Virus dan Peranannya bagi kehidupan

October 9, 2017 | Author: Ressma Al Salsabill | Category: R.a.l.s
Share Embed


Deskripsi Singkat

Virus dan Peranannya bagi kehidupan

Kata virus berasal dari bahasa Latin yaitu virion yang berarti racun.Virus diartikan sebagai racun karena hampir semua jenis virus dapat menyebabkan penyakit.Virus dapat menyerang hewan,tumbuhan,maupun manusia.

1. Ciri-ciri virus
a. Sifat Virus
Virus disebut sebagai makhluk hidup karena mampu melakukan perbanyakan diri.Virus disebut sebagai makhluk tidak hidup karena beberapa alasan berikut.
1) Virus hanya dapat memperbanyak diri dalam tubuh makhluk hidup
Virus dapat hidup hanya didalam sel hidup.Oleh karena itu,metode yang paling ekonomis dan mudah untuk perbanyakan berbagai virus dengan menggunakan teknik embrio ayam.Embrio ayam yang berumur 5-12 hari dapat digunakan sebagai tempat inokulasi.Inokulasi virus dilakukan melalui kulit telur yang dilubangi secara aseptik.Lubang tersebut kemudian tertutup dengan lilin paraffin.Selanjutnya,telur itu diinkubasi pada suhu 36°C selama jangka waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan untuk pertumbuhan virus.

2) Virus hanya tersusun atas asam nukleat (DNA atau RNA) dan selubung protein(kapsid) serta tidak mempunyai sitoplasma dan organel.Oleh karena itu,virus tidak dapat dikatakan sebagai sel.

3) Virus pada umumnya berupa kristal atau hablur.

b. Struktur Virus
Virus mempunyai ukuran tubuh sangat kecil yaitu antara 25-300 nanometer
(1nm=10-9 m). Tubuh virus ada yang berbentuk bola(misalnya virus influenza dan HIV),batang (misalnya Tobacco mosaic Virus),jarum,dan huruf T (misalnya bakteriofage).

Tubuh virus terbagi menjadi 3 bagian berikut
1) Kepala berbentuk polyhedral (segi banyak).
Bagian ini berisi materi genetik yang berupa DNA atau RNA.Virus yang materi genetiknya
Berupa DNA,misalnya virus herpes,bakteriofage,dan virus cacar .Virus yang materi
genetiknya berupa RNA,misalnya HIV.Pada bagian kepala virus diselubungi protein yang
kapsid.Kapsid tersusun atas unit-unit protein yang disebut kapsomer.

2) Leher sebagai penghubung antara kepala dan ekor.

3) Ekor berfungsi untuk melekatkan diri dan menginfeksi sel yang diserang virus.Bagian ini
Memiliki struktur tambahan berupa selubung ekor,lempengan dasar dan serabut ekor .Pada
setiap ujung serabut ekor terdapat reseptor yang berfungsi untuk menerima rangsang.

Ciri-ciri yang telah diuraikan diatas merupakan ciri umum virus.Setiap virus mempunyai
ciri khusus.Beberapa ciri-ciri khusus tersebut dapat digunakan sebagai dasar
pengklasifikasian virus.

2. Replikasi Virus
Replikasi virus merupakan proses penggandaan virus.Proses replikasi virus dapat diamati dengan jelas pada bakteriofage yang menyerang bakteri Eschericia Coli. Proses replikasi virus ada macam,yaitu daur litik dan daur lisogenik.
a. Daur Litik
Pada daur litik,virus akan menghancurkan sel hospes (sel yang ditumpanginya) setelah selesai melakukan replikasi.Daur litik terjadi dalam beberapa tahap berikut.
1) Adsorpsi yaitu melekatnya ekor virus pada dinding sel bakteri.
2) Penetrasi yaitu ujung serabut ekor virus masuk dan menyatu dengan sel bakteri sehingga terbentuk saluran daritubuh virus kebakteri.Virus memasukkan materi genetiknya(asam nukleat)
Kedalam bakteri melalui saluran tersebut.Kapsid virus tetap berada diluar sel bakteri.Jika telah kosong,kapsid akan terlepas dan tidak berfungsi lagi.
3) Eklifase yaitu virus yang mengambil alih perlengkapan metabolik sel bakteri.Selanjutnya,asam nukleat virus mengendalikan pembentukan protein dan komponen-komponen tubuh virus baru dengan menggunakan bahan yang tersedia dalam sitoplasma bakteri.
4) Replikasi yaitu pembentukan bagian-bagian tubuh virus baru
5) Perakitan yaitu bagian-bagian tubuh virus yang terbentuk dalam replikasi selanjutnya akan membentuk virus-virus bakteriofage yang baru.
6) Lisis yaitu pecahnya sel bakteri yang mengeluarkan virus-virus baru yang akan menginfeksi bakteri dan memulai daur litik kembali.

b. Daur Lisogenik
Pada daur lisogenik,virus tidak menghancurkan sel bakteri.Asam nukleat virus tidak mengambil alih fungsi proses sintesis asam nukleat bakteri,tetapi menjadi bagian dari DNA bakteri.Adapun tahapan dalam daur lisogenik sebagai berikut.
1) Adsorpsi dan penetrasi,prosesnya sama dengan daur litik.
2) Penggabungan yaitu asam nukleat virus bergabung atau menyisip pada asam nukleat bakteri.
Gabungan asam nukleat ini disebut profage.
3) Pembelahan,pada saaat bakteri membelah diri,profage ikut membelah sehingga menghasilkan bakteri-bakteri yang mengandung profage.
4) Sintesis,yaitu asam nukleat virus secara alami akan memisahkan diri dari asam nukleat bakteri untuk memasulki daur litik.Selanjutnya,asam nukleat virus akan membentuk partikel-partikel virus baru.
5) Perakitan,yaitu penyusunan partikel-partikel virus menjadi virus-virus baru.
6) Lisis,yaitu lisisnya sel bakteri dengan mengeluarkan virus-virus baru yang selanjutnya akan mengikuti daur litik atau lisogenik kembali.

3. Peranan Virus bagi kehidupan
Hampir semua virus bersifat merugikan bagi manusia karena bersifat parasit.Namun,seiring dengan kemajuan teknologi dan cara berpikir manusia,ternyata virus ada yang menguntungkan bagi manusia.
a. Virus yang menguntungkan bagi manusia
1) Virus yang digunakan untuk memproduksi interferon.Interferon adalah protein yang dihasilkan oleh sel normal sebagai respon terhadap infeksi virus.Interferon berfungsi untuk mencegah replikasi virus pada sel hospes.
2) Profage dapat digunakan untuk mengubah fenotif bakteri sehingga bermanfaat daalam bidang kedokteran.Misalnya DNA virus digabungkan gen manusia,yaitu gen penghasil antigen.
Gabungan gen atau profage tersebut kemudian disambungkan ke DNA bakteri.Dengan demikian,fenotif sel bakteri mengalami perubahan.Sel bakteri tersebut mampu membuat antigen seperti halnya sel manusia.
3) Virus digunakan untuk pembuatan vaksin.Vaksin berisi patogen yang telah dilemahkan sehingga sifat patogenitasnya hilang,tetapi sifat antigenitasnya tetap.Contoh vaksin sebagai berikut.
a) OPV (Oral polio Vaccine) untuk mencegah penyakit polio.
b) HBV (Hepatitis B Vaccine) untuk mencegah penyakit kuning
c) HZV (Varicella Zoster Vaccine) untuk mencegah penyakit cacar air.
d) MMR ( Measles,Mumps,Rubella)untuk mencegah penyakit cacar air,gondong,dan campak jerman.
4) Virus dapat digunakan untukpembuatan peta kromosom yang sangat penting bagi dunia kedokteran.

b. Virus yang Merugikan
Virus dapat menyebabkan penyakit baik pada tumbuhan,hewan,ataupun manusia.
1) Virus yang menyerang tumbuhan
a) Virus tungro menyerang tanaman padi melalui perantara wereng cokelat.
b) Tobacco Mosaic Virus ( TMV) menyebebkan timbulnya bercak kuning pada daun
tembakau.
c) Turnip Yellow Mosaic Virus (TYMV) menyebabkan penggolongan daun pada kapas.
d) Cucumber Mosaic Virus (CMV) menyerang mentimun
e) Bean Mosaic Virus (BMV) menyerang buncis.
f) Wheat Mosaic Virus (WMV) menyerang gandum
g) Sugarcane Mosaic Virus (SMV) menyerang tebu.

2) Virus yang menyerang hewan
a) New Castle Disease ( NCD) menyerang saraf unggas (tetelo)
b) Foot and Mouth Disease (FMD) menyerang kuku dan mulut hewan pemamah biak,
contohnya sapi,kambing,dan kerbau.
c) Rhabdovirus menyebabkan penyakit rabies pada anjing,kera,dan manusia.
d) Rous Sarcoma Virus (RSV) menyebabkan tumor pada ayam.

3) Virus menyerang manusia
a) Influenzavirus menyerang saluran pernapasan.
b) Varicella zoster menyerang tubuh sehingga menimbulkan luka cacar air pada kulit tubuh
c) Poliovirus menyerang saraf dan otak balita sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan.
d) Hepatitisvirus menyerang hati penderita sehingga membengkak.
e) Rhabdovirus menyerang system saraf pusat penderita.
f) Human Imunodeficency virus (HIV) menyerang sel darah putih jenis limfosit T. Virus ini
merupakan penyebab penyakit AIDS
g) Ebolavirus menyerang sel darah putih jenis makrofag dan jaringan fibroblas



Deskripsi

Virus dan Peranannya bagi kehidupan

Kata virus berasal dari bahasa Latin yaitu virion yang berarti racun.Virus diartikan sebagai racun karena hampir semua jenis virus dapat menyebabkan penyakit.Virus dapat menyerang hewan,tumbuhan,maupun manusia.

1. Ciri-ciri virus
a. Sifat Virus
Virus disebut sebagai makhluk hidup karena mampu melakukan perbanyakan diri.Virus disebut sebagai makhluk tidak hidup karena beberapa alasan berikut.
1) Virus hanya dapat memperbanyak diri dalam tubuh makhluk hidup
Virus dapat hidup hanya didalam sel hidup.Oleh karena itu,metode yang paling ekonomis dan mudah untuk perbanyakan berbagai virus dengan menggunakan teknik embrio ayam.Embrio ayam yang berumur 5-12 hari dapat digunakan sebagai tempat inokulasi.Inokulasi virus dilakukan melalui kulit telur yang dilubangi secara aseptik.Lubang tersebut kemudian tertutup dengan lilin paraffin.Selanjutnya,telur itu diinkubasi pada suhu 36°C selama jangka waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan untuk pertumbuhan virus.

2) Virus hanya tersusun atas asam nukleat (DNA atau RNA) dan selubung protein(kapsid) serta tidak mempunyai sitoplasma dan organel.Oleh karena itu,virus tidak dapat dikatakan sebagai sel.

3) Virus pada umumnya berupa kristal atau hablur.

b. Struktur Virus
Virus mempunyai ukuran tubuh sangat kecil yaitu antara 25-300 nanometer
(1nm=10-9 m). Tubuh virus ada yang berbentuk bola(misalnya virus influenza dan HIV),batang (misalnya Tobacco mosaic Virus),jarum,dan huruf T (misalnya bakteriofage).

Tubuh virus terbagi menjadi 3 bagian berikut
1) Kepala berbentuk polyhedral (segi banyak).
Bagian ini berisi materi genetik yang berupa DNA atau RNA.Virus yang materi genetiknya
Berupa DNA,misalnya virus herpes,bakteriofage,dan virus cacar .Virus yang materi
genetiknya berupa RNA,misalnya HIV.Pada bagian kepala virus diselubungi protein yang
kapsid.Kapsid tersusun atas unit-unit protein yang disebut kapsomer.

2) Leher sebagai penghubung antara kepala dan ekor.

3) Ekor berfungsi untuk melekatkan diri dan menginfeksi sel yang diserang virus.Bagian ini
Memiliki struktur tambahan berupa selubung ekor,lempengan dasar dan serabut ekor .Pada
setiap ujung serabut ekor terdapat reseptor yang berfungsi untuk menerima rangsang.

Ciri-ciri yang telah diuraikan diatas merupakan ciri umum virus.Setiap virus mempunyai
ciri khusus.Beberapa ciri-ciri khusus tersebut dapat digunakan sebagai dasar
pengklasifikasian virus.

2. Replikasi Virus
Replikasi virus merupakan proses penggandaan virus.Proses replikasi virus dapat diamati dengan jelas pada bakteriofage yang menyerang bakteri Eschericia Coli. Proses replikasi virus ada macam,yaitu daur litik dan daur lisogenik.
a. Daur Litik
Pada daur litik,virus akan menghancurkan sel hospes (sel yang ditumpanginya) setelah selesai melakukan replikasi.Daur litik terjadi dalam beberapa tahap berikut.
1) Adsorpsi yaitu melekatnya ekor virus pada dinding sel bakteri.
2) Penetrasi yaitu ujung serabut ekor virus masuk dan menyatu dengan sel bakteri sehingga terbentuk saluran daritubuh virus kebakteri.Virus memasukkan materi genetiknya(asam nukleat)
Kedalam bakteri melalui saluran tersebut.Kapsid virus tetap berada diluar sel bakteri.Jika telah kosong,kapsid akan terlepas dan tidak berfungsi lagi.
3) Eklifase yaitu virus yang mengambil alih perlengkapan metabolik sel bakteri.Selanjutnya,asam nukleat virus mengendalikan pembentukan protein dan komponen-komponen tubuh virus baru dengan menggunakan bahan yang tersedia dalam sitoplasma bakteri.
4) Replikasi yaitu pembentukan bagian-bagian tubuh virus baru
5) Perakitan yaitu bagian-bagian tubuh virus yang terbentuk dalam replikasi selanjutnya akan membentuk virus-virus bakteriofage yang baru.
6) Lisis yaitu pecahnya sel bakteri yang mengeluarkan virus-virus baru yang akan menginfeksi bakteri dan memulai daur litik kembali.

b. Daur Lisogenik
Pada daur lisogenik,virus tidak menghancurkan sel bakteri.Asam nukleat virus tidak mengambil alih fungsi proses sintesis asam nukleat bakteri,tetapi menjadi bagian dari DNA bakteri.Adapun tahapan dalam daur lisogenik sebagai berikut.
1) Adsorpsi dan penetrasi,prosesnya sama dengan daur litik.
2) Penggabungan yaitu asam nukleat virus bergabung atau menyisip pada asam nukleat bakteri.
Gabungan asam nukleat ini disebut profage.
3) Pembelahan,pada saaat bakteri membelah diri,profage ikut membelah sehingga menghasilkan bakteri-bakteri yang mengandung profage.
4) Sintesis,yaitu asam nukleat virus secara alami akan memisahkan diri dari asam nukleat bakteri untuk memasulki daur litik.Selanjutnya,asam nukleat virus akan membentuk partikel-partikel virus baru.
5) Perakitan,yaitu penyusunan partikel-partikel virus menjadi virus-virus baru.
6) Lisis,yaitu lisisnya sel bakteri dengan mengeluarkan virus-virus baru yang selanjutnya akan mengikuti daur litik atau lisogenik kembali.

3. Peranan Virus bagi kehidupan
Hampir semua virus bersifat merugikan bagi manusia karena bersifat parasit.Namun,seiring dengan kemajuan teknologi dan cara berpikir manusia,ternyata virus ada yang menguntungkan bagi manusia.
a. Virus yang menguntungkan bagi manusia
1) Virus yang digunakan untuk memproduksi interferon.Interferon adalah protein yang dihasilkan oleh sel normal sebagai respon terhadap infeksi virus.Interferon berfungsi untuk mencegah replikasi virus pada sel hospes.
2) Profage dapat digunakan untuk mengubah fenotif bakteri sehingga bermanfaat daalam bidang kedokteran.Misalnya DNA virus digabungkan gen manusia,yaitu gen penghasil antigen.
Gabungan gen atau profage tersebut kemudian disambungkan ke DNA bakteri.Dengan demikian,fenotif sel bakteri mengalami perubahan.Sel bakteri tersebut mampu membuat antigen seperti halnya sel manusia.
3) Virus digunakan untuk pembuatan vaksin.Vaksin berisi patogen yang telah dilemahkan sehingga sifat patogenitasnya hilang,tetapi sifat antigenitasnya tetap.Contoh vaksin sebagai berikut.
a) OPV (Oral polio Vaccine) untuk mencegah penyakit polio.
b) HBV (Hepatitis B Vaccine) untuk mencegah penyakit kuning
c) HZV (Varicella Zoster Vaccine) untuk mencegah penyakit cacar air.
d) MMR ( Measles,Mumps,Rubella)untuk mencegah penyakit cacar air,gondong,dan campak jerman.
4) Virus dapat digunakan untukpembuatan peta kromosom yang sangat penting bagi dunia kedokteran.

b. Virus yang Merugikan
Virus dapat menyebabkan penyakit baik pada tumbuhan,hewan,ataupun manusia.
1) Virus yang menyerang tumbuhan
a) Virus tungro menyerang tanaman padi melalui perantara wereng cokelat.
b) Tobacco Mosaic Virus ( TMV) menyebebkan timbulnya bercak kuning pada daun
tembakau.
c) Turnip Yellow Mosaic Virus (TYMV) menyebabkan penggolongan daun pada kapas.
d) Cucumber Mosaic Virus (CMV) menyerang mentimun
e) Bean Mosaic Virus (BMV) menyerang buncis.
f) Wheat Mosaic Virus (WMV) menyerang gandum
g) Sugarcane Mosaic Virus (SMV) menyerang tebu.

2) Virus yang menyerang hewan
a) New Castle Disease ( NCD) menyerang saraf unggas (tetelo)
b) Foot and Mouth Disease (FMD) menyerang kuku dan mulut hewan pemamah biak,
contohnya sapi,kambing,dan kerbau.
c) Rhabdovirus menyebabkan penyakit rabies pada anjing,kera,dan manusia.
d) Rous Sarcoma Virus (RSV) menyebabkan tumor pada ayam.

3) Virus menyerang manusia
a) Influenzavirus menyerang saluran pernapasan.
b) Varicella zoster menyerang tubuh sehingga menimbulkan luka cacar air pada kulit tubuh
c) Poliovirus menyerang saraf dan otak balita sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan.
d) Hepatitisvirus menyerang hati penderita sehingga membengkak.
e) Rhabdovirus menyerang system saraf pusat penderita.
f) Human Imunodeficency virus (HIV) menyerang sel darah putih jenis limfosit T. Virus ini
merupakan penyebab penyakit AIDS
g) Ebolavirus menyerang sel darah putih jenis makrofag dan jaringan fibroblas

Lihat lebih banyak...

Komentar

Hak Cipta © 2017 CARIDOKUMEN Inc.