4.2 Mendesain prosesproduksi karya rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DCberdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.
























Mendesain proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , meliputi:
Pengertian produksi dan proses produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang berkembang di tempat produksi rekayasa setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat)rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di wilayah setempat dan langkah-langkah rekayasanya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran




























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , meliputi:
Pengertian produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)













3.2 Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi karya rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC.
4.3 Membuat karya rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur
















Sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , meliputi:
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Praktek rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Standar produk dan proses kerja
Penerapan keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets tertulis untuk kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Merekonstruksi kinerja rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan standar kerja dan standar hasil

Mengkomunikasikan
Menyusun bahan presentasi hasil rekayasa dan langkah kerja sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan pembenihan ikan konsumsi di wilayah setempat dan langkah-langkah rekayasanya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC .
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk rekayasa dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan rekayasa
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran




































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet),sentra usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC tentang sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC , meliputi:
Pengertian sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC
Praktek rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa dan pengemasan)



Memahami konsep kewirausahaan dalam menjalankan sebuah wirausaha rekayasa sebagai alat komunikasi sederhana dengan sumber arus listrik DC.

Menyajikan konsep kewirausahaan berdasarkan pengalaman keberhasilan tokoh-tokoh wirausaha produk rekayasa sebagai alat komunikasi dengan sumber arus listrik DC.

















Konsep kewirausahaan, meliputi:
Dasar-dasar kewirausahaan bidang rekayasa
Sytimulasi dan Motivasi wirausaha berdasarkan sifat dan karakter isi, bentuk dan kerja produiksi.
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju)
Prinsip cara kerja prestatif


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif di sentra penjualan alat komunikasi sederhana daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan kewirausahaan dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif yang ada di tempat produksi rekayasa daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra rekayasa dan penjualan alat komunikasi sederhana daerah setempat tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dikaitkan dengan keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran




























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang konsep kewirausahaan, meliputi:
Pengertian kewirausahaan
Manfaat berwirausaha sebagai motivasi
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju) meliputi:
kerja ikhlas
kerja mawas >< emosional
kerja cerdas
kerja keras
kerja tuntas
Prinsip cara kerja prestatif

Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.


























Mengenal produk hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dan Desain kemasan produk, meliputi:
Dasar-dasar merangkai alat dengan sumber arus listrik
Aneka jenis hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Manfaat alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Standar produk hasil alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Teknik ngemasan hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Menetapkan desain dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di sentra usaha alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik atau penjualan di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pelaksananaan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasannya
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di wilayah setempat dan langkah-langkah rekayasa nya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran

































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengawasan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, meliputi:
Dasar-dasar merangkai alat dengan sumber arus listrik
Aneka jenis hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Manfaat alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Standar produk hasil alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Teknik pengemasan hasil rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Menetapkan desain dan pengemasan produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik























3.7 Memahami proses produksi karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.
4.6 Mendesain prosesproduksi karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkaryadengan pendekatan budaya setempat dan lainnya


























Proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan standar isi dan proses kerja, meliputi:
Proses produksi pada sentra/usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang berkembang di tempat produksi rekayasa setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di wilayah setempat dan langkah-langkah rekayasa nya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

jam pelajaran





















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, meliputi:
Proses produksi pada sentra/ usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan pengemasan)

3.6 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
4.7 Membuat karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur























Sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha (dikenal dengan istilah 6M) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Praktek rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Pemeliharaan dan peningkatan program intensifikasi dan ekstensifikasi alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik sesuai dengan standar produk.
Penerapan keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekkan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets tertulis untuk kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Merekonstruksi kinerja rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan standar kerja dan standar hasil

Mengkomunikasikan
Menyusun bahan presentasi hasil rekayasa dan langkah kerja sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik di wilayah setempat dan langkah-langkah merangkainya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk rekayasa dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan rekayasa
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran






















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya usaha rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha (dikenal dengan istilah 6M) rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik
Praktek rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan penge-masan)
Menganalisis sikap dan perilaku wirausaha karya rekayasa sebagai alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik yang dapat mendukung keberhasilan dalam menjalankan sebuah usaha

Menyajikan hasil analisa sikap dan perilaku wirausaha produk rekayasa alat pengatur gerak sederhana dengan sumber arus listrik


























Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri
Langkah keselamatan kerja




Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha
Melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan alat komunikasi sederhana daerah setempat tentang penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Aspek yang dinilai:
Apresiasi: sikap dan perilaku wirausaha
Keruntutan berpikir : melalui rekonstruksi ide penciptaan serta ,menunjukkan kelemahan dan kekurangannya
Laporan Kegiatan;
Perilaku; kemampuan menjelaskan secara jujur, terbuka dan bertanggungjawab hasil pembelajaran.

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran












Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang
Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri







SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (BUDIDAYA)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : X Budidaya
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk budidaya di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4

Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk budidaya dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk budidaya di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan melaksanakan budidaya di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha


Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan hasil budidaya tanaman hias berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain produk dan pengemasan hasil budidaya tanaman hias berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya




















Produk budidaya tananman hias dan pengemasannya, meliputi:
Pengertian tanaman hias.
Aneka jenis produk budidaya tanaman hias
Manfaat tanaman hias
Eco-system budidaya tanaman hias
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil budidaya tanaman hias
Menetapkan desain dan pengemasan produk budidaya tanaman hias














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya tanaman hias agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis tanaman hias, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha budidaya daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk budidaya tanaman hias untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk budidaya tanaman hias di sentra usaha budidaya atau penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya tanaman hias di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk desain produk budidaya tanaman hias dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) budidaya tanaman hias untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman hias di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis tanaman hias di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman hias.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan budidaya tanaman hias.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil budidaya tanaman hias
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk budidaya tanaman hias.
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman hias berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk budidaya tanaman hias

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk budidaya tanaman hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan budidaya tanaman hias dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengawasan budidaya tanaman hias, meliputi:
Pengertian tanaman hias.
Aneka jenis produk budidaya tanaman hias
Manfaat tanaman hias
Eco-system budidaya tanaman hias
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil budidaya tanaman hias
Menetapkan desain dan pengemasan produk budidaya tanaman hias






















Memahami proses produksi budidaya tanaman hias di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber


Mendesain proses produksi usaha budidaya tanaman hias berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya











Mendesain proses produksi budidaya tanaman hias, meliputi:
Pengertian produksi dan proses produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk budidaya tanaman hias(teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya tanaman hias berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman hias agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) dan langkah keselamatan kerja pada kegiatan budidaya tanaman hias yang berkembang di tempat produksi budidaya setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman hias untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan langkah keselamatan kerja pada kegiatan budidaya tanaman hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman hias yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) pada budidaya tanaman hias berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman hias yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman hias, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi budidaya tanaman hias untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman hias di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat)budidaya tanaman hias di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman hias.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi budidaya tanaman hias.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi budidaya tanaman hias
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman hias berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk budidaya tanaman hias

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk budidaya tanaman hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain proses produksi budidaya tanaman hias, meliputi:
Pengertian produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan budidaya tanaman hias(teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya tanaman hias berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)













Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi budidaya tanaman hias

Mempraktikan budidaya tanaman hias yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur





























Sumberdaya usaha budidaya tanaman hias, meliputi:
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha budidaya tanaman hias
Praktek budidaya tanaman hias berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Standar produk dan proses kerja
Penerapan keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekan budidaya tanaman hias sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja budidaya tanaman hias

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets tertulis untuk kegiatan budidaya tanaman hias berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Merekonstruksi kinerja budidaya tanaman hias berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Menyusun bahan presentasi hasil budidaya dan langkah kerja sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang budidaya tanaman hias.
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian, dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman hias di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek budidaya tanaman hias untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek budidaya tanaman hias dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman hias di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan pembenihan ikan konsumsi di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman hias.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman hias.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman hias
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman hias dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman hias berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan budidaya tanaman hias

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman hias yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk budidaya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan budidaya tanaman hias
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan budidaya
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran




































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet),sentra usaha budidaya tanaman hias tentang sumberdaya usaha budidaya tanaman hias, meliputi:
Pengertian sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha budidaya tanaman hias
Praktek budidaya tanaman hias berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya dan pengemasan)



Memahami konsep kewirausahaan dalam menjalankan sebuah wirausaha budidaya tanaman hias

Menyajikan konsep kewirausahaan berdasarkan pengalaman keberhasilan tokoh-tokoh wirausaha budidaya tanaman hias




















Konsep kewirausahaan, meliputi:
Dasar-dasar kewirausahaan bidang budidaya
Sytimulasi dan Motivasi wirausaha berdasarkan sifat dan karakter isi, bentuk dan kerja produiksi.
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju)
Prinsip cara kerja prestatif


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif di sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan kewirausahaan dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif yang ada di tempat produksi pengolahan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra budidaya dan penjualan tanamn daerah setempat tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dikaitkan dengan keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang konsep kewirausahaan, meliputi:
Pengertian kewirausahaan
Manfaat berwirausaha sebagai motivasi
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju) meliputi:
kerja ikhlas
kerja mawas >< emosional
kerja cerdas
kerja keras
kerja tuntas
Prinsip cara kerja prestatif

Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan hasil budidaya tanaman pangan berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain produk dan pengemasan hasil budidaya tanaman pangan berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya











Mengenal produk hasil budidaya tanaman pangan dan Desain kemasan produk, meliputi:
Dasar-dasar menanam tanaman pangan
Aneka jenis hasil budidaya tanaman pangan (umbi umbian, serealia dan kacang kacangan)
Manfaat tanaman pangan
Ekosistem budidaya tanaman pangan
Standar produk hasil tanaman pangan
Teknik ngemasan hasil budidaya tanaman pangan
Menetapkan desain dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis tanaman pangan, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha budidaya tanaman pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk budidaya tanaman pangan untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan di sentra usaha penanaman tanaman pangan atau penjualan di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pelaksananaan budidaya tanaman pangan dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) budidaya tanaman pangan untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman pangan di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasannya
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis budidaya tanaman pangan di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman pangan.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan budidaya tanaman pangan.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil budidaya tanaman pangan
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman pangan berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk budidaya tanaman pangan

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk budidaya tanaman pangan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan budidaya tanaman pangan dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (2 mgu x 2 jp)



































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengawasan budidaya tanaman pangan, meliputi:
Dasar-dasar menanam tanaman pangan
Aneka jenis hasil budidaya tanaman pangan (umbi umbian, serealia dan kacang kacangan)
Manfaat tanaman pangan
Ekosistem budidaya tanaman pangan
Standar produk hasil tanaman pangan
Teknik ngemasan hasil budidaya tanaman pangan
Menetapkan desain dan pengemasan produk budidaya tanaman pangan
























3.7 Memahami proses produksi budidaya tanaman pangan di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber
4.6 Mendesain prosesproduksibudidaya tanaman pangan berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya




















Proses produksi budidaya tanaman pangan berdasarkabn stndar isi dan proses kerja, meliputi:
Proses produksi pada sentra/usaha budidaya tanaman pangan (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi budidaya tanaman pangan berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja









Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan langkah keselamatan kerja pada kegiatan budidaya tanaman pangan yang berkembang di tempat produksi budidaya setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan langkah keselamatan kerja pada kegiatan budidaya tanaman pangan, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan langkah keselamatan kerja pada kegiatan budidaya tanaman pangan yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan yang ada di daerah setempat, serta pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi budidaya tanaman pangan untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman pangan di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi budidaya tanamn pangan
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) budidaya tanaman pangan di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman pangan.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi budidaya tanaman pangan.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi budidaya tanaman pangan
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi budidaya tanaman pangan dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman pangan berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk budidaya tanaman pangan

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk budidaya tanaman pangan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi budidaya tanaman pangan
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi budidaya tanaman pangan, meliputi:
Proses produksi pada sentra/ usaha budidaya tanaman pangan (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi tanaman pangan berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan pengemasan)

Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi budidaya tanaman pangan
Mempraktikan budidaya tanaman pangan sesuai teknik dan prosedur.






















Sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha (dikenal dengan istilah 6M) budidaya tanaman pangan
Praktek budidaya tanaman pangan berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Pemeliharaan dan peningkatan program intensifikasi dan ekstensifikasi tanaman pangan sesuai dengan standar produk.
Penerapan keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekkan budidaya tanaman pangan sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mencatat dan menyusun standar produk dan standar proses kerja budidaya tanaman pangan

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets tertulis untuk kegiatan budidaya tanaman pangan berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Merekonstruksi kinerja budidaya tanaman pangan berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Menyusun bahan presentasi hasil budidaya dan langkah kerja sesuai dengan standar proses dan fasilitas penunjang budidaya tanaman pangan.
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek budidaya tanaman pangan untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek budidaya tanaman pangan dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya tanaman pangan di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman pangan
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanamn pangan di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya tanaman pangan.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman pangan.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman pangan
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman pangan dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya tanaman pangan berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan budidaya tanaman pangan

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan budidaya tanaman pangan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk budidaya dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan budidaya tanaman pangan
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan budidaya 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan budidaya
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya usaha budidaya tanaman pangan, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha (dikenal dengan istilah 6M) budidaya tanaman pangan
Praktek budidaya tanaman pangan berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik pengolahan, dan penge-masan)
Menganalisis sikap dan perilaku wirausaha budidaya tanaman pangan yang dapat mendukung keberhasilan dalam menjalankan sebuah usaha
Menyajikan hasil analisa sikap dan perilaku wirausaha budidaya tanaman pangan






Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha
Melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat tentang penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Aspek yang dinilai:
Apresiasi: sikap dan perilaku wirausaha
Keruntutan berpikir : melalui rekonstruksi ide penciptaan serta ,menunjukkan kelemahan dan kekurangannya
Laporan Kegiatan;
Perilaku; kemampuan menjelaskan secara jujur, terbuka dan bertanggungjawab hasil pembelajaran.

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran













Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang
Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri





SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (PENGOLAHAN)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : X Pengolahan
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk kerajinan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4

Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk kerajinan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha


Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain produk dan pengemasan pengawetan bahan nabati dan hewani yang diawetkan berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya





















Desain produk dan pengawasan karya pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Pengertian pengawetan bahan nabati dan hewani
Aneka jenis produk pengawet-an bahan nabati dan hewani
Manfaat dan kandungan bahan pada produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Penyajian dan pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan kandungan serta penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis produk, manfaat dan kandungan pada produk, serta penyajian ataupun pengemasan dari produk pengawetan bahan nabati dan hewani yang berkembang di sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dam terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk pengawetan bahan nabati dan hewani untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di sentra penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) produk pengawetan bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan kandungan pada produk, serta penyajian ataupun pengemasan dari produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan tekstil di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan tekstil.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan tekstil.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan kandungan serta penyajian/ pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dikaitkan dengan keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan tekstil berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk kerajinan tekstil
Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengawasan karya pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Pengertian pengawetan bahan nabati dan hewani
Aneka jenis produk pengawet-an bahan nabati dan hewani
Manfaat dan kandungan bahan pada produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Penyajian dan pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pengawetan bahan nabati dan hewani
























3.3 Memahami proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

Mendesain proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya













Mendesain proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Manajemen umum (POAC)
Pengertian produksi dan proses produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk pengawetan bahan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani yang berkembang di tempat produksi pengolahan pangan setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat)pengawetan bahan nabati dan hewani untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani, dan tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat, serta langkah keselamatan kerja agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat, faktor keberhasilan/ kegagalan,dan langkah keselamatan kerja saat proses produksi serta penyajian/ pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani dan langkah keselamatan kerja berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani, dan tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi, serta langkah keselamatan kerja dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat dan diskusi tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan manajemen umum, pengertian produksi dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat, serta penyajian/pengemasan-nya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengawetan bahan nabati dan hewani dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran

























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Manajemen umum (POAC)
Pengertian produksi
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk pengawetan bahan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)













3.2 Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani

4.3 Membuat karya pengolahan pengawetan bahan nabati dan hewani yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur





























Sumberdaya perusahaa dan pembuatan karya pengolahan pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Pengertian sumberdaya perusahaan dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Penerapan keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya perusahaan agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha produk pengawetan bahan nabati dan hewani yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha pengawetan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat produk pengawetan bahan nabati dan hewani sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha pengawetan bahan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat, serta penerapan keselamatan kerja agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha pengawetan bahan nabati dan hewani yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha pengawetan bahan nabati dan hewani, yang ada di daerah setempat, dan penyajian/pengemasannya, serta keselamatan kerja dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat produk pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya usaha pengawetan bahan nabati dan hewani di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk pengawetan bahan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat dan diskusi tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya perusahaan
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang pengertian dan kebutuhan sumberdaya perusahaan pengawetan bahan nabati dan hewani di daerah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kebutuhan sumberdaya perusahaan pengawetan bahan nabati dan hewani, yang ada di daerah setempat, serta penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi pengawetan bahan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran




































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya perusahaa dan pembuatan karya pengolahan pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Pengertian sumberdaya perusahaan dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an produk pengawetan bahan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk pengawetan bahan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)



3.4 Memahami konsep kewirausahaan dalam menjalankan sebuah wirausaha pengawetan bahan nabati dan hewani

4.4 Menyajikan konsep kewirausahaan berdasarkan pengalaman keberhasilan tokoh-tokoh wirausaha pengawetan bahan nabati dan hewani.




















Konsep kewirausahaan, meliputi:
Pengertian kewirausahaan
Manfaat berwirausaha sebagai motivasi
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju)
Prinsip cara kerja prestatif



Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif di sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan kewirausahaan dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif yang ada di tempat produksi pengolahan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan, serta perilaku kerja prestatif
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha dan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dikaitkan dengan keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian, manfaat, karakter dan karakteristik kewirausahaan yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran




























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang konsep kewirausahaan, meliputi:
Pengertian kewirausahaan
Manfaat berwirausaha sebagai motivasi
Karakter dan karakteristik (watak, nilai dan ciri) kewirausahaan
Faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan wirausaha
Pengertian, tujuan, manfaat perilaku kerja prestatif
Penerapan sikap dan perilaku kerja prestatif (selalu ingin maju) meliputi:
kerja ikhlas
kerja mawas >< emosional
kerja cerdas
kerja keras
kerja tuntas
Prinsip cara kerja prestatif


3.5 Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.5 Mendesain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya










Desain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih
Pengertian bahan pangan nabati dan hewani, serta produk pembersih
Beberapa jenis bahan pangan nabati dan hewani yang dapat dibuat produk pembersih (sabun,shampo,sabun lerak)
Manfaat dan kandungan bahan pangan nabati dan hewani sebagai produk pembersih
Pengemasan produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan kandungan serta penyajian/pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan jenis, manfaat dan kandungan, serta penyajian ataupun pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani yang ada di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang aneka jenis, manfaat dan kandungan, serta penyajian ataupun pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat tentang jenis, manfaat dan kandungan, serta penyajian ataupun pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan kandungan serta penyajian/pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan nabati dan hewani
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pengolahan produk tersebut
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan penyajian/pengemasan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan produk pengawetan bahan nabati dan hewani dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran






















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang desain produk dan pengemasan karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih
Pengertian bahan pangan nabati dan hewani, serta produk pembersih
Beberapa jenis bahan pangan nabati dan hewani yang dapat dibuat produk pembersih (sabun,shampo,sabun lerak)
Manfaat dan kandungan bahan pangan nabati dan hewani sebagai produk pembersih
Pengemasan produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Menetapkan desain dan pengemasan produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
3.7 Memahami proses produksi pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

4.6 Mendesain proses produksi karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain proses produksi produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani, meliputi:
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk bahan pangan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi didaerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan manajemen umum proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih di daerah setempat serta penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) termasuk keselamatan kerja pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.


Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi dan langkah keselamatan kerja pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat dan diskusi tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang manajemen umum dan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi didaerah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan manajemen umum proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih di daerah setempat serta penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat) pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab


4 jam pelajaran


Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Mendesain proses produksi produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani, meliputi:
Proses produksi pada sentra/perusahaan produk bahan pangan nabati dan hewani (teknik pemilihan bahan, penyiapan bahan, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan pengemasan)

3.6 Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih

4.7 Membuat karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.











Sumberdaya perusahaa dan pembuatan karya pengolahan pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an (dikenal dengan istilah 6M) produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
Penerapan keselamatan kerja


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang kebutuhan sumberdaya usaha produk pembersih agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang kebutuhan sumberdaya usaha produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang kebutuhan sumberdaya usaha produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang kebutuhan sumberdaya usaha produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih bahan pangan nabati dan hewani, yang ada di tempat produksi pengolahan pangan, serta penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat dan diskusi tentang kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani di daerah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya perusahaan produk pembersih bahan pangan nabati dan hewani, yang ada di tempat produksi pengolahan pangan, serta penyajian/ pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi produk pembersih dari pengolahan bahan pangan nabati dan hewani
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
6 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang Sumberdaya perusahaa dan pembuatan karya pengolahan pengawetan bahan nabati dan hewani, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/perusaha-an (dikenal dengan istilah 6M) produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani
Pembuatan karya/produk pembersih dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, kandungan, teknik pengolahan, dan penyajian/penge-masan)
3.8 Menganalisis sikap dan perilaku wirausaha pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih yang dapat mendukung keberhasilan dalam menjalankan sebuah usaha

4.8 Menyajikan hasil analisa sikap dan perilaku wirausaha karya pengolahan bahan pangan nabati dan hewani menjadi produk pembersih


Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji (disiplin, etos kerja)
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri





Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra penjualan pengolahan pangan daerah setempat tentang penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang berbagai sikap membangun semangat usaha dan faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan sikap yang membangun semangat usaha, penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Laporan tentang kaitan penerapan perilaku tepat waktu, tepat janji, dan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri dengan mutu hasil kerja dan semangat membangun usaha
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya/rasa
Kemasan/penyajian
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (












Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) tentang
Berbagai sikap membangun semangat usaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Sikap bekerja efektif dan efisien)
Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi
Bagaimana menerapkan perilaku tepat waktu, tepat janji
Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja
Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri




SILABUS MATA PELAJARAN PRAKARYA (KERAJINAN)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK
Kelas : XI Kerajinan
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk kerajinan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4



Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk kerajinan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya.
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat karya kerajinan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha.


Memahami desain produk dan pengemasasan karya kerajinan dari bahan lunak berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.


























Produk kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya, meliputi:
Kerajinan dari bahan lunak (tanah liat, bubur koran, playdought, gips, dll)
Aneka karya kerajinan dari bahan lunak
Fungsi karya kerajinan dari bahan lunak
Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan
Motif ragam hias pada kerajinan dari bahan lunak
Teknik pembuatan benda kerajinan dari bahan lunak diantaranya : cetak, dengan tangan, putar, dll
Pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak










Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan dari bahan lunak, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik dan prosedur pembuatan kerajinan dari bahan lunak dan usaha kerajinan dari bahan lunak yang berkembang di wilayah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) kerajinan dari bahan lunak untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan dari bahan lunak yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan dari bahan lunak dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan eksperimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan lunak dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan,alat, teknik bahan, dan proses pembuatan karya dan pengemasan kerajinan dari bahan lunak dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan,alat, teknik bahan, dan proses pembuatan karya dan pengemasan kerajinan dari bahan lunak, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pembuatan karya tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) karya kerajinan dari bahan lunak untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan lunak yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan lunak
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan dari bahan lunak di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan dari bahan lunak.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan dari bahan lunak.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan dari bahan lunak berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk kerajinan dari bahan lunak
Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan lunak yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh karya kerajinan dari bahan lunak (tanah liat, bubur koran, playdought, gips, dll)

Aneka bahan lunak untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan desain produk dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami proses produksi kerajinan dari bahan lunak di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.

Mendesain proses produksi karya kerajinan dari bahan lunak berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya.
































































Mendesain proses produksi kerajinan dari bahan lunak, meliputi :
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (Standar Produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa
Proses produksi pembuatan kerajinan dari bahan lunak dengan berbagai teknik.
Menetapkan desain proses produksi kerajinan dri bahan lunak berdasarkan prosedur berkarya
Langkah keselamatan kerja









Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualtas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi tentang dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Menggali informasi yang berkaitan dengan tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa) dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan dari bahan lunak yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), keberhasilan dan kegagalan proses produksi dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan kerajinan dari bahan lunak yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya berdasarkan berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur dengan.orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis sumber daya kerajinan dari bahan lunak yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan tekstil
Pengetahuan proses produksi kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuansumber daya kerajinan dari bahan lunak dan proses produksi kerajinan dari bahan lunak yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan lunak yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Gambar atau film sumber daya kerajinan dari bahan lunak dan proses produksi karya kerajinan dari bahan lunak dengan berbagai teknik berkarya.

Aneka bahan lunak untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan dari bahan lunak

Membuat karya kerajinan dari bahan lunak yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.


































































Sumber daya kerajinan dari bahan lunak, meliputi :
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha kerajinan dari bahan lunak
Praktek kerajinan dari bahan lunak berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan penge-masan)
Menerapkan keselamatan kerja












Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan dari bahan lunak, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan menunjukkan motivasi internal untuk mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.


Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan dan kebutuhan sumberdaya perusahaan kerajinan dari bahan lunak yang berkembang di wilayah setempat, sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan, kegagalan dan keselamatan kerja pembuatan kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat karya kerajinan dari bahan lunak dengan mempertimbangkan keberhasilan, kegagalan dan keselamatan kerja sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang tentang kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan dari bahan lunak dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan eksperimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat karya kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya dalam pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dan penyajian/pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha dan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dengan cara mempromosikan karyanya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan lunak yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan lunak
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan lunak yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh karya kerajinan dari bahan lunak (tanah liat, bubur koran, playdought, gips, dll)


Aneka bahan lunak untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumber dayadesain kerajinan dari bahan lunak dengan pendekatan budaya setempat.




Menganalisis peluang usaha kerajinan dari bahan lunak berdasarkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat.

Menciptakan peluang usaha sesuai dengan produk kerajinan dari bahan lunak yang dihasilkan berdasarkan pengamatan pasar















Peluang usaha, meliputi:
Gambaran kondisi ekonomi Indonesia dan peluang usaha
Peluang dan gagasan/ide usaha
Resiko usaha
Analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha
Pemetaan peluang usaha
Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif
Langkah-langkah melakukan wirausaha

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang gambaarn kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha yang ada di tempat produksi pengolahan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Pemahaman peluang usaha dan analisis peluang usaha kerajinan dari bahan lunak
Pengetahuan pemanfaatn peluang usaha kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan peluang wirausaha kerajinan dari bahan lunak yang ada di lingkungan wilayah setempat
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk usaha kerajinan dari bahan lunak
Pembuatan usaha kerajinan dari bahan lunak dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan lunak yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab
8 jam pelajaran
























Gambar/film/cerita tokoh wirausahawan yang bergerak di bidang kerajinan khususnya kerajinan dari bahan lunak


Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentangpeluang usaha produk kerajinan dari bahan lunak dan pengemasaan di daerah setempat











Memahami desain produk dan pengemasan karya kerajinan dari bahan keras berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.

Mendesain produk dan pengemasan karya dari bahan keras berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.























































































Produk kerajinan dari bahan keras dan pengemasannya, meliputi :
Pengertian kerajinan dari bahan keras (kayu, bambu, rotan, logam, kaca, batu, dll)
Aneka karya kerajinan dari bahan keras
Fungsi karya kerajinan bahan keras
Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan
Motif ragam hias pada kerajinan dari bahan keras
Teknik pembuatan benda kerajinan dari bahan keras seperti teknik patri, cor, etsa, grafir, bubut,las, ukir, raut,
Pengemasan karya kerajinan dari bahan keras










Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan kerajinan dari bahan keras, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar, alat, teknik dan prosedur pembuatan kerajinan dari bahan keras dan usaha kerajinan dari bahan lunak yang berkembang di wilayah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) kerajinan dari bahan keras untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan keras serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan dari bahan lunak yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan dari bahan keras dan mengidentifikasi bahan yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan ekprerimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan keras dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan,alat, teknik bahan, dan proses pembuatan karya dan pengemasan kerajinan dari bahan keras dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan,alat, teknik bahan, dan proses pembuatan karya dan pengemasan kerajinan dari bahan keras , serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha pembuatan karya tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) karya kerajinan dari bahan keras untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan keras yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan tekstil
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Aspek yang dinilai:
a. Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan dari bahan keras di wilayah setempat dan langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan dari bahan keras.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata
dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan dari bahan keras.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan dari bahan lunak
Aspek yang dinilai:
Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan dari bahankeras berdasarkan prinsip kerja.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk kerajinan dari bahan keras
Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan keras dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan keras yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (2 mgu x 2 jp)



































Contoh karya kerajinan dari bahan keras (kayu, bambu, rotan, logam, kaca, batu, dll)

Aneka bahan keras untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan keras dengan pendekatan budaya setempat.












Menganalisis proses produksi usaha kerajinan dari bahan keras di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber.

Mendesain proses produksi usaha karya kerajinan dari bahan keras berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.




























Mendesain proses produksi kerajinan dari bahan keras, meliputi :
Pengelolaan persediaan produksi
Proses produksi pembuatan kerajinan dari bahan keras dengan berbagai teknik pembuatan benda kerajinan dari bahan keras.
Menetapkan desain proses produksi kerajinan dari bahan keras berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
















Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan keras agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Melakukan diskusi dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan kerajinan dari bahan keras agar terbangun rasa ingin tahu sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan cinta pada tanah air.
Menggali informasi yang berkaitan dengan proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan dari bahan keras yang berkembang di wilayah setempat.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras yang ada di wilayah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, motivasi internal, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja yang berkaitan dengan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya kerajinan dari bahan keras dan pengemasannya berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setepat dan lainnya dengan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang standar proses produksi (teknik, bahan, alat, jenis dan kualitas produk/jasa), dan ketentuan keselamatan kerja pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan keras untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka jenis bahan keras yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan keras
Pengetahuan modifikasi, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan modifikasi, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan keras yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan dari bahan keras
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan keras dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan keras yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran (2 mgu x 2 jp)



































Gambar atau film proses produksi karya kerajinan dari bahan keras dengan berbagai teknik berkarya.

Aneka bahan keras untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain proses produksi pembuatan karya kerajinan dari bahan keras dengan pendekatan budaya setempat.




Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi kerajinan dari bahan keras.

Menciptakan usaha karya kerajinan dari bahan keras yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur.


























































Sumber daya kerajinan dari bahan keras, meliputi :
Pengelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha kerajinan dari bahan keras
Praktek pembuatan kerajinan dari bahan keras berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik budidaya, dan penge-masan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk





Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pembuatan karya kerajinan dari bahan keras sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan pentingnya fakor komitmen timbul dari motivasi internal, serta mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan dan kebutuhan sumberdaya usaha kerajinan dari bahan keras yang berkembang di wilayah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan dan kegagalan usaha kerajinan dari bahan keras agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam pembuatan kerajinan dari bahan keras sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya usaha karya kerajinan dari bahan keras yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat karya kerajinan dari bahan keras dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, komitmen bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya usaha pembuatan karya kerajian dari bahan keras, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual standar kebutuhan keterampilan sumberdaya dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras didaerah setempat
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya kerajinan dari bahan keras daerah setempat untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan karya kerajinan dari bahan keras daerah setempat dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Aneka bahan keras yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan dari bahan keras
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Laporan Kegiatan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan dari bahan keras yang ada di lingkungan wilayah setempat
Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan dari bahan keras
Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Keativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan dari bahan keras
Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan dari bahan keras dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya kerajinan dari bahan keras yang dibuatnya
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Contoh karya kerajinan dari bahan keras (kayu, bambu, rotan, logam, kaca, batu, dll)


Aneka bahan keras untuk kerajinan.

Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumberdaya kerjainan dari bahan keras












SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (REKAYASA)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : XI Rekayasa
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menenpatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Mengolah, menalar dan menyaji berbagai hal dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk rekayasa di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4

Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk rekayasa dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk rekayasa di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan melaksanakan kegiatan rekayasa di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha



Memahami desain produk dan pengemasan karya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Mendesain produk dan pengemasan karya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya






























Produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dan pengemasannya, meliputi:
Pembangkit listrik sederhana
Aneka jenis produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana (Air, Angin, Matahari, dll)
Manfaat pembangkit listrik sederhana
Teknik pengemasan hasil rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis pembangkit listrik sederhana, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha pembangkit listrik sederhana daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di sentra usaha pembenihan atau penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk desain produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha rekayasa di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis pembangkit listrik sederhana di wilayah setempat dan langkah-langkah merangkainya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dikaitkan denganpeluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain produk dan pengemasaan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pembangkit listrik sederhana
Aneka jenis produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana (Air, Angin, Matahari, dll)
Manfaat pembangkit listrik sederhana
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
























3.3 Memahami proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

Mendesain proses produksi karya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya













Mendesain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pengertian proses produksi
Standar proses produksi
Menentukan jenis dan kualitas produk/jasa (Standar Produk, analisa teknik mulai dari pemilihan bahan hingga penyiapan bahan, produk dan jasa
Proses produksi pada sentra/usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa pembangkit listrik sederhana agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.


Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi, proses produksi (teknik, bahan, alat), dan keselamatan kerja pada rekayasa pembangkit listrik sederhana yang berkembang di tempat produksi rekayasa setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan, proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang ada di daerah setempat, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentangproses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) pembangkit listrik sederhana di wilayah setempat dan langkah-langkah merangkainya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pengertian proses produksi
Proses produksi pada sentra/usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Standar proses kerja













3.2 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana

Membuat karya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai dengan teknik dan prosedur









































































Sumberdaya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan penge-masan)
Resiko keberhasilan dan kegagalam dalam pengambilan keputusan
Dampak dari pengambilan keputusan (Alternatif perumusan solusi masalah berdasarkan hasil analisis)
Menerapkan keselamatan kerja



Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pembuatan pembangkit listrik sederhana sehingga dapat memahami keterampilan sumberdaya yang diperlukan dan menunjukkan motivasi internal untuk mencatat ketentuan keselamatan kerja yang harus diperhatikan.


Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan dan kebutuhan sumberdaya usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang kebutuhan sumberdaya usaha dan resiko keberhasilan dan kegagalan dalam pengelolaan pembuatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman keberhasilan dan kegagalan usaha pada pembuatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya dan pengalaman keberhasilan dan kegagalan usaha pada pembuatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Merekonstruksi kinerja rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya dalam pembuatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, yang ada di daerah setempat, dan pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural keselamatan kerja.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya dan pengalaman resiko keberhasilan dan kegagalan usaha pada praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan pembangkit listrik sederhana di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk rekayasa dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan rekayasa
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran






































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumberdaya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana meliputi:
Pengertian sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada sentra/usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Praktek rekayasa pembangkit listrik sederhana berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa dan penge-masan)




Menganalisis peluang usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat

Menciptakan peluang usaha sesuai dengan produk rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang dihasilkan berdasarkan pengamatan pasar



















Peluang usaha, meliputi:
Gambaran kondisi ekonomi Indonesia dan peluang usaha
Peluang dan gagasan/ide usaha
Resiko usaha
Analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha
Pemetaan peluang usaha
Pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif
Langkah-langkah melakukan wirausaha


Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang gambaarn kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha pengolahan pangan daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang peluang dan gagasan/ide usaha, analisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha, dan pemetaan peluang usaha yang ada di tempat produksi pengolahan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha untuk melatih sikap jujur, kerja keras, dan tanggung jawab
Mengaitkan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha melalui penggalian informasi
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Merumuskan laporan dari penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang gambaran kondisi Indonesia, pengertian peluang usaha, resiko usaha, pemanfaatan peluang secara kreatif dan inovatif, dan langkah-langkah melakukan wirausaha yang diperolehnya
Mempresentasikan laporan penggalian informasi tentang kaitan hasil analisis peluang usaha dengan keberhasilan dan kegagalan berwirausaha

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha pembangkit listrik sederhana di daerah setempat tentang pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif
Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif

Aspek yang dinilai:
Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian, asal dan cara menemukan, mewujudkan usaha, faktor kegagalan dan keberhasilan serta memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Kerjasama
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



























Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang peluang usaha, meliputi:
Pengertian peluang
Asal peluang usaha dan cara menemukannya
Menganalisis peluang untuk dijadikan usaha yang nyata
Faktor-faktor yang mengakibatkan kegagalan dan keberhasilan dalam memanfatkan peluang
Memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif


Memahami desain produk dan pengemasan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya


Mendesain produk dan pengemasan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan konsep berkarya dan peluang usahadengan pendekatan budaya setempat dan lainnya







Produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dan pengemasannya, meliputi:
Karya inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Aneka jenis produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar (Penjernihan minyak goreng, Pembangkit listrik alternatif, dll)
Manfaat karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di sentra usaha pembenihan atau penjualan di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pelaksananaan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan desain produk dan kemasan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain produk dan kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran


































Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain produk dan pengemasaan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, meliputi:

Karya inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Aneka jenis produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar (Penjernihan minyak goreng, Pembangkit listrik alternatif, dll)
Manfaat Manfaat karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Standar produk dan langkah keselamatan kerja
Teknik pengemasan hasil karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar




















3.7 Menganalisis proses produksi usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber

4.6 Mendesain proses produksi usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya



Mendesain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pengelolaan persediaan produksi
Proses produksi pada sentra/usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi, proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk rekayasa yang berkembang di daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar untuk menemukan konsep proses produksi.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk rekayasa di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang ada di daerah setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk rekayasa yang ada di daerah setempat, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, serta tentang keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di daerah setempat tentang pengertian produksi dan proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi proses produksi(teknik, bahan, alat) karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Melakukan observasi dan menyimpulkan proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain proses produksi produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan proses produksi produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan pembuatan desain proses produksi rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji hasil desain proses produksi
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

4 jam pelajaran



Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang desain proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pengertian proses produksi
Proses produksi pada sentra/usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar(teknik pemilihan dan penyiapan sarana produksi, teknik pemrosesan)
Menetapkan desain proses produksi karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan prosedur berkarya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Standar proses kerja


3.6 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar

Membuat karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai dengan teknik dan prosedur























Sumberdaya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan pengemasan)
Langkah keselamatan kerja
Perancangan promosi penjualan produk
Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pembuatan rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pembuatan dan kebutuhan sumberdaya usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang resiko keberhasilan dan kegagalan dalam pengelolaan pembuatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam mempraktekkan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar sesuai dengan sumberdaya dan proses produksi

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi (survey lapangan) dengan teknik wawancara tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang ada di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang kebutuhan sumberdaya usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang ada di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dan pengemasannya dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, komitmen, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif serta memperhatikan keselamatan kerja, kerapihan dan kebersihan lingkungannya.
Merekonstruksi kinerja karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan standar kerja dan standar hasil
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan kebutuhan sumberdaya usaha pembuatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, serta pengemasannya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual standar kebutuhan keterampilan.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang identifikasi kebutuhan sumberdaya pada pembuatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar didaerah setempat
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil pembuatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Memasarkan hasil pembuatan rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dengan cara mempromosikan produknya atau menjualnya di lingkungan/kegiatan sekolah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di daerah setempat tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di wilayah setempat dan langkah-langkah membuatnya, menunjukkan standar produk karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Melakukan observasi dan menyimpulkan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar dikaitkan dengan peluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan prinsip proses produksi.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengelolaan sumberdaya, identifikasi kebutuhan sumberdaya dan kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian produk rekayasa dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk hasil kegiatan karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar
Aspek yang dinilai
Proses kegiatan rekayasa 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji produk hasil kegiatan rekayasa
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Tekun
Disiplin
Tanggung jawab

6 jam pelajaran




















Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang sumberdaya karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar meliputi:
Pengelelolaan sumberdaya usaha dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja) dan Market (pasar).
Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
Praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan kebutuhan sumberdaya (bahan, peralatan, keterampilan bekerja & pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik rekayasa, dan penge-masan)


Menganalisis aspek-aspek perencanaan usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar berdasarkan pengamatan peluang usaha

Menyusun aspek perencanaan usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar

Aspek-aspek perencanaan usaha rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar, meliputi:
Langkah-langkah melakukan wirausaha (tujuan dan sasaran usaha, menentukan jenis produk usaha/jasa dan kualitasnya, menetapkan bentuk badan usaha, menyusun struktur organisasi, menyusun aliran proses produksi)
Memahami aliran usaha, melakukan perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP)
Melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk
Definisi dan contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing
Menghitung jasa dan produksi pembuatan
Menghitung kebutuhan (biaya produksi) dan persediaan bahan baku

Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk agar dapat mensyukuri anugerah Tuhan.
Melakukan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan diskusi tentang penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk untuk memahami konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan wawancara tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mengumpulkan data tentang penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produk

Mengasosiasi
Menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk melatih kerja keras, dan tanggung jawab
Menganalisis kaitan penerapan aliran usaha, perhitungan bunga dan melakukan perhitungan pulang pokok (BEP), serta melaporkan hasil pemasaran berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual dan menghitung jasa dan produksi pembuatan produkmelalui pengumpulan data
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan yang mendeskripsikan langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing dan perhitungan pulang pokok (BEP) yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural.

Mengkomunikasikan
Mempresentasikan hasil pengamatan/kajian literatur dan diskusi tentang langkah-langkah melakukan wirausaha, dan definisi maupun contoh macam biaya, pendapatan, untung/rugi pasar, struktur dan kondisi persaingan, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual
Mempresentasikan laporan perhitungan pulang pokok (BEP) maupun hasil pemasarans berdasarkan neraca positif dan laporan nilai jual untuk melatih sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab
Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha karya rekayasa inovatif yang menggunakan teknologi tepat guna dan produk sekitar di daerah setempat tentang pengertian dan kerangka perencanaan usaha
Aspek yang dinilai:
Apresiasi
Keruntutan berpikir
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Pengamatan, tentang:
Menyimak dari kajian literatur/media tentang pengertian dan kerangka perencanaan usaha

Melakukan wawancara dan menyimpulkan tentang pengertian dan kerangka perencanaan usaha


Aspek yang dinilai:

Kerincian
Ketepatan pengetahuan
Pilihan kata
Kreativitas bentuk laporan
Perilaku

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengertian dan kerangka perencanaan usaha dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Aspek yang dinilai
Proses pembuatan 50%
Ide gagasan
Kreativitas
Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
Produk jadinya 35%
Uji karya
Kemasan
Kreativitas bentuk laporan
Presentasi
Sikap 15%
Mandiri
Disiplin
Kerjasama
Tanggung jawab

jam pelajaran












Buku pelajaran, buku refensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual, media maya (internet) dan sentra usaha tentang perencanaan usaha, meliputi:
Pengertian perencanaan usaha
Kerangka perencanaan usaha:
Nama
Lokasi
Komoditi
Konsumen yang dituju
Pasar yang akan dimasuki
Patner yang akan diajak kerjasama
Personil yang akan menjalankan
Jumlah modal
Peralatan yang disediakan
Penyebaran promosi




SILABUS MATA PELAJARAN: PRAKARYA (BUDIDAYA)


Satuan Pendidikan : SMA/SMK/MA
Kelas : XI Budidaya
Kompetensi Inti (KI) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, rocedural dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan roced dan alam serta dalam menenpatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan rocedu, konseptual, dan rocedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan rocedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Mengolah, menalar dan menyaji berbagai hal dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar (KD)
Materi Pokok
Pembelajaran
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
1.1 Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk budidaya di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan

Keterangan:
Nilai-nilai spiritual dan sosial merupakan proses pembelajaran nilai secara tidak langsung (indirect values teaching). Dalam arti bahwa keterkaitan KI-1 dan KI-2 hanya akan terjadi dalam proses pembelajaran KI-3 dan KI-4

Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk budidaya dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk budidaya di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan melaksanakan kegiatan budidaya di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha



Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.1 Mendesain produk dan pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya




















Produk budidaya pembenihan ikan konsumsi dan pengemasannya, meliputi:
Pembenihan ikan konsumsi
Aneka jenis produk budidaya pembenihan ikan konsumsi (Gurame, Bawal, Bandeng, Lele, Belut, dll)
Manfaat ikan konsumsi
Eco-system budidaya pembenihan ikan konsummsi
Teknik pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan konsumsi














Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang pengetahuan, jenis produk, manfaat dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.

Menanya:
Menggali informasi dan diskusi yang berkaitan dengan aneka jenis pembenihan ikan konsumsi, manfaat dan pengemasannya yang berkembang di sentra usaha pembenihan ikan konsumsi daerah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan dan terbangun rasa ingin tahu, bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan (desain) produk budidaya pembenihan ikan konsumsi untuk menemukan konsep.

Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang jenis dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi di sentra usaha pembenihan atau penjualan daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu, motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.

Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya pembenihan ikan konsumsi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk desain produk budidaya pembenihan ikan konsumsi dan pengemasannya berdasarkan kesimpulan pengamatan/kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/konseptual.

Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang jenis, bahan, dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi, serta tentang keberhasilan dan kegagalan wirausaha budidaya ikan konsumsi di lingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain) budidaya pembenihan ikan konsumsi untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
Penggalian informasi dan diskusi pada sentra usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi di daerah setempat tentang aneka jenis produk, manfaat dan pengemasan produk pembenihan ikan konsumsi
Aspek yang dinilai:
Apresiasi kemampuan mengidentifikasi jenis pembenihan ikan konsumsi di wilayah setempat dan langkah-langkah budidayanya, menunjukkan standar produk budidaya pembenihan ikan konsumsi.
Keruntutan berpikir kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
Pilihan kata dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan desain produk dan pengemasan budidaya pembenihan ikan konsumsi.
Penyusunan laporan hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
Perilaku mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka dalam menerima masukan dan koreksi

Penilaian Pengamatan, tentang:
Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang pengertian, jenis produk, manfaat dan pengemasan hasil budidaya pembenihan ikan konsumsi
Melakukan observasi dan menyimpulkan tentang jenis, bahan dan pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi dikaitkan denganpeluang usaha
Aspek yang dinilai:
Kerincian menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja budidaya pembenihan ikan konsumsi berdasarkan prinsip kemasan hasil.
Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi

Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
Laporan portofolio dan dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan pengetahuan, jenis, bahan, pengemasan produk budidaya pembenihan ikan konsumsi yang diperolehnya dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual, serta dipresentasikan
Pembuatan dan pengujian rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk pembuatan desain produk dan kemasan budidaya pembenihan ikan konsumsi dan pengemasannya
Aspek yang dinilai
Prose